Keringat Berlebihan? Waspada Gula Darah Turun Drastis!

anda-keringat-berlebihan-waspada-gula-darah-turun-drastis-wwr5jzicec

Sumber : www.okezone.com

APAKAH Abnon merasa akhir-akhir ini berkeringat lebih dari biasanya? Jika mengeluarkan keringat berlebihan tanpa beraktivitas, maka itu merupakan tanda bahaya bagi kesehatan Abnon.

Karena, keringat berlebihan bisa menjadi sebuah pertanda kondisi kesehatan Abnon tidak baik. Berikut penyebab keringat berlebihan seperti dilansir dari Boldsky, Rabu (14/9/2016).

Stres

Salah satu penyebab keringat berlebih pada beberapa orang adalah stres. Ketika stres, maka kelenjar apokrin melepaskan keringat berlebihan.

Heat stroke

Penyebab lain keringat berlebih adalah healt stroke. Jika Abnon berada di risiko heat stroke, Abnon mungkin akan mengeluarkan keringat berlebih.

Gula darah rendah

Keringat berlebih juga merupakan gejala dari gangguan gula darah rendah, di mana gula darah turun di bawah 70 mg. Jika kondisinya seperti itu, selain keringat berlebihan, Abnon mungkin akan merasa pusing dan mual.

(PB)

Sumber : http://lifestyle.okezone.com

Manfaat Minum Susu Selama Bulan Puasa

                               Sumber Foto : Infobacan

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr Rachmad Wishnu Hidayat menjelaskan, bukan hanya berolahraga saja tubuh kita bisa fit, tapi dengan rutin mengonsumsi susu, tubuh kita juga akan fit. Bahkan, dengan minum 2 gelas susu saat berpuasa, itu akan mencukupi nutrisi harian tubuh. Jadi, Abnon melewati puasa dengan kondisi yang sehat.

Dokter Rachmad menambahkan, sebab di dalam susu terkandung asam amino tryptophan yang bisa membuat tubuh mendapatkan tidur yang berkualitas.

Sumber : www.lifestyle.okezone.com

Penjelasan Ilmiah di Balik Kegemaran Makan Cabai

Pembawa acara sains untuk BBC, Dr Michael Mosley, menjelaskan bahwa cabai malah disukai oleh manusia karena capsaicin mampu memicu keluarnya hormon tertentu. Rasa pedas ketika capsaicin bertemu dengan reseptor TRPV1 di mulut membuat otak melepaskan adrenalin dan endorfin.

Alasan tersebut hampir sama seperti mengapa orang-orang melakukan aktivitas terjun payung, bungee jumping, atau menonton film horor. Adrenalin membuat jantung berdegup lebih kencang sementara endorfin menghasilkan perasaan euforia, kesenangan, dan mengurangi rasa sakit secara alami.

Menurut Michael bila dilihat dari perspektif evolusi tumbuhan cabai memang lebih menginginkan buahnya di makan oleh burung agar biji-bijinya bisa tersebar jauh. Oleh karena itu cabai mengembangkan sebuah sistem pertahanan pada hewan mamalia yang memiliki reseptor TRPV1 sensitif terhadap capsaicin.

sumber:https://health.detik.com/read/2017/03/12/210010/3444918/763/penjelasan-ilmiah-di-balik-kegemaran-makan-cabai