DPRK Diminta Lahirkan Qanun Cagar Budaya

Sumber Foto : www.aceh.tribunnews.com

Pegiat sejarah yang juga Kolektor Naskah Kuno, Tarmizi A Hamid mendorong DPRK Banda Aceh untuk melahirkan Qanun Cagar Budaya. Qanun itu penting mengingat Banda Aceh banyak menyimpan situs cagar budaya, seperti batu nisan, situs bangunan, situs benda dan tidak benda.

Kegiatan yang dilaksanakan Sekretariat DPRK Banda Aceh dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh diikuti 30 anggota DPRK Banda Acehterpilih pada Pemilu 2019.

Pentingnya qanun itu, menurut Tarmizi, agar semua khazanah budaya bisa teridentifikasi dengan baik.

Menurut Cek Midi–panggilan akrabTarmizi, Banda Aceh dikenal dengan daerah yang banyak peninggalan pusaka budaya baik dalam bentuk benda maupun warisan budaya tak benda. Kekayaan ini sebagai titipan leluhur Aceh masa lalu yang belum sempat tergali semuanya.

Atas dasar itu, Tarmizi mendorong DPRK melahirkan qanun cagar budaya. Sebab, apabila membengkalaikan dan menyia-nyiakan bainah (harta warisan), kehidupan akan carut marut karena identitas kedaerahannya kabur.

Sumber : www.aceh.tribunnews.com