Tarian Sintren

Tarian Sintren ini dilakukan oleh seorang gadis perawan yang diiiringi enam orang pemain gending. Musik yang dimainkan tidak hanya gending saja melainkan alat musik yang berbahan gambyung atau tembikar serta kipas dari bambu sehingga dapat menimbulkan musik yang khas.

Unsur-unsur dalam tarian ini memiliki simbol masing-masing. Penari Sintren, yaitu si gadis perawan fokus sebagai pemain utamanya. Perlengkapan tarian seperti kurungan besar, sesaji, tali dan kemenyan sebagai doa pemanggil roh bidadari. Gerakan sebagai simbol roh bidadari telah masuk dalam tubuh gadis. Iringan musik tradisional dan tata rias penari disimbolkan bahwa si gadis telah dikendalikan oleh roh bidadari. Pakaian yang dikenakan biasanya menggunakan baju golek dan celana cinde.

Sumber : www.boombastis.com

Maslenitsa, Rusia

Tanggal 12 dan 18 Februari lalu, masyarakat Rusia telah merayakan tradisi kuno mereka yang sering di sebut Maslenitsa. Perayaan dimulai dengan pembakaran sosok jerami musim dingin yang dihiasi potongan-potongan kain, dan dipasang pada tiang yang sebelumnya dikenal sebagai Kostroma.

Selain itu tradisi ini menawarkan pancake gratis yang diberikan kepada warga yang kurang mampu. Perayaan Maslenitsa sebagai penyambutan musim semi dan tentang bagaimana menghidupkan kembali alam dan karunia kehangatan yang cerah.

Sumber : www.idntimes.com

Upacara Turun Mandi

Upacara Turun Mandi adalah salah satu upacara tradisional masyarakat Minangkabau yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas lahirnya seorang anak ke dunia, sekaligus memperkanlkan sang bayi kepada masyarakat. Upacara Turun Mandi ini digelar di sungai (batang aia), dengan prosesi arak-arakan. Upacara ini sendiri hanya bisa dilaksanakan di Batang Aia atau Sungai.

Sumber : merahputih.com

Kepulauan Marquesas – Menginjak Tamu Undangan

Tamu undangan dalam pernikahan biasanya diperlakukan istimewa dan dijamu dengan makanan-makanan lezat. Boro-boro deh nginjek tamu, jutekin tamu aja enggak boleh. Bahkan, banyak pasangan pengantin yang capek sendiri usai acara resepsi karena harus pasang senyum terus menerus dan nyalamin tamu undangan. Terutama pengantin cewek dengan riasan dan perhiasan yang seabrek.

Namun, ada yang unik dari tradisi pernikahan di Kepulauan Marquesas, Tahiti. Ketika acara hampir selesai, tamu-tamu undangan akan tengkurap dan memanjang sampai pintu keluar. Mereka bakal menjadi jalan bagi kedua mempelai. Secara otomatis, mereka bakal diinjak sama kedua mempelai. Pasti kotor banget nih pulang-pulang. Akan tetapi, hal itu memang sudah jadi tradisi yang lumrah dan terus dipertahankan di daerah tersebut.

Sumber : www.kincir.com

Festival Mahakam. Kalimantan Timur

Festival tahunan ini diselenggarakan setiap bulan November dan menambilkan kurang lebih 30 suguhan hiburan. Seperti lomba menyebrang sungai, perahu cesm lomba jet ski, flying board, balap perahu klotok, balap power boating. Sedangkan di sepanjang sungainya diadakan festival band, lomba drumband, pentas musik dangdut, pawai budaya, pameran UKM, pameran batu mulia, dan lomba kuliner, serta pertunjukan Mahakam Sampe Music Festival yang menggunakan alat musik tradisional Suku Dayak yang bernama Sape.

Sumber : blog.airpaz.com

Festival Cap Go Meh, Kalimantan Barat

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang menjadi acara tahunan yang sangat diminati oleh wisatawan. Betapa tidak, kamu bisa menyaksikan perpaduan antara budaya Tionghoa dan kebudayaan asli Kalimantan. Festival ini dimeriahkan dengan hiburan musik dan tarian tradisional dari berbagai sanggar seni, serta karnaval lampion dan kendaraan hias. Acara tahunan ini ditutup dengan parade atraksi unik dan ekstrem dari para tatung, perantara ruh dewa, seperti menusuk tubuh dengan benda tajam.

Sumber : blog.airpaz.com

Upacara Ngedeblag di Bali, Tradisi Unik Mirip Halloween Khas Pulau Dewata

Halloween menjadi tradisi yang kini banyak dilakukan di berbagai negara, tampil dengan kostum yang mengerikan. Namun, tahukah Anda bahwa di Bali, ada pula tradisi serupa, namanya Upacara Ngedeblag di Bali. Dalam tradisi ini, masyarakat Bali berlomba-lomba tampil dengan penampilan yang tak kalah mengerikannya dibandingkan pada tradisi Halloween.

Upacara Ngedeblag di Bali bisa dibilang merupakan tradisi Halloween lokal yang menjadi ciri khas dari masyarakat Pulau Dewata. Dalam tradisi ini, warga akan hadir dengan tampilan yang berbeda, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Mereka mencoba untuk tampil dengan dandanan yang seram ataupun bahkan lucu yang kemudian melakukan arak-arakan berkeliling desa.

Arak-arakan ini bukanlah pawai biasa. Pada arak-arakan tersebut, masyarakat akan membawa air suci. Selanjutnya, mereka juga akan membawa barong sakral dengan disertai membunyikan kentongan, gamelan, serta beragam jenis perabotan rumah tangga. Setelah sampai di ujung desa, sepasang barong yang sebelumnya telah dibawa, mendapatkan upacara khusus.

Sumber : www.kintamani.id

Sejarah kerak telor

Kerak telor adalah makanan khas betawi yang terbuat dari bahan beras ketan putih  telur ayam, ebim (udang kecil) dan bawang merah goreng yang nantinya ditambah bumbu halus seperti cabai merah, kencur, jahe, garam, gula pasir, merica butiran, dan suiran kelapa yang sudah di sangrai.

Perlu diketahui kerak Telor sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Semuanya berawal dari puluhan tahun yang lal,  dimana makanan lezat yang satu ini tercipta secara tidak sengaja atau coba coba oleh  sekawanan orang Betawi yang tinggal di daerah Menteng ibukota Jakarta.

Pada waktu itu di Jakarta atau dulu dikenal dengan Batavia masih mempunyai banyak pohon kelapa yang tumbuh subur memenuhi wilayah Batavia, dikarenakan banyaknya pohon Kelapa masyarakat Betawi ingin memanfaatkan hasil dari buah Kelapa itu selain diminum atau dibikin minyak saja.

Sumber : bloggerjakarta.com

Lantern Floating, Hawaii

Hampir sama seperti Yee Peng, tradisi lepas lentera di Thailand di Hawaii ada tradisi Lantern Floating di yakni melepaskan lentera ke pantai. Sebelum melepas lentera, bagi siapa saja yang ikut bergabung dalam perayaan ini akan menuliskan beberapa kalimat kepada seseorang yang mereka cintai dan telah berpulang pada Tuhan.

Wujud ucapan terimakasih atau rasa sayang. Selain itu, mereka dapat menuliskan harapan mereka untuk masa depan. Tujuan Lantern Floating Hawaii adalah untuk memberikan semua momen pribadi untuk mengingat, merenungkan, dan mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah pergi sebelum kita.

Perayaan ini berlangsung setiap bulan Mei. Untuk tahun ini, akan jatuh pada tanggal 28 Mei.

Sumber : www.idntimes.com

Mengenal Palang Pintu, Tradisi Khas Betawi

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata “Betawi”? Petasan, panting, kerak telor? Suku asli ibukota Indonesia ini memang memiliki budaya yang unik dan menghibur. Salah satunya adalah tradisi palang pintu.

Palang pintu adalah salah satu upacara adat Betawi yang dilakukan sebelum acara pernikahan. Jika dilihat dari namanya, palang berati menghalangi dan pintu berati tempat masuk sehingga palang pintu berarti menghalangi sesuatu yang ingin masuk. Meskipun palang terdengar seperti sebuah benda, palang adalah peran yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Pada pelaksanaannya, palang pintu akan terlihat seperti sebuah drama komedi. Penonton akan dibuat tertawa dengan berbagai pantun lucu khas Betawi yang dibawakan oleh para pemainnya. Meski nampak seperti acara hiburan, tujuan palang pintu sebenarnya adalah menghalangi pengantin pria menuju rumah calon mempelai wanita.

Sebelum pesta pernikahan, akan ada tradisi di mana rombongan dari mempelai laki-laki mendatangi pihak perempuan. Pada saat itulah palang pintu dilakukan. Biasanya, akan terjadi semacam drama di antara rombongan laki-laki dan perempuan, di mana pihak perempuan akan mengajukan syarat yang harus dipenuhi pihak lelaki. Syarat yang biasanya diajukan adalah bisa mengalahkan tukang pukul pihak wanita, maupun mempelai laki-laki harus bisa mengaji. Setelah syarat tersebut berhasil dipenuhi, mempelai laki-laki baru diperbolehkan masuk.

Tradisi unik ini sebenarnya menyimpan nilai moral yang luhur. Pesannya, pengantin pria diharapkan menjadi sosok yang dapat melindungi istrinya (dilambangkan dengan cara mengalahkan tukang pukul), dan juga dituntut untuk dapat mengajarkan agama kepada sang istri (dilambangkan dengan kegiatan mengaji).

Tradisi ini dilakukan secara turun temurun, namun, masih belum jelas siapakah orang yang pertama kali mencetuskan tradisi ini. Selain menjadi ciri khas acara pernikahan, palang pintu juga dilakukan untuk acara-acara lain, seperti khitanan, dan penyambutan tamu kehormatan seperti pejabat pemerintah. Wajar saja, palang pintu memang memang menarik dan dapat dijadikan hiburan untuk warga.

Sumber : bacadulu.news