Dishub Ingatkan Pemalsu Pelat Kendaraan Bisa Dipidana

Para pengendara roda empat yang melintas di jalur perluasan ganjil genap diingatkan untuk mematuhi aturan dan tidak lagi menggunakan pelat nomor kendaraan palsu.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyampaikan pelanggar ganjil genap yang menggunakan pelat nomor palsu bisa dikenakan hukum pidana sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sigit Wijatmoko, Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta menjelaskan, dalam Undang-undang LLAJ, pemalsu pelat nomor kendaraan bisa dikenakan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda Rp 500 ribu.

Sumber : www.beritajakarta.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *