Mega Konser Akhir Kisah Cinta Si Doel

Menyambut akhir kisah cinta Si Doel, Falcon Pictures dan Karno’s Film akan menghadirkan sebuh event akbar bertajuk Mega Konser Akhir Kisah Cinta Si Doel yang akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi RCTI pada tanggal 17 Januari 2020. Konser ini akan dimeriahkan oleh legenda musik Indonesia, Iwan Fals dan Slank. Selain itu, Armada dan Wizzy yang mengisi soundtrack film Si Doel The Movie turut meramaikan konser ini.

Turut meramaikan Mega Konser Akhir Kisah Cinta Si Doel, Slank mengaku Si Doel adalah film bagus yang harus didukung semua pihak.” Iya, ini film bagus, mesti didukung sama banyak pihak, termasuk kita sesbagai musisi. Makanya saat ditawarin untuk ikut konser ini, kita ayo aja. Inikan salah satu bentuk dukungan Slank terhadap dunia film tanah air. Sedangkan untuk konser ini, pastinya Slank akan membawakan lagu-lagu bertema cinta,” ungkap Bimbim.

Kebahagiaan juga turut dirasakan Armada yang terlibat diacara Mega Konser Akhir Kisah Cinta Si Doel.”Alhamdulillah kita di beri kesempatan buat bawain lagu Si Doel Anak Betawi yang jadi Ost Si Doel The Movie. Dan kami adalah penggemar berat Si Doel, rasanya sangat bangga bisa terlibat di film Si Doel. Acara ini bagus banget, apalagi banyak musisi yang terlibat,” kata Rizal.

Pemeran, sutradara, sekaligus produser Si Doel, Rano Karno merasa tersanjung dipenghujung kisah Si Doel mendapatkan sebuah apresiasi yang luar biasa dengan digelarnya Mega Konser Akhir Kisah Cinta Si Doel.”Betapa tersanjung, kami keluarga besar Si Doel atas diadakannya konser perpisahan ini. Bukan hanya music yang didengar, namun suara seni dan budaya diterima masyarakat,” katanya.

Produser Falcon Pictures, Frederica mengungkapkan, dipilihnya karena Iwan Fals dan Slank adalah representasi masyarakat Indonesia.” Kami ingin masyarakat Indonesia menjadi saksi Akhir Kisah Cinta Si Doel. Karena Si Doel bukan hanya sekedar tontonan, tapi sudah menjadi budaya. Jadi kami ingin membuat sesuatu yang besar,” ujarnya.

Film Si Doel The Movie sendiri akan tayang serentak diseluruh bioskop di Indonesia pada tanggal 23 Januari 2020. Film ini diperankan oleh, Rano Karno, Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, Mandra, Suti Karno, Rey Bong, dan Ahmad Zulhoir.

Sumber : Falcon Pictures dan Karno’s Film

Semesta

  • Jenis Film : Dokumenter
  • Produser : Nicholas Saputra, Mandy Marahimin
  • Sutradara : Chairun Nissa
  • Penulis : Cory Michael Rogers
  • Produksi : Tanakhir Films
  • Casts : Almina Kacili, Tjokorda Raka Kerthyasa, Romo Marselus Hasan, Muhammad Yusuf, Agustinus Pius Inam, Iskandar Waworuntu, Soraya Cassandra.

SINOPSIS

Film SEMESTA adalah film dokumenter yang berkisah tentang tujuh sosok di tujuh provinsi Indonesia yang bergerak memelankan dampak perubahan iklim dengan merawat alam Indonesia atas dorongan agama, kepercayaan, dan budaya masing-masing. Ketujuh sosok ini, melalui langkah kecilnya masing-masing, telah melakukan sesuatu untuk merawat Indonesia. Mari saksikan Semesta, mulai 30 Januari 2020 di bioskop.

Film SEMESTA adalah produksi Tanakhir Films, yang didirikan oleh dua produser: Nicholas Saputra dan Mandy Marahimin.

Sumber : www.21cineplex.com | www.youtube.com

Underwater

  • Jenis Film : Action, Drama, Horror
  • Produser : Peter Chernin, Jenno Topping, Tonia Davis, Kevin Halloran
  • Sutradara : William Eubank
  • Penulis : Brian Duffield, Adam Cozad
  • Produksi : 20th Century Fox
  • Casts : Kristen Stewart, T.J. Miller, Vincent Cassel, Jessica Henwick, John Gallagher Jr., Mamoudou Athie

SINOPSIS

Terperangkap dalam bangunan yang terhantam banjir deras setelah gempa bumi dahsyat, sebuah kru beranggotakan enam orang yang ditempatkan di fasilitas penelitian bawah air menyadari bahwa satu-satunya kesempatan mereka untuk bertahan hidup adalah dengan melintasi dasar samudra menuju ke sebuah rig terbengkalai di sebuah lokasi jauh.

Selain tantangan fisik dari perjalanan tersebut, mereka kemudian menyadari bahwa mereka juga sedang diburu oleh para monster pemangsa laut mengerikan yang ingin membunuh mereka. Disutradarai oleh William Eubank, UNDERWATER dibintangi Kristen Stewart, T.J. Miller, Vincent Cassel dan John Gallagher Jr.

Sumber : www.21cineplex.com | www.youtube.com

Ejen Ali The Movie Tayang di Indonesia 1 Januari 2020

Setelah box office di Malaysia, Singapura dan Brunei, film animasi Malaysia , EJEN ALI THE MOVIE.
Film garapan Wau Animation dan Primeworks Studios yang dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia pada 1 Januari 2020.

“Film animasi asal Malaysia tersebut telah mendapat sambutan luar biasa di luar negeri seperti Singapura dan Brunei Darussalam.
Bukan cuma di Indonesia, kami juga mau mengedarkan di luar Malaysia. Di Singapura dan Brunei, Ejen Ali mendapatkan sambutan dan antusias yang luar biasa dan ini memberikan semangat kami dalam melanjutkan animasi,” kata Datuk Ahmad Izham Omar, Chief Executive Officer Primeworks Studios saat memberi keterangan di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (26/12/2019).
Berbeda dari animasi lainnya, Ejen Ali The Movie menawarkan kualitas animasi yang luar biasa bagus.Hal ini terlihat dari proses pembuatan yang memakan waktu cukup lama yakni selama 1 tahun 8 bulan demi menghasilkan animasi layaknya produksi Hollywood. Tak hanya menghibur, film ini juga menghadirkan action dan pesan moral yang baik untuk anak-anak.
“Kita lihat kualitasnya luar biasa. Bisa dibandingkan dengan film dari Hollywood. Dalam film ini ada semua, ada moral, sedihnya. Jadi bisa untuk tontonan siapa saja,” tambah CEO PT Spectrum Film, Rajesh Jagtiani.

Ejen Ali The Movie bercerita tentang anak berusia 12 tahun yang secara tidak sengaja direkrut sebagai agen mata-mata dan memiliki peran di sebuah lembaga rahasia bernama Meta Advance Tactical Agency (MATA). Ali dan MATA bertugas untuk melindungi Kota Cyberaya yang futuristik dari ancaman musuh.
Ali terkejut mendapati bahwa ia bukan lagi satu-satunya penguasa gadget Sistem Inteligen Retina Intinitas (IRIS). karena MATA sekarang telah ditingkatkan ke lRlS Neo untuk semua agen MATA. Ketika penemuan baru membuat Ali mempertanyakan tempat dan kegunaannya untuk MATA, ia didekati oleh seorang tokoh nakal yang mengaku tahu tentang hubungan pribadi yang mengejutkan dengan Ali. Mempertaruhkan kesetiaannya kepada MATA. Ejen Ali memulai pengejaran mendebarkan untuk mengungkap tautan-tautan misterius ini.

Usamah Zaid Yasin Kepala Eksekutif Wau Animation, mengatakan “Penggemar EJEN ALl Indonesia sangat mendukung sejak awal, dan kami berterima kasih atas kesempatan dan permintaan tanpa lelah untuk EJEN ALI THE MOVIE yang akan diputar di sini. Kami berharap semua Ejens Indonesia kami akan banjir ke bioskop liburan sekolah ini dan membantu kami dalam misi ini untuk masuk ke box office Indonesia”.
Ceritanya yang menarik, membuat film animasi ini sayang untuk dilewatkan. Apalagi, sebelumnya serial Ejen Ali sudah tayang di MNCTV sejak 2017 dan mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia.

Sumber : Spectrum Film – KM

 

Akhir Kisah Cinta Si Doel

  • Jenis Film : Drama
  • Produser : Frederica
  • Sutradara : Rano Karno
  • Penulis : Rano Karno
  • Produksi : Falcon Pictures, Karnos Film
  • Casts : H. Rano Karno, Cornelia Agatha, Maudy Koesnadi, Mandra, Suty Karno, Reybong, Hj. Aminah Tjendrakasih

SINOPSIS

Kepulangan SARAH bersama DUL ke Jakarta, disambut bahagia oleh keluarga DOEL. Namun hal tersebut juga membuat ZAENAB, SARAH, dan DOEL dihadapkan pada pilihan besar. 

ZAENAB yang positif hamil dan masih trauma pernah kehilangan buah hati di masa lalu, kini harus memilih antara tetap berada di sisi DOEL, atau merelakannya demi menyatukan kembali sebuah keluarga.

SARAH harus memutuskan apakah akan mantap bercerai dengan DOEL, atau rujuk kembali demi DUL si buah hatinya.

Dan DOEL pun harus cepat memutuskan siapa yang akan dia pilih. Apakah ZAENAB? Ataukah SARAH? Atau..?

Semua itu akan terjawab dalam bagian penutup dari rentang perjalanan kisah keluarga DOEL ini. Dan setelah 27 tahun yang penuh kehangatan, keluarga besar Si Doel pun kini mohon pamit.

Sumber : www.21cineplex.com | www.youtube.com

 

Film NKCTHI Segera Tayang 2 Januari 2020 di Bioskop

Sumber Foto : www.liputan6.com

Film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (NKCTHI) akan tayang di mulai 2 Januari 2020 di bioskop seluruh Indonesia. Setelah sukses dengan film “Keluarga Cemara” yang tayang pada awal 2019, Visinema Pictures  akan membuka tahun 2020 dengan film bertema keluarga yang akan menghangatkan hati penonton.

Anggia mengatakan NKCTHI adalah sebuah film yang bisa menyentuh hati banyak penonton karena temanya yang universal relate dengan hubungan kaka beradik dan orangtua.

“Film ini sangat dekat dengan cerita kehidupan sehari-hari kita sebagai anak, baik menjadi kakak, anak tengah ataupun anak bontot di keluarga serta keterbatasan kita sebagai orangtua untuk mengungkapkan cinta untuk anak dan keluarga,” ujar Anggia.

Sutradara Angga Dwimas Sasongko menambahkan, NKCTHI adalah karya terbaiknya selama 15 tahun berkarir. Demi menghasilkan karya yang paling memuaskan, Angga bahkan menonton ulang semua film-film buatannya terdahulu,  kemudian mencatat segala kesalahan yang ia buat, memastikan itu tidak terulang lagi di NKCTHI.

“Aku berusaha merangkum apa yang didapat dari film-film tersebut untuk memutuskan bagaimana aku membuat film ini. Secara treatment, ini paling thoughtful,” tutur Angga.

NKCTHI juga menjadi surat cinta untuk buah hatinya karena tema keluarga sangat dekat dengan kehidupannya saat ini sebagai seorang ayah. Angga mendedikasikan NKCTHI sebagai surat cinta untuk anaknya kelak, agar dia mengetahui bahwa cinta orangtua yang sangat besar seringkali tak bisa diungkapkan dari sekadar perilaku dan ucapan.

“Ini adalah film yang personal banget buat kami. Ini juga film yang ceritanya berangkat dari teman-teman yang berbagi di Instagram NKCTHI. Ini adalah film dari kamu dan untuk kamu,” ujar Angga.

NKCTHI juga dilengkapi lagu-lagu tema yang bukan cuma berperan jadi pemanis, tapi faktor  penting yang memperkuat cerita. Lagu tema NKCTHI terdiri dari “Bitterlove” dan “Fine Today” yang dibawakan Ardhito Pramono yang berperan sebagai Kale, “Rehat” milik Kunto Aji, “Untuk Hati Yang Terluka” dari Isyana Sarasvati, “I Want to Rock n Roll” dan “Awal & Akhir” dari ARAH, “Lagu Pejalan” dari Sisir Tanah serta “Belukar Dunia” yang dibawakan Chiki Fawzi.

Film yang diangkat dari buku karya Marchella FP yang versi aslinya berisi pesan-pesan pendek. Buku tersebut berisi kumpulan tulisan yang mencerminkan pengalaman pribadi seseorang yang sederhana, namun unik dan memikat.  Pesan dalam buku itu diracik hingga menjadi sebuah cerita utuh mengenai kisah sebuah keluarga yang menyimpan sebuah rahasia.

“Awalnya aku sempat berpikir NKCTHI hanya akan dibuat short movie, ternyata oleh Visinema dibuat jadi film panjang. Aku ikut terlibat pada awal penggodokan cerita, tapi selebihnya kupercayakan pada Angga. Semoga dengan adanya film ini pesan dalam buku NKCTHI bisa lebih tersampaikan pada khalayak luas,” kata Marchella.

Film ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 2 Januari 2020. Film produksi ke-13 dari Visinema Pictures ini dibintangi oleh Rachel Amanda, Rio Dewanto, Sheila Dara, Donny Damara, Susan Bachtiar, Chicco Jerikho, Oka Antara, Niken Anjani, Agla Artalidia, Umay Shahab, Muhammad Adhiyat, Sinyo, Nayla Denny Purnama, Alleyra Fakhira Kurniawan, dan Syaqila Afiffah Putri serta musisi Ardhito Pramono.     

****

Sinopsis

Setiap keluarga punya rahasia. Angkasa (Rio Dewanto), Aurora (Sheila Dara) dan Awan (Rachel Amanda) adalah kakak beradik yang hidup dalam keluarga yang tampak bahagia. Setelah mengalami kegagalan besar pertamanya, Awan berkenalan dengan Kale, seorang cowok eksentrik yang memberikan Awan pengalaman hidup baru, tentang patah, bangun, jatuh, tumbuh, hilang dan semua ketakutan manusia pada umumnya. Perubahan sikap Awan mendapat tekanan dari orang tuanya. Hal tersebut mendorong pemberontakan ketiga kakak beradik ini yang menyebabkan terungkapnya rahasia dan trauma (luka) besar dalam keluarga mereka. Film NKCTHI akan hadir di layar lebar mulai 2 Januari 2020.

Sumber : Visinema Pictures – AZ

Cek Toko Sebelah The Series 2 Menampilkan Humor Yang Lebih Segar Dengan Deretan Pemain Baru

HOOQ layanan video-on-demand terbesar di Asia Tenggara telah meluncurkan serial drama komedi segar Cek Toko Sebelah The Series. Konten original HOOQ yang bekerjasama dengan Starvision ini hadir penghujung tahun 2019 guna menghibur para pelanggan HOOQ di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menyusul kesuksesan musim pertama yang dirilis pada akhir tahun 2018, Cek Toko Sebelah The Series musim kedua menampilkan kisah yang lebih menggelitik dan menghibur dengan beberapa tokoh baru yang memperkaya cerita.
“Kami sangat senang dapat bekerja sama kembali dengan Starvision dalam memproduksi Cek Toko Sebelah The Series 2. Peluncuran ini menegaskan komitmen kami untuk memperluas pendekatan lokal melalui kerja sama dengan studio ternama serta mengembangkan dan memproduksi lebih banyak konten original lokal dalam platform HOOQ.” ujar Tita Priadi, Head of Content HOOQ lndonesia saat peluncuran cek toko sebelah the series ke 2 di jakarta ( 12/11).
“Musim pertama mendapat respon positif dari para pelanggan HOOQ dan menjadi salah satu konten favorit. Dengan tambahan pemain dan sutradara baru baru serta kisah yang lebih menarik, kami optimis Cek Toko Sebelah The Series 2 dapat mengikuti kesuksesan musim pertama,” Ujar Hera Laxmi Devi, Head of Marketing, HOOQ Indonesia.
Kehadiran tiga komika populer lndonesia Ernest Prakasa. Soleh Solihun, dan Bene Dion sebagai sutradara baru selain Arie Kriting akan menyuguhkan kisah yang llebih berwarna dan humor yang lebih segar dalam tiap episode Cek Toko Sebelah The Series 2.
Di musim kedua ini bercerita tentang Koh Afuk yang sudah pensiun merasa bosan dengan kegiatannya berkeliling Indonesia. Ia kemudian membeli kolam ikan yang hampir ditutup oleh pemilik sebelumnya dan mengelola kolam ikan tersebut bersama Ojak, Yadi. Naryo dan beberapa karyawan baru yaitu Asui, lpeh, Abel dan Jali.

Cek Toko Sebelah The Series 2 dapat disaksikan mulai 12 Desember 2019 dengan episode baru tayang setiap minggunya. Terdiri dari total 18 episode, tiga episode pertama dapat dinikmati secara gratis melalui aplikasi HOOQ.

Sumber : HOOQ – KM

Abracadabra

  • Jenis Film : Drama
  • Produser : Ifa Isfansyah
  • Sutradara : Faozan Rizal
  • Penulis : Faozan Rizal
  • Produksi : Fourcolours Films
  • Casts : Reza Rahadian, Salvita Decorte, Butet Kartaredjasa, Dewi Irawan, Jajang C Noer, Lukman Sardi, Asmara Abigail

SINOPSIS

Lukman adalah seorang grandmaster yang sudah tidak lagi percaya pada keajaiban. Di pertunjukan sulap terakhirnya, ia berencana untuk gagal dan sekaligus pamitan ke teman-temannya kalau ia tidak akan lagi bermain sulap. Lukman mempersiapkan trik mudah dari kotak kayu milik ayahnya, ia akan memanggil seseorang dari penonton untuk masuk ke dalamnya, memakunya, ucapkan “Abracadabra!”, dan tentu saja orang tersebut masih ada di dalamnya. Tidak ada kejaiban. Tapi yang tidak dia ketahui adalah, bahwa kotak itu milik banyak penyihir besar di masa lalu, hingga akhirnya sampai ke ayah Lukman yang juga seorang grandmaster.

Pertunjukan berlangsung, dan seorang anak laki-laki yang masuk ke kotak itu pun menghilang. Lukman tidak mengerti bagaimana itu bisa terjadi. Ia juga tidak tahu bagaimana cara mengembalikan anak itu. Seorang Kepala Polisi yang sangat menginginkan kotak itu, berusaha mengejar Lukman dan menuduhnya dengan kasus penculikan anak. Kisah itu berubah menjadi permainan kucing dan tikus antara Lukman dan Kepala Polisi mantan pesulap yang ingin menangkap Lukman dan memiliki kotak itu untuk dirinya sendiri. Perjalanan Lukman untuk mulai percaya pada keajaiban kembali menjadi rumit ketika seorang perempuan, Sofnila, tiba-tiba muncul dari kotaknya. Sofnila percaya bahwa ia adalah salah satu asisten Lukito, ayah Lukman, yang dulu pernah menghilang di kotak itu.

Perjalanan selanjutnya membuat Lukman bertemu dengan beberapa penyihir teman lama ayahnya, dan ia mulai mengerti bahwa dia tidak pernah dilahirkan oleh siapa pun kecuali ayahnya yang menemukannya di dalam kotak itu. Datuk, seekor harimau Sumatera, juga terus-menerus muncul sepanjang perjalanannya. Apakah Lukman berhasil menemukan kembali anak laki-laki yang hilang dari kotak itu dan kembali percaya pada keajaiban?

Sumber : www.21cineplex.com | www.youtube.com

Doraemon the Movie: Nobita’s Treasure Island

  • Jenis Film : Animation, Adventure, Comedy
  • Produser : Dong-hoon Choi, Woo-Sung Choi, Fujiko-Pro, Jow Kim
  • Sutradara : Kazuaki Imai
  • Penulis : Genki Kawamura, Fujiko Fujio
  • Produksi : Shin Ei Animation
  • Casts : Wasabi Mizuta, Megumi Ohara, Yumi Kakazu, Tomokazu Seki, Subaru Kimura, Stanley Huang, Aoi Yuki, Saori Hayami, Masami Nagasawa, Yo Oizumi, Qianyuan Wang

SINOPSIS

Dalam kisah Doraemon kali ini, bersama Nobita, Shizuka, Gian, dan Suneo mereka memulai petualangan di Laut Karibia. Nobita adalah kapten kapal dan bertarung melawan musuhnya di atas kapal. 

Saat Shizuka diculik, dan badai menghambat perjalanan mereka. Mini-Dora membantu Nobita dan teman-teman. Dalam petualangan kali ini mereka menemukan sebuah pulau harta karun. Namun belakangan mereka menyadari itu bukanlah pulau biasa.

Sumber : www.21cineplex.com | www.youtube.com

 

Milea “Suara dari Dilan”

Pemain film Milea Suara dari Dilan juga masih sama diperankan oleh Iqbal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea.

Seri Milea dibuka dengan kisah masa kecil Dilan yang tinggal di Timor Leste. Dilan adalah sosok pria kecil yang bandel dan konyol. Ia harus meninggalkan Timor Leste karena ayahnya yang tentara, harus pindah tugas. Kala beranjak dewasa, tahun 1990 Dilan masuk dalam geng motor di Bandung. Dalam masa-masa putih abu-abu itulah Dilan mengenal sosok Milea yang kemudian menjadi pacaranya.

Selengkapnya, tonton di bioskop kesayangan kamu, mulai 13 Februari 2019.

Sumber : www.tribunnews.com | www.youtube.com