Generasi Milenial Meningkat Menjadi Donatur di Dompet Dhuafa Di Era Digital

Selama 2019, Dompet Dhuafa berhasil menghimpun dana sebesar Rp. 378,58 Miliar melalui zakat, infak, infak terikat. kurban, donasi kemanusiaan, wakaf dan CSR. Sementara untuk penyaluran mencapai Rp. 353,07 Miliar melalui berbagai program di lima pilar tersebut. Yakni bergulir untuk pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, kemanusiaan, advokasi, pengembangan jaringan, Tebar Hewan Kurban (THK), Sosialisasi dan Operasional. Dengan catatan tingkat serapan penyaluran pada 2019 sebesar 93,26% atau kinerja penyaluran Dompet Dhuafa sangat efektif menurut rasio Allocation to Reoollection Zakat Core Principie.
Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, drg. Imam Rulyawan MARS mengatakan dalam acara Pulblik Ekspose di sebuah cafe di daerah cikini (5/2/2020).
“Di Era digital salah satu yang mendongkrak peningkatan donatur di Dompet Dhuafa , dalam Platform digital yang kita kembangkan untuk menghimpun donasi atau wakaf untuk memudahkan kaum millenial ikut berdonasi. Untuk Anak anak Millenial itu suka dengan engagement, suka indepency. Jadi kami buat Dompet Dhuafa dalam Platform Digital, Donatur Generasi Mellineal Dompet Dhuafa Meningkat dan tanpa ada kepentingan politik apa pun. Dompet Dhuafa memastikan independen berdiri di semua golongan agar memberikan kenyamanan bagi anak-anak millenial”.
Keterlibatan Mellineal sebagai penyumbang donasi di Dompet Dhuafa, 58 % donatur adalah anak Mellineal yang berdonasi lewat Platform Digital Dompet Dhuafa. “Untuk periode 25 tahun kedua ini, kami harus terus berinovasi dalam beragam program dan layanan terbaik. Khususnya yang selaras dengan pencapaian target SDG’s. Mulai dari program bantuan langsung, layanan medis, bantuan hukum. beasiswa prestasi, respon sosial kemanusiaan hingga program bantuan dan pendampingan ekonomi untuk mengubah mustahik menjadi muzakki, ” ujar Nasyith Majidi selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika.
Zaman teknologi yang semakin canggih, membawa perubahan demografi donatur. Pada 2019, tren dengan sistem pembayaran elektronik semakin besar. Maka berdampak pada tren sistem donasi, dilihat dari info gratis kanal donasi yang paling diminati oleh donatur yaitu banking channel 48.2% diikuti e-commerce 16,8%, digital payment 21,4% dan stand counter 13,6%. Rata-rata pertumbuhan donatur dalam 3 tahun terakhir tercatat sebesar 54,25%.
Di acara Public Exposure 2020, ini Dompet Dhuafa juga melaksanakan penandatanganan MOU dengan Tanamduit.co.id dan Fashion Rhapsody. Kerjasama untuk tersebut tentunnya untuk penggalangan donasi. Mengingat semakin banyaknya kolaborasi kebaikan, semakin banyak pula yang terbantu dan terberdayakan.
Tak hanya di dalam negeri saja, kiprah Dompet Dhuafa di kancah Internasional mengalir melalui Tebar Hewan Kurban di wilayah krisis kemanusiaan (Palestina, Vietnam, Myanmar dan Kamboja). Kemudian juga ada bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Mindanau, Filipina. Saluran donasi juga merambah pada penyelenggaraan kesetaraan kejar paket B dan C untuk Buruh Migrant Indonesia.

Sumber : Dompet Dhuafa – KM