Lawan Stres di Tengah Pandemi Penyebaran Virus Corona

Batasi berita dan filter informasi
Mendapatkan informasi merupakan hal yang penting, tapi membatasi asupan berita di saat pandemi tak kalah pentingnya untuk mengurangi perasaan panik dan cemas. Caranya, batasi jumlah waktu untuk membaca atau menonton hal-hal yang tidak membuat kita merasa lebih baik. Tak lupa, cari waktu-waktu tertentu untuk memeriksa berita yang penting dan betul-betul dibutuhkan.
Istirahat dari media sosial
Saat menjalani masa penguncian dan social distancing, media sosial banyak dipenuhi oleh orang-orang yang mengisi waktu mereka untuk menghilangkan kejenuhan. Namun, tak adanya sensor di media sosial justru bisa menjadi bumerang bagi seseorang. Untuk itu, beberapa cara yang bisa dilakukan adalah membisukan kata-kata tertentu di media sosial Twitter yang memicu kecemasan, berhenti mengikuti akun provokatif, atau bahkan menonaktifkan akun. Selain itu, membisukan grup WhatsApp serta menyembunyikan pos dan umpan di media sosial juga bisa dilakukan jika hal itu dirasa terlalu berlebihan.
Tetap Terhubung dan Menyibukkan Diri
Masa karantina yang mencegah seseorang untuk melakukan pertemuan dengan keluarga atau kolega mungkin akan membuat seseorang merasa bosan.
Agar tetap terhubung dengan orang lain, kita bisa melakukan panggilan video bersama melalui sejumlah aplikasi.
Sumber : www.nakita.grid.id

Lima Olahraga Ideal untuk Manula

www.doyou.com

1. Yoga

Yoga sangat baik dilakukan oleh manula karena olahraga ini sangat minim dengan risiko cedera. Bahkan, olahraga tersebut terbilang murah dan bisa dijalankan di mana saja, sebab tidak membutuhkan tempat serta waktu khusus. 

Jika yoga dijalankan dengan teratur, tentu akan membantu manula dalam mengontrol emosi sehingga kesehatan mental tetap terjaga. Dalam yoga bukan hanya fisik yang dilatih, tetapi teknik pernapasan yang mampu menyehatkan pikiran.

 

Sumber : www.muslimah.co.id

2. Joging

Joging juga baik untuk para manula, ketika ingin meningkatkan stamina tubuh. Berdasarkan riset Peter Schnohr menemukan olahraga ini mampu meningkatkan asupan oksigen, fungsi jantung, sensitivitas insulin dan kepadatan tulang, mencegah obesitas, serta pembekuan darah. 

Menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), orang berusia 19 hingga 64 tahun harus melakukan 150 menit latihan aerobik sedang setiap minggu. Hal  ini bertujuan agar para orang tua bisa meningkatkan imunitas tubuh.

 

Sumber : www.winnetnews.com

3. Berjalan Kaki

Olahraga ini sangat cocok dan dilakukan oleh orang tua karena bisa dijalankan dimana saja. Bagi mereka yang sudah terbilang tak muda lagi, sebaiknya membiasakan berjalan kaki untuk menjaga kesehatan jantung dan melancarkan sistem peredaran darah. 

Bagi mereka yang telah menginjak usia 65 tahun, olahraga yang satu ini sangat bermanfaat mencegah pikun atau demensia.

 

Sumber : www.hellosehat.com

4. Renang

Berenang memberi pengaruh yang sangat baik terhadap kesehatan orang tua. Sebab, olahraga ini memiliki banyak manfaat seperti, memperkuat jantung, mengatasi radang sendi, menurunkan risiko diabetes, dan sebagainya. 

Berdasarkan penelitian menunjukkan risiko diabetes bisa menurun hingga enam persen setiap penurunan 500 kalori yang dibakar selama renang. Jadi dengan berenang sekitar 30 menit saja, Anda bisa membakar sebanyak 900 kalori.

 

5. Senam

Sumber : www.hellosehat.com

Orang tua yang rutin berolahraga memiliki resiko yang lebih kecil terhadap serangan penyakit kronis. Apalagi senam juga salah satu olahraga yang sederhana dilakukan untuk para manula karena manfaatnya sangat banyak.

Manfaat senam bagi orangtua atau lanjut usia (Lansia) seperti, meminimalisir penyakit jantung, menurunkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes, hingga menjaga kesehatan tulang dan sendi. Bila ingin mendapatkan khasiatnya, sebaiknya dilakukan di pagi hari atau sore hari. 

Jika olahraga ini dilakukan rutin, tubuh tidak akan rentan dengan serangan virus berbahaya, seperti Corona. Sehingga, para orang tua disarankan mulai melakukan senam atau olahraga ringan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Sumber : www.tagar.id

Cara Pakai Masker yang Benar untuk Cegah Virus

Sumber Foto : www.liputan6.com

“Ada dua jenis masker yang dinilai efektif untuk mencegah atau meminimalisasi penularan flu, yakni masker bedah dan N95,” kata Dokter Rumah Sakit PMI Bogor Nancy Sovira di Bogor, seperti yang dikutip dari www.tirto.id Senin (10/2/2020). Salah satu masker yang mudah didapat masyarakat adalah masker bedah. Pada masker ini ada dua lapis yakni yang pertama berwarna (hijau) adalah bagian depan dan tidak berwarna (putih) merupakan bagian belakang.

Adapun fungsi dari bagian masker yang berwarna itu untuk menahan air atau droplet tidak terhirup atau masuk ke saluran pernafasan. Kemudian bagian yang di belakang atau absorbent (zat penyerap), sehingga saat flu tertahan oleh lapisan ini agar tidak keluar.

Cara memakainnya sekarang banyak jenis masker seperti ada yang cantelan telinga, diikat dan juga buat hijab. Dipastikan saat pemakaian, bagian masker yang ada tulangnya tepat berada dan dipaskan dengan bentuk hidung. Kemudian setelah pas, bagian bawah masker ditarik agar bagian dagu juga tertutup. Jangan sampai pemakaian masker ini asal-asalan, kata Nancy sehingga fungsinya tidak sesuai untuk penghalang droplet atau cairan yang dikeluarkan dari saluran pernafasan.

“Setelah dipakai atau kontak dengan pasien pengidap flu, kemudian dibuka tapi jangan memegang bagian yang hijau dikarenakan banyak kuman dan bakteri menempel yang bisa mengontaminasi tangan kita. Kemudian saat dibuang pun jangan sembarangan dan alangkah baiknya dimusnahkan,” katanya. Nancy mengatakan masker respirator atau N95 digunakan saat dokter atau perawat menghadapi pasien yang benar-benar terduga terjangkit virus corona (2019-nCoV), tapi untuk keseharian atau pencegahan masyarakat bisa menggunakan masker hijau yang mudah dibeli baik di apotek maupun toko lainnya. Ia mengimbau masker yang sudah digunakan agar tidak digunakan berulang-ulang, seperti jika sudah basah alangkah baiknya dibuang saja. Masyarakat pun harus tahu fungsi masker yang digunakannya untuk apa dan jangan asal-asalan membelinya.

Sumber : www.tirto.id

Cara bikin cairan disinfektan sendiri ala dr.Nahla Shihab

Sumber Foto : IG @najwashihab

Bayclin 95 ml ditambah air 905 ml (untuk menjadi total 1000ml/1 L).

Bayclin, yang sering digunakan sebagai bahan bleaching/pemutih, mengandung sodium hypochlorite (natrium hipoklorit) dengan konsentasi 5.25%.

Untuk bahan disinfektan, dibutuhkan natrium hipoklorit 0.5%. Jadi untuk mendapat konsentrasi yang sesuai, perlu pengenceran.

Disinfektan perlu kita lakukan sehari 2x (pagi dan sore) di permukaan alat yang sering disentuh, seperti gagang pintu, saklar lampu, telepon remote tv/ac, keran, jet shower, alat sentor toilet, meja makan, sofa yg plg sering dipake.

Gunakan untuk menyemprot bagian-bagian yang sering disentuh di rumah kamu minimal 2 kali sehari ya.

Sumber : IG @najwashihab

Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Masyarakat Indonesia lebih familiar dengan hand sanitizer model gel. Untuk membuatnya, kamu membutuhkan bahan berupa 2/3 cup alkohol 70%-99%, 1/3 cup gel aloe vera murni, dan 8-10 tetes minyak esensial. Sementara, alat untuk membuat hand sanitizer model gelini adalah mangkuk, sendok, botol plastik, dan corong.

Penggunaan minyak esensial bermanfaat untuk menambah aroma pada hand sanitizer. Kamu bebas memilih aroma yang disukai, tapi lebih disarankan untuk menggunakan minyak esensial lavender, kayu manis, atau peppermint karena ketiganya memiliki kandungan disinfektan untuk membunuh kuman dan virus.

Setelah mempersiapkan semua alat dan bahannya, sekarang saatnya untuk mulai membuat hand sanitizer model gel. Pertama-tama, siapkan mangkuk, kemudian tuang alkohol dan gelaloe vera. Aduk hingga rata dan coba oleskan di tangan. Apabila teksturnya kurang lembut, tuangkan lagi gel aloe vera secukupnya. Gel aloe vera ini juga berfungsi untuk melembapkan kulit tanganmu.

Jika sudah mendapatkan tekstur hand sanitizer yang lembut, sekarang saatnya menambahkan minyak esensial. Tuangkan minyak esensial pada campuran alkohol dan gel aloe vera tadi, kemudian aduk lagi hingga rata.

Jika sudah, sekarang saatnya memasukkan hand sanitizer gel tersebut ke dalam botol plastik menggunakan corong. Namun, sebelum memasukkannya, pastikan kamu sudah mencuci botol plastik terlebih dahulu dan membiarkannya hingga kering sempurna agar tidak merusak kadar hand sanitizer yang sudah dibuat. Dengan demikian, hand sanitizer buatan sendiri pun sudah siap digunakan.

Sumber : www.dekoruma.com

Mengeringkan Kasur Terkena Banjir

  • Jemur kasur hingga benar-benar kering. Jika ada noda pada kain kasur jangan langsung dibersihkan ketika kasur masih basah. Bersihkan setelah kasur benar-benar kering.
  • Ketika menjemur, sebaiknya lakukan pembalikan beberapa kali agar kasur kering secara merata. Lakukan pemukulan dengan menggunakan rotan supaya kuman yang menempel terlepas.
  • Jika sudah benar-benar kering, bersihkan noda pada kasur. Kemudian semprotkan cairan desinfektan untuk membunuh jamur, baru jemur kembali kasur tersebut.
  • Agar bau apek sedikit terkurangi, Anda bisa menyemprotkan pewangi ke kasur yang sudah dijemur hingga kering tersebut.

Sumber : www.rumah190.com

Menghilangkan Kerak Pada Wastafel Cuci Piring Dapur

Persiapan:

  • Spons
  • Baking Soda
  • Cuka
  • Kulit Lemon atau Jeruk
  • Minyak Zaitun
  • Lap Kertas

Caranya:

  1. Cuci dan bersihkan dengan singkat wastafel cuci piring anda, angkat piring kotor dan bekas makanan dekat saluran air. Taburkan seluruh bak dengan baking soda dan gunakan spons yang lembut untuk membersihkannya dengan gerakan memutar. Baking soda berguna untuk membersihkan tanpa menggores stainless steel.
  2. Bilas wastafel dengan cuka yang akan bergelembung dan sedikit mendesis. Cuka secara alami membasmi kuman sambil membantu menghilangkan noda air dari wastafel stainless steel Anda. Kemudian gosok sedikit dengan spons dan bilas wastafel dengan air.
  3. Masukkan kulit jeruk dan gunakan dengan baik pada wastafel, gosok dengan bagian kulitnya ke stainless steel yang dapat membantu menghilangkan bau tak sedap dan membantu memberikan kilauan pada wastafel anda agar tampak terlihat seperti baru.
  4. Selesaikan dengan menggosok lap kertas dengan sedikit minyak zaitun. Wastafel anda akan terlihat mengkilap selama beberapa minggu ke depan.

Sumber : www.rucika.co.id

Menanam Padi di Ember

  1. Persemaian Benih Padi

Langkah awal untuk menanam padi di ember yaitu mendapatkan bibit padi dari benih padi dengan cara menyemaikan. Menyemai padi sangat mudah, anda hanya perlu menyiapkan media semai terlebih dahului.

Proses menyemai dilakukan di tray semai dengan ukuran besar dan tebarkan benih padi pada media semai. Lakukan perawatan dengan menjaga kelembaban tanah pada media semai setiap harinya.

  1. Pengolahan Media Tanam Padi di Ember

Langkah terpenting berikutnya dalam cara menanam padi di ember yaitu menyiapkan media tanam seperti berikut :

  • Langkah awal tentunya anda perlu menyiapkan ember berukuran sedang dan beberapa alat pertanian seperti sekop
  • Jangan lupa siapkan media tanam berupa tanah dengan tekstur gembur dan sedikit liat, ukurlah pH tanah dan pastikan pH diantara 6 hingga 8
  • Jika pH terlalu asam maka campurkan kapur pertanian berupa dolmit pada tanah, lalu campurla beberapa jenis pupuk seperti pupuk kandang dan urea dengan perbandingan 2 : 2
  • Setelah tanah dan pupuk tercampur rata, masukkan tanah terlebih dahulu ke dalam ember dan sisakan ¼ bagian untuk ruang di atas sebagai tempat padi tumbuh nantinya
  • Setelah itu masukkan air hingga ketinggian sekitar 3 cm dari permukaan tanah lalu biarkan selama kurang lebih 1 minggu untuk siap ditanami bibit padi
  1. Penanaman Bibit Padi di Ember

Setelah media siap untuk ditanami simak juga Tanaman Cangkok Cepat Berbuah, langkah selanjutnya yaitu memindahkan bibit dari media semai ke media tanam. Pastikan bibit sudah siap ditanam dengan ciri memiliki ketinggian sekitar 5 cm hingga 7 cm.

Pisahkan bibit padi dengan media tanamnya lalu tanamlah bibit pada media tanam dengan cara menancapkannya begitu saja. Untuk bibit tanaman padi harus memiliki jarak kurang lebih sekitar 0,5 cm hingga 1 cm tiap bibitnya.

  1. Perawatan Padi di Ember

Selain melakukan penanaman padi dengan tepat dan baik, untuk menghasilkan panen yang memuaskan anda juga perlu melakukan perawatan seperti berikut ini :

  • Untuk sistem pengairan sangat berbeda dengan sistem pengaitran di sawah, anda perlu memperhatikan penguapan air setiap harinya
  • Jika air pada ember sudah mulai berkurang, maka anda perlu menambahkan air. Pastikan air tidak lebih dari 7 cm setiap harinya dan tidak kurang dari 3 cm setiap harinya
  • Pengairan bisa dihentikan menginjak 2 minggu masa panen dapat dilihat dari cirri padi yang sudah merunduk dan memiliki batang mulai menguning
  • Untuk penyiangan tidak perlu dilakukan karena dalam ember padi akan aman dan terlindungi dari berbagai macam gulma maupun tanaman liar yang dapoat tumbuh di antara padi
  • Pengendalian hama pada padi di ember, anda hanya perlu menyemprotkan sedikit pestisida untuk mengatasi hama wereng dan belalang sedangkan untuk hama siput anda tidak perlu khawatir karena di dalam ember padi akan terlindung dari hama siput
  • Selain itu, untuk penyakit pada padi anda bisa memberinyaobat tanaman jika padi benar- benar membutuhkan saja
  • Pemupukan lanjutan sangat perlu dilakukan mulai dari sesaat setelah masa tanam yaitu dengan memberi pupuk urea, SP 36, dan KCL dengan perbandingan 1 : 2 : 1. Dan berikan juga pupuk lanjutan lagi ketika tanaman padi berusia 4 dan 6 minggu dengan pupuk yang sama
  1. Panen Padi di Ember

Langkah selanjutnya dalam cara menanam padi di ember yaitu memanen padi berbeda dengan Cara Memilih Bibit Ikan Louhan untuk Budidaya, tentunya untuk memanen padi dalam ember terbilang sangat praktis dan efisien.

Berikut langkah- langkahnya :

  • Pertama anda perlu menyiapkan alat untuk memanen seperti sabit maupun alat panen lain yang lebih praktis
  • Setelah itu dalam satuan ember, anda bisa memanennya langsung dengan memotong bagian batang padi lalu mengumpulkan rumpun- rumpun padi dan mengikatnya jadi satu
  • Jemur padi terlebih dahulu sebelum memisahkan antara biji padi dan kulit padi agar biji padi tidak lembab dan mudah dipisahkan
  • Bersihkan sisa akar padi pada ember, anda bisa mencabutnya dan membakarnya di tempat lain

Selamat mencoba, semoga sukses!!

Sumber : www.ilmubudidaya.com

Ikan Peda Tumis Cabai Bawang

Bahan yang diperlukan :
• 3 ikan asin peda
• 1 siung bawang putih, cincang kasar
• 4 siung bawang merah, iris-iris
• 1/2 bawang bombay, iris-iris
• 1 buah tomat, potong-potong
• 5 cabai merah, iris-iris

Langkah :
1. Cuci ikan asin peda kemudian rendam sebentar ikan peda dengan air hangat, tiriskan
2. Goreng ikan peda hingga matang, lalu angkat dan tiriskan
3. Tumis semua bumbu hingga harum, kamudian beri air sedikit
4. Tata ikan peda di wadah piring kemudian siram dengan tumisan bumbu tadi
5. Ikan peda tumis cabai bawang siap disajikan.

Sumber : www.kumparan.com

Biar Gak gampang Masuk Angin Saat Musim Hujan

  1. Bila cuaca sedang dingin, bisakan Anda menggunakan jaket, penutup kepala, syal, kaos tangan, atau kaos kaki. Hal ini penting untuk menghangatkan badan.
  1. Sebaiknya untuk sementara waktu, hindari melakukan aktivitas yang membuat berkeringat banyak. Dengan Anda mudah berkeringat banyak, secara otomatis Anda akan madi dan itu menyebabkan tubuh makin dingin dan memudahkan untuk terserang gejala masuk angin.
  1. Pilihlah makanan-makanan sehat dan bergizi serta mengandung kalori tinggi untuk menjaga suhu tubuh agar tetap prima.
  1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak mengonsumsi air mineral.

 

Sumber : www.muslimobsession.com