tulus

TULUS “Ruang Sendiri”

tulus

Sumber : www.situstulus.com

TulusCompany kembali melanjutkan langkah di dunia musik. Saat ini, album ketiga TULUS telah siap untuk dirilis. Menuju ke tanggal dirilisnya album tersebut, hari ini satu nomor lagu akan mulai diperdengarkan, menyusul lagu “Pamit” yang sudah dirilis lebih dulu Februari lalu.

Lagu ini berjudul “Ruang Sendiri”, bercerita tentang ruang dasar yang dibutuhkan manusia. Dalam hubungan sosial, pasangan, sahabat, dan teman, ada jarak yang berbuah rindu, yang justru baik untuk nilai hubungan itu sendiri. Ruang membuat jarak, jarak membuat rindu, rindu membangun nilai. Lewat lagu ini, TULUS kembali membingkai sesuatu yang dekat dengan keseharian pendengarnya lewat karya yang puitis.

Lirik dan melodi “Ruang Sendiri” diciptakan oleh TULUS, komposisi musik merupakan gubahan Ari Renaldi. Ari Renaldi juga merupakan produser untuk album ketiga dan dua album sebelumnya. Proses rekaman dilakukan di Indonesia dan juga bekerjasama dengan The City of Prague Philharmonic Orchestra, Republik Ceko. Proses rekaman alat gesek di Praha, sepenuhnya didukung oleh WARDAH. Dukungan tersebut adalah salah satu wujud komitmen WARDAH untuk berperan aktif ambil bagian memajukan eksplorasi dan kualitas karya anak bunga.

Satu hari setelah “Ruang Sendiri” mulai diputar di radio dan di pasarkan di seluruh toko musik digital, menyusul pula karya berikutnya berupa musik video. Proses pembuatan musik video ini sangat unik. Lirik dan melodi lagu, diterjemahkan menjadi gerak ekspresif oleh Melati Suryodarmo yang lalu kemudian difilmkan oleh Embara Films.

Melati Suryodarmo adalah seorang seniman performance yang karya-karyanya telah bertaraf internasional. Yang terbaru adalah karya Melati di pameran seni rupa bertajuk “In Silence” di Pearl Lam Gallery Singapura, bulan Juli 2016 lalu. Profil Melati Suryodarmo juga dapat disimak di www.situstulus.com.

Embara Films, adalah kumpulan sineas muda Indonesia. eksplorasi mereka merekam keindahan alam Indonesia dan sudut-sudut menarik lain di dunia lewat beberapa film non-naratif. membuat nama mereka mulai diperhitungkan di dunia sinematografi.

27 Juli 2016, “Ruang Sendiri” dirilis, keesokannya 28 Juli, musik video juga akan dirilis. Menyambut lahirnya album ketiga yang akan dirilis pada 3 Agustus 2016 nanti. Album ketiga TULUS akan diberi judul “Monokrom”.

www.situstulus.com

dia

‘Dia’ Anji

dia

   sumber : musik.kapanlagi.com

“Ehm, jadi sebenernya lagu ini bercerita tentang senyum yang tadinya hilang, kemudian datang kembali lagi. Setiap orang pasti pernah terluka, setiap orang pasti punya alasan buat kembali tersenyum, dan orang yang bisa mengembalikan si saya ini untuk kembali tersenyum itu adalah dia. ‘Dia’ itu buat saya bisa istri saya dan pasti anak anak saya, jadi lagu ini saya dedikasikan buat istri dan anak-anak saya,” jelas Anji saat ia bermain ke kantor Redaksi KapanLagi.com®, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (3/5).

Lebih jauh, Anji juga menjelaskan kalau tidak banyak perubahan yang ia bawa ke dalam single terbarunya ini. Selain gaya menulis dan menuturkan lirik yang deskriptif, diakuinya kalau momen dan persiapan lah yang menjadi pembeda kecil antara lagu Dia dan karya-karya Anji sebelumnya.

“Sebenernya ini dari segi musik sama dari penulisan lirik juga, sama karena saya kan memang suka lirik yang bercerita gitu dan juga suka lirik yang positif, terutama pas solo gitu, jadi pas solo itu liriknya postif-positif semua. Yang beda mungkin moment-nya, di moment ini ada kabar baik yang di mana ini seperti ada sebuah kejadian yang disiasatin sama semesta sih sebenernya karena kita udah ngerencanain single dia ini dari tahun 2015,” lanjut mantan frontman band Drive Band itu.

sumber : musik.kapanlagi.com

 

Musik Era 1980 dan 1990-an Bangkitkan Kembali Masa Kejayaan Mereka

Perkembangan musik Indonesia kian tahun semakin pesat. Berbagai jenis genre baru kini mulai bermunculan, dan musisinya pun semakin banyak. Namun, musik era 80’an dan 90’an tak bisa dilepaskan dari perkembangan musik Tanah Air. Sebab diera tersebut menjadi masa kejayaan musik Indonesia.

Ingin mengulangi kesuksesannya, para musisi lawas pun membuat album kompilasi yang diberi judul ‘Big 80’s-90’s Forever Young’ dengan aransemen musik kekinian. Total ada 15 lagu yang terdapat dalam album tersebut, salah satunya tembang “Oh Asmara” yang dibawakan oleh Hedi Yunus. Teffy Mayne Eksekutif produser album ini mengatakan, pencinta musik harus tahu sejarah musik-musik Indonesia. Itulah mengapa ia menggarap album ini.

Hedi Yunus yang sudah puluhan tahun terjun ke Industri musik Tanah Air, mengaku senang dengan adanya album ini. Sebab ia dan rekan-rekannya ingin membuktikan kalau musisi era 80 dan 90’an, punya kualitas musik yang sangat baik, dan tak kalah dengan musisi sekarang. Prestasi, kualitas, dan disiplin merupakan hal yang dibutuhkan serta dipenuhi oleh seorang penyanyi professional. Berikut daftar lagu yang terdapat dalam album ‘Big 80’s-90’s Forever Young:

  1. Elfa’s Singer ft. Andien – Pesta
  2. Harvey Malaihollo – Dara
  3. Java Jive – Keliru
  4. Ikaputri – Cinta Jangan Kau Pergi
  5. Dian Pramana Poetra ft. Syaharani – Biru
  6. Hedi Yunus – Oh Asmara
  7. 2D – Telah Pergi Sahabat Tercinta
  8. KSP Singer – Dan Cinta
  9. Lona Cindy – Kata Hatiku
  10. Rick Karnadi ft. Fierza – Mungkinkah Terjadi
  11. Billy Wino – Arti Kehidupan
  12. Indah Dewi Pertiwi ft. Richard Chriss – Semua Jadi Satu
  13. Harsya Rieuwpassa – Kau Seputih Melati
  14. Atiek CB – Risau
  15. Ardina Glenda – Hanya Dirimu.

Sumber: www.liputan6.com

Delon “Mencintaimu”

index

Sumber : www.storibriti.com

Sepuluh tahun sudah Delon Thamrin atau yang kerap disapa sebagai Delon ‘Idol’ ini eksis di blantika musik Indonesia. Belum lama ini, ia kembali meluncurkan single terbarunya berjudul “Mencintaimu”. Delon pun merasa sangat beruntung bisa menyanyikan lagu yang diciptakan oleh Badai eks Krispatih tersebut.

“Aku beruntung bisa mendapatkan lagu ciptaan dari Badai. Lagunya sesuai banget dengan realita di kehidupan. Bahkan, bila kita sudah dengar liriknya, single ini menyentuh dan kenak di hati ” tutur Delon di kawasan Senayan, Jakarta baru-baru ini.

“Lagu yang bernuansa cinta ini menceritakan seorang pria yang tidak bisa move on dengan sang kekasih. Meski kini, keduanya sudah punya pasangan masing-masing. Pokoknya, “Mencintaimu” ini galau habis dan buat ‘baper’ orang yang denger. Bukan hanya itu, musiknya pun mengalun dengan sangat indah,” tambahnya.

Delon juga mengaku kalau ia menemukan tantangan tersendiri dalam membawakan lagu tersebut. Ia butuh usaha lebih untuk membuat lagunya semakin hidup.

“Ya wajarlah, saat ini suasana hatiku emang nggak pada kondisi seperti itu. Kalau dulu sih aku pernah mengalaminya. Jadi caraku agar dapat feelingnya, aku harus ingat kenanganku yang dulu. Jujur, itu sulit,” pungkas Delon.

(PB)
Sumber : www.storibriti.com

Tata Janeeta – Korbanmu

tata-janeeta-korbanmu

Sumber : www.frencomedia.com

Lagu baru persembahan dari Tata Janeeta, jebolan dari trio Dewi Dewi ini melantunkan lagu pilu berjudul Korbanmu. Sebuah lagu yang menyayat hati tentang rintihan korban penghianatan yang terluka sangat dalam hingga di ingat sampai mati. Dibawah naungan label Alfa Records, berikut ini Lirik Lagu Korbanmu yang dinyanyikan oleh Tata Janeeta.

 

Lirik Lagu Tata Janeeta – Korbanmu
Sendiri ku menangis
Tak seorangpun tahu lukaku
Air mata seakan
Luapkan rasa sedihku

Percuma semua penjelasanmu
Kini ku takkan peduli padamu
Simpan saja semua kata katamu
Simpan saja tuk korbanmu yang baru

Sadisnya kau bagai tak punya hati
Kau tusuk tusuk aku di belakangku
Harus slalu kau ingat
Aku tak pernah sesakit ini
Kan kuingat kau slalu sampai mati

Sendiri ku menangis
Dan Tak seorangpun tahu lukaku
Simpan saja semua kata katamu
Simpan saja tuk korbanmu yang baru

Sadisnya kau bagai tak punya hati
Kau tusuk tusuk aku di belakangku
Harus slalu kau ingat
Aku tak pernah sesakit ini
Kan kuingat kau slalu Kan kuingat kau slalu

Kan kuingat kau slalu

Sadisnya kau bagai tak punya hati
Kau tusuk tusuk aku di belakangku
Harus slalu kau ingat
Aku tak pernah sesakit ini
Kan kuingat kau slalu sampai mati

Sadisnya kau bagai tak punya hati
Kau tusuk tusuk aku di belakangku
Harus slalu kau ingat
Aku tak pernah sesakit ini
Kan kuingat kau slalu
Kan kuingat kau slalu sampai nanti

(PB)

Sumber : lirikanlaguku.blogspot.co.id

Vidi Aldiano “Album PERSONA”

cover

Sumber : VA Records & Management

Persona, diambil dari bahasa latin dari kata personal. Begitupun dasar dari album ini yang sangat personal bagi
Vidi Aldiano. Persona dalam definisi khusus juga bisa diartikan sebagai ‘karakter’ atau ‘topeng’. Terinspirasi dari
definisi ini juga, Vidi membuat 9 karakter/persona dalam album ini yang direpresentasikan oleh masing – masing lagu, yaitu:
Disgust, Joy, Hope/Peace, Wonder, Courage, Anger, Fear, Sadness, Love.
Persona adalah album ketiga Vidi setelah 5 tahun tidak mengeluarkan album. Vidi sangat terlibat disetiap
detail album ini, apalagi dikarenakan ini adalah album pertama Vidi sebagai Indie Artist, dengan label Vidi sendiri yaitu
VA Records & Management. Keterlibatannya ditunjukan dengan setiap lagu baru pada album Persona, Vidi ciptakan
sendiri bersama Lale, Ilman (Maliq & D’Essentials), dan Nino ‘RAN’.
Dalam menciptakan lagu, Vidi, Lale, Ilman dan Nino terinspirasi dari cerita kehidupan masing – masing, yaitu
tentang cinta, keluarga, dan perjuangan dalam menggapai cita. Nuansa keseluruhan musik dibalut apik oleh Lale, Ilman dan Nino dengan nuansa retro-modern dengan tetap mengedepankan ciri khas Vidi dalam bermusik.

Tak tanggung untuk mencapai kualitas yang maksimal, Vidi memutuskan untuk me-master album Persona di Abbey Road, London.
Terdiri dari total 10 lagu dengan komposisi: 7 lagu baru, 2 lagu remake, dan 1 lagu baru versi accapela.
Kekayaan lirik dan musik sudah terbukti dengan 1 lagu pada album Persona berjudul ‘Bestari’, akan digunakan
sebagai official theme song pada Gerakan Nasional 1000 Start Up, gerakan yang diinisiasi oleh Kementerian
Komunikasi dan Informatika Indonesia bersama KIBAR. Sebagai seorang entrepreneur, Vidi ingin bersama
menyuarakan dan menggalangkan anak muda Indonesia untuk menjadi entrepreneur teknologi yang perjuangannya
serupa dengan gambaran pada lagu ‘Bestari’, yaitu perjuangan menggapai cita serta semangat pantang menyerah.

Album Persona lengkap dengan lagu-lagu bernuansa up tempo, medium dan ballad, dengan tidak mengurangi
ciri khas Vidi yang terkenal sebagai remaker lagu Indonesia. Dalam album Persona, Vidi me-remake lagu ‘Kau’ dari
Candra Darusman, dan juga lagu ‘Aku Cinta Dia’ dari Chrisye.

Untuk menambahkan nyawa dan rasa pada lagu, Vidi memutuskan untuk berkolaborasi dengan musisi – musisi
spesial yang Vidi pilih dengan seksama, yaitu: Andien pada lagu ‘Hingga Nanti’ (single pertama), Be3 pada lagu ‘Salah’,
dan Candra Darusman sebagai surprise collaboration pada lagu ‘Kau’.
Tak hanya karya dalam bentuk audio, Vidi juga merilis karya dengan judul Persona dalam bentuk visual, yaitu:
Persona Art Book. Berkerja sama dengan 36.500 ilustrators dalam naungan Kreavi.com, Persona Art Book berisi 9 bab yang mewakili masing-masing lagu dari album yang diinterpretasikan ke dalam bentuk visual. Selain itu, Persona Art Book juga diisi dengan curahan pikiran Vidi dan juga lirik-lirik lagu yang ada di album Persona. Diedarkan oleh Lintas Kata, Persona Art Book sudah dapat didapatkan di toko buku dan toko digital sejak Agustus 2016.

Album Persona tersedia diseluruh gerai KFC, atas kerjasama antara VA Records, Formula Music, dan JMSI. Album
Persona secara digital sudah tersedia dan dapat di download diseluruh platform official full-track download.

 

(PB)
Sumber : VA Records & Management

KUNTO AJI #NewSingle #AkhirBulan

Kunto Aji Kembali Rilis Single ke-4 dari Album Generation Y

Berjudul Akhir Bulan

160901202514-kunto-aji-ajak-pendengarnya-liburan-bersama-di-akhir-bulan

Sumber : m.galamedianews.com

Siapa yang tidak kenal Kunto Aji, single perdananya Terlalu Lama Sendiri diputar dan menduduki top chart radio di kota-kota besar tahun 2014 silam. Aji memang sukses menarik perhatian kancah musik nasional dengan single perdananya itu.

Setelah lebih dari satu tahun, Aji merilis single kedua berjudul Pengingat dengan menggandeng musisi senior Barry Likumahuwa. Ajipun semakin percaya diri menelurkan sebuah album perdana berjudul Generation Y yang dijual seara pre order pada tanggal 26 Oktober 2015 berjumlah 200 keping CD eksklusif dengan kemasan limited edition. Album Generation Y nyatanya masih diminati hingga saat ini, meski penyebarannya belum merata di Indonesia.

“Karena saya dan teman-teman tim berjalan secara independen, jadi pendistribustrian lagu dan album ini belum merata di seluruh Indonesia, kami mengandalkan digital sekali (internet). Tapi yang jelas feddback dari teman-teman yang sudah dengar bagus dan positif. Saya senang sekali,” ujar pria kelahiran Yogyakarta, 4 Januari 1987 ini antusias.

Kunto Aji pun kini siap merilis single ke-4 berjudul Akhir Bulan serentak pada 100 radio di Indonesia 26 Juli 2016. Aji bercerita bahwa lagu ini adalah tentang kehidupan akhir bulan yang diambil dari sudut pandang sesuai tema album Generation Y.

“Jadi ini cerita kehidupan akhir bulan dari Generation Y yang sedang menjadi first jobber, kuliah, atau ada yang kuliah sambil kerja atau magang, yang dimana mereka masih masuk kelas menengah dan menghidupi dirinya sendiri. Ini juga tentang hedonisme tapi dibuat senatural mungkin, agar para pendengar Generation Y bisa merasa relate dengan lagu ini,” jelas Aji yang juga mejadi pencipta dan producer lagu Akhir Bulan dan Album Generation Y.

Harapan Aji untuk single ke-4 ini adalah agar orang mulai mengerti kenapa Kunto Aji memilih judul album Generation Y dan mencari tahu lebih banyak tentang arti generation Y itu sendiri atau generasi milenials.

“Karena generasi ini seharusnya membawa perubahan. Maka dari itu, semangat yang saya tularkan di album ini adalah semangat untuk melakukan perubahan. Sekarang, sebagai genersi muda saatnya kita yang bergerak, maka dari itu saya menggunakan hashtag #mudabergerak untuk album Generation Y,” tambah Aji penuh semangat.

Musikalitas Kunto Aji dibuktikannya lewat beragam penghargaan yang ia raih sepanjang tahun 2015, seperti memenangkan NET. Indonesian Choice Awards pada kategori Breakthrough Artist of the Year, dan yang teranyar adalah Pendatang Baru Terbaik dan Lagu Terbaik Indonesia pada Anugerah Planet Muzik 2015 di Singapura.

Saat ini Aji masih terus melakukan promo Album Generation Y di berbagai kota di Indonesia, dan mengisi beragam acara juga berinteraksi dengan penggemarnya baik secara offline maupun online melalui digital media resmi Kunto Aji.

 

Info Medsos :

Instagram: @kuntoajiw

YouTube: Kunto Aji

Official website: www.kuntoaji.com

 

(PB)
Sumber : www.kuntoaji.com