Frisian Flag Indonesia Meluncurkan Program Edukasi Gizi GERAKAN NUSANTARA 2019

PT Frisian Flag Indonesia (FFI) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia meluncurkan Program Edukasi Gizi Gerakan Nusantara 2019, Senin (16/9/2019).

Program tersebut digelar untuk meningkatkan pengetahuan serta perilaku gizi dan kesehatan yang baik di antara anak-anak Indonesia melalui pendidikan gizi dan bimbingan teknis bagi guru-guru Sekolah Dasar. Program Edukasi Gizi Gerakan NUSANTARA 2019 rencananya akan digelar di 17 kota dan menjangkau sebanyak 750 sekolah dasar.
Program Edukasi Gizi Gerakan Nusantara tahun ini kembali dilaksanakan untuk ke 7 kalinya sejak pertama kali diperkenalkan tahun 2013.

Ananto Kusuma Seta, Staff Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing Kemendikbud menerangkan bahwa angka stunting anak-anak di Indonesia mencapai 30%, sedangkan angka gizi buruknya 3,9%. Ini merupakan PR pemerintah untuk bersinergi menyelesaikan masalah tersebut bersama-sama dengan akademisi dan swasta.
Edukasi Gizi juga mendapat perhatian besar dari BPOM terlebih dengan berkembangnya industri makanan dan minuman dengan eksposur tinggi di kalangan anak-anak.
Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Dra. Reri Indriani, Apt, M.Si. menyambut baik inisiatif FFI untuk bekerjasama meningkatkan sosiaiisasi dan pemahaman tentang keamanan pangan, ”BPOM telah bekerjasama dengan Kemendikbud memberikan materi tentang keamanan pangan pada program bimbingan teknis yang dilaksanakan oleh Kemendikbud. Selain itu BPOM juga melaksanakan sosialisasi Iangsung terkait topik ini” ungkap Reri Indriani.

Mengenai penggunaan teknologi dan media digital dalam pelaksanaan Gerakan Nusantara 2019 menurut Andrew F. Saputro selaku Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia mengatakan, ”sebagai produsen produk produk bergizi berbasis susu dan selaras dengan tujuan perusahaan ”Nourishing by Nature”, FFI mempunyai komitmen untuk berpartisipasi aktif meningkatkan edukasi gizi keluarga Indonesia.

Melalui Gerakan Nusantara, FFI ingin memastikan bahwa edukasi gizi ini benar-benar meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para Bapak dan lbu Guru yang akan menyampaikan kepada murid-muridnya di kelas. Tahun ini kami ingin memanfaatkan teknologi dan media digital sebagai cara baru penyampaian materi. Kami yakin teknologi dan media digital dapat membantu meningkatkan efektifitas Program Edukasi Gizi Gerakan Nusantara 2019.” ujar Andrew kepada wartawan saat peluncuran gerakan ini.
Selain melakukan penyempurnaan-penyempurnaan materi dan metode penyampaiannya dalam penyelenggaraan Gerakan Nusantara 2019, FFI juga memperkenalkan program #DutaSIGAP (Sehat, lnspiratif, sadar Gizi, Aktif, dan Peduli) dan mengajak murid menjadi duta di bidang kesehatan dan gizi. Duta SIGAP akan menjadi agen di lingkungan sekolah yang dapat membantu menyebarkan pengetahuan tentang susu, pedoman gizi seimbang, perilaku hidup bersih, serta perhatian terhadap lingkungan dan jajanan yang aman.

Sumber : Frisian Flag Indonesia – Kim