Sosialisasi Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi

Abang none Penyelenggaraan Kegiatan Sosialisasi Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi, selama 3 hari, yang berlangsung pada tanggal 21, 22, 23, April 2019, telah berjalan dengan lancar. Kegiatan Sosialisasi Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi ini adalah salah satu kegiatan promosi Seni budaya Betawi sekaligus mempromosikan Perkampungan Budaya Betawi kepada masyarakat Lokal Setu Babakan dan masyarakat DKI Jakarta dalam rangkaian acara diskusi, worshop kuliner dan kesenian, jelajah kampung dan kunjungan museum. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Budaya Betawi yang hidup dan berkembang di Perkampungan Budaya Betawi, kepada masyarakat Jakarta.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) kepada tokoh/ pimpinan masyarakat/ lembaga/ komunitas se-DKI Jakarta, yang diharapkan dapat memfasilitasi/ menarik kunjungan masyarakat yang lebih besar ke Perkampungan Budaya Betawi. Serta menumbuhkan dan meningkatkan rasa memiliki bagi partisipan masyarakat lokal Perkampungan Budaya Betawi untuk melestarikan Budaya Betawi di Kampungnya dan berpartisipasi aktif dalam pelestarian dan pemajuan kebudayaan di lingkungannya.

Peserta kegiatan ini  terdiri dari Komunitas dan Institusi yang bergerak dibidang pendidikan, budaya dan pariwisata, dengan jumlah total peserta sebanyak 600 orang yang dibagi dalam enam hari. Peserta Sosialisasi mengikuti beberapa kegiatan seperti:

  1. Diskusi tentang Budaya Betawi dan Sejarah Perkembangan Perkampungan Budaya Betawi dengan Narasumber dari Akademisi dan Anggota Forum Jibang PBB.
  2. Workshop Kuliner Betawi seperti : membuat Kerak telor, Kue Kembang Goyang, Bir Pletok di Zona A.
  3. Workshop Permainan Anak Betawi, Menari dan bermain Gambang Kromong di Zona A.
  4. Jelajah Kampung Betawi dengan naik Delman, menyaksikan/ membuat batik di Zona B, menyaksikan pembuatan Dodol Betawi di rumah penduduk, membuat ondel-ondel mini di Zona Embrio, berjalan kaki menyusuri kampung dan terakhir kembali ke Zona A untuk meninjau Museum Betawi.
  5. Khusus untuk Peserta dari warga Kawasan Perkampungan Budaya Betawi ada Lomba Pembuatan Bir Pletok.

Acara Pembukaan dilakukan oleh Kepala UPK Perkampungan Budaya Betawi, Ibu Hj.Rofiqoh pada tanggal 21 April 2019. Dan pada acara Penutupan Sosialisasi Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi pada hari Selasa, tanggal 23 April 2019, ditutup langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Bapak DR. Edy Junaedi, Msi.

Sumber : Kepala UPK Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan

Audisi Seni Budaya Betawi Untuk Indonesia

29 Tahun Bens Radio

Terimakasih untuk semua Label Musik Indonesia, semua sponsor, semua komunitas dan abang none yang tidak bisa disebutkan satu persatu, dalam mensupport HUT Bens Radio Ke-29 Tahun Selasa, 5 Maret 2019.

 

 

 

Sumber : Bens Radio

Cruise Premier Film “Asal Kau Bahagia” di Singapura

 

Sumber : Bens Radio

Pemenang “Pro Aktif” Mencari Biduan

 

Sumber : Bens Radio

Pemenang Surat Untuk Ibu “Kapdalin”

 

Sumber : Bens Radio

Betawi Punye Gaye Hotel Horison Ciledug

Pergantian malam tahun baru kali ini di Hotel Horison Ciledug mengangkat “Betawi Punye Gaye” sebagai tema yang dijadikan ikon acara dinner pada malam pergantian tahun. Acara ini dilaksanakan pada hari senin 31 Desember 2018 yang dimulai pada pukul 21.00 sampai selesai. Acara dinner ini diiringi oleh band betawi “puja band” dan palang pintu.
Tersedia buffet special yaitu nasi uduk komplit khas betawi sebagai menu utamanya ada juga
bakso, uli bakar, pisang bakar, tahu bakar, bir pletok dan es cendol.
Pemilihan dari makanan hingga jajanan ini dipilih untuk menguatkan tema yang diangkat yaitu betawi punye gaye. “Kita ingin makanan dan hiburan yang disajikan dapat mengingatkan kita terhadap kebudayaan betawi agar lestari dan diwariskan serta hidup terus” tutur Yusuf Effendi selaku GM Horison Ciledug.

Berikut foto-foto kegiatannya :

Sumber : Hiburan – Bens Radio

Mobil Cuci So Klin Untuk Korban Tsunami

 

WINGS melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Layanan Cuci Pakaian Gratis kepada para korban tsunami di Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

 

 

 

 

 

 

Labuan merupakan salah satu wilayah yang terkena dampak dari terjangan tsunami pada hari Sabtu, 22 Desember 2018 lalu. Sedikitnya ada 30 korban jiwa dan ribuan masyarakat yang saat ini tinggal di pengungsian di sejumlah posko yang tersebar di beberapa tempat.

Menurut Section Head Marketing, Daniel Ciberro, Kegiatan Mobil Cuci So Klin adalah bagian dari CSR WINGS bagi korban bencana tsunami di Banten dan Lampung.

Mobil Cuci So Klin akan melayani kebutuhan para pengungsi yang ingin mencuci dan sekaligus mengeringkan pakaian kotornya untuk kebutuhan hariannya.
Keberadaan Mobil Cuci So Klin tersebut mendapat tanggapan yang antusias dari para korban tsunami yang sebagian mengungsi di posko. Yanti (43 tahun) wanita asal Desa Teluk Labuan, mengaku mencuci pakaiannya di Mobil Cuci So Klin karena ingin mencuci pakaian sumbangan yang ia dapatkan dari posko untuk dipakai sehari hari keluarganya, karena pada saat kejadian tsunami menerjangnya tidak sempat membawa pakaian.
Tidak saja para pengungsi korban tsunami, keberadaan Mobil Cuci So Klin juga dimanfaatkan oleh para petugas TNI yang tengah melakukan penanganan korban tsunami di lokasi bencana.

Sumber : Muhamad Subuh – Bens Radio