Huawei Bungkam Soal Ganti Google Maps

Huawei Indonesia masih enggan berkomentar soal kerjasama dengan Tomtom Technologies. Tomtom sendiri adalah perusahaan asal Belanda yang menyediakan layanan peta digital serupa Google Maps. 

Isu soal kerjasama Huawei dengan Tomtom ini muncul dalam pemberitaan beberapa media. Pasalnya, Huawei saat ini tak lagi bisa menggunakan layanan aplikasi Google seperti Google Maps dan Google Play Store akibat kebijakan pemerintah Amerika Serikat (AS). Sehingga, diharapkan peta digital Tomtom bisa menggantikan fungsi Google Maps.

Pemerintah AS memasukkan Huawei dalam daftar hitam. Sehingga seluruh perusahaan AS dilarang bekerjasama dengan perusahaan China itu. Buntut perang dagang ini membuat Huawei tak lagi bisa membeli software & hardware dari perusahaan AS. Singkat kata, Huawei mesti menyiapkan seluruh ekosistem digital dari nol setelah China masuk ke daftar hitam perdagangan Amerika Serikat. 

Sumber : www.cnnindonesia.com