pengantin spanyol

Ritual Pengantin Injak Pecahan Kaca Tajam

pengantin spanyol

Sumber : www.citizen6.liputan6.com

Pernikahan merupakan acara yang sakral dan hanya sekali untuk seumur hidup. Di dalamnya terdapat berbagai macam ritual adat tergantung budaya dan adatnya masing-masing.Misalnya di Jawa. Para pengantin harus melakukan beberapa tahapan ritual rumit yang harus dijalani.

Mulai dari melamar, mengantarkan seserahan, pemasangan tarub dan bleketepe, siraman, midodareni dan lainnya. Rumit. Masing-masing tahapan itu mengandung ajaran dan filosofi tinggi bagi kedua calon mempelai.

Namun di Spanyol ritual pernikahan terkenal sangat unik dan cukup menngerikan. Salah satu ritual yang mendebarkan itu adalah ketika mempelai perempuan harus menginjak pecahan botol yang tajam-tajam.

Ritual ini dilakukan di hadapan semua tamu undangan. Ritual ini menggambarkan kondisi kehidupan pernikahan yang akan dijalani kedua mempelai. Di dalam ritual ini  ada dua bagian pecahan kaca yang harus dilewati oleh kedua mempelai. Masing-masing menggambarkan ketakutan, tantangan dan kesulitan yang harus mereka atasi selama mengarungi bahtera rumah tangga.

Sumber : www.citizen6.liputan6.com

banteng

Kejar Banteng, Inilah Tradisi Tahunan Paling Unik di Spanyol

banteng

Sumber : www.plus.kapanlagi.com

Setiap daerah pasti punya tradisi masyarakat lokal yang selalu diadakan pada periode tertentu. Sama seperti di negara kita, masyarakat di negara Spanyol juga memiliki tradisi populer yang dilaksanakan setiap tahun.

Tradisi yang selalu diikuti oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Spanyol ini mereka jadikan tantangan stamina tersendiri, khususnya bagi pria. Bagaimana tidak, tradisi yang agendanya mengejar dan berduel menaklukkan banteng ini tidak hanya membutuhkan kekuatan seorang laki-laki saja lho. Namun, membutuhkan ketangkasan dan kecerdikan pula.

Festival yang selalu diadakan saat musim panas ini tidak hanya melibatkan masyarakat lokal saja. Namun, acara ini juga menjadi agenda tersendiri bagi turis asing. Sehingga, tak heran bila pada musim tersebut hampir sebagian besar moda transportasi tujuan Spanyol selalu penuh.

Acara ini memang asyik untuk diikuti karena selain bisa melatih stamina dan ketangkasan sekaligus. Para peserta atau penonton festival ini juga bisa menikmati seluruh pemandangan pusat kota yang dijadikan rute banteng menuju arena di stadion setempat. Apalagi, setiap peserta atau penonton diharuskan mengenakan kostum setelah berwarna putih dengan tambahan aksesoris syal atau ikat pinggang kain yang berwarna merah.

Meskipun tradisi ini dianggap unik, namun banyak juga masyarakat dari luar negara tersebut yang menganggapnya sebagai sebuah acara tahunan yang brutal dan kejam. Wah, mengapa begitu? Yap, ini dikarenakan ratusan banteng yang dilepas secara massal di jalanan kota ini diintimidasi oleh jutaan orang.

Belum lagi, banteng ini dipaksa berlari, dikejar, ditangkap dan ditaklukkan di sebuah arena. Sehingga, tak heran kalau setiap tahun pasti ada saja korban dari peserta dan binatang dalam festival ini. Setidaknya, sekitar 50an orang dan ratusan banteng yang terluka parah akibat festival ini setiap tahunnya. Nah, bagaimana kalau menurutmu sendiri? Apakah festival ini ada unsur kekejamannya?

Sumber : www.plus.kapanlagi.com

 

budaya

Topi Anti Contek Ala Thailand

budaya

Sumber : www.boombastis.com

Mencontek ternyata jadi wabah yang mendunia, termasuk pula di Thailand. Tapi, kebiasaan buruk ini sepertinya berangsur-angsur turun setelah pihak-pihak terkait di sana memberlakukan regulasi khusus. Ya, mereka yang sedang menempuh ujian harus memakai topi mirip kacamata kuda ini untuk menghindari aksi saling contek.

Aksi ini cukup sukses karena siswa memang jadi sangat susah untuk mencontek. Tapi, ketika foto di atas di-post di media sosial, netizen pun protes. Alasannya, topi tersebut mirip dengan milik kuda, alhasil, kesannya seperti merendahkan para siswa. Regulasi ini sendiri katanya sudah dihilangkan karena banyaknya protes yang ada.

Sumber : www.boombastis.com

budaya

Meugang

budaya

Sumber : www.halomoney.co.id

Meugang merupakan tradisi khas masyarakat Aceh yang sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam di masa Kerajaan Aceh dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda. Ketika itu Sultan Iskandar Muda memotong hewan dalam jumlah banyak dan dagingnya dibagikan ke seluruh masyarakat, menjelang kedatangan Ramadhan.

Masyarakat Aceh menggelar tradisi Meugang selama tiga kali dalam setahun, yaitu saat Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha. Menyambut Ramadhan, tradisi Meugang berlangsung satu hari sebelum Ramadhan di areal pedesaan. Sedangkan di Aceh perkotaan, Meugang berlangsung dua hari sebelum bulan puasa.

Dalam tradisi ini, masyarakat Serambi Mekkah akan memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu sebagai bentuk rasa syukur selama 11 bulan mencari nafkah.

Selain kambing dan sapi, ayam dan bebek juga ikut disembelih. Daging dimasak dirumah, setelah itu masyarakat Aceh berbondong membawa hidangan ke mesjid untuk dimakan bersama-sama tetangga.

Sumber : www.halomoney.co.id

gyru

Gyaru

gyru

Sumber : www.makinseru.com

Berasal dari kata bahasa Inggris, ‘gal’, gyaru adalah mereka gadis-gadis muda yang mewarnai rambut mereka dengan nuansa perak dan pirang serta make up yang memberikan kesan kulit lebih gelap namun colorful. Penganut style Gyaru lebih sering menampilkan kesan seksi mereka. Gyaru sendiri memiliki banyak macam style.

Salah satunya adalah kogyaru, di mana gadis-gadis SMA di Jepang tampil dengan seragam sekolah seksi dan mewarnai rambut jadi pirang. Lalu ada ganguro, mereka yang memakai riasan gelap, bibir putih dan stiker warna-warni di wajah. Yang lebih gila lagi adalah Yamanba, di mana para gadis Jepang tampil dengan dandanan konyol dan aksesoris penuh warna yang kontras dengan riasan gelap.

Sumber : www.makinseru.com

nyadran

Nyadran

nyadran

Sumber : www.halomoney.co.id

Nyadran atau disebut juga Nyekar, merupakan tradisi khas masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur ketika mendekati bulan puasa Ramadhan. Nyadran berasal dari bahasa Sanskerta yaitu sraddha yang berarti keyakinan.

Masyarakat Jawa memaknai Nyadran dari kata sadran yang berarti ruwah sya’ban. Yaitu, bulan sebelum Ramadhan datang yang ditandai dengan tradisi membersihkan makam keluarga dan kerabat. Di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, tradisi nyadran masih banyak dilakukan. Areal makam umum ramai oleh keluarga yang datang untuk membersihkan makam-makam keluarga atau orangtua mereka, menaburkan bunga dan berdoa.

Sumber : www.halomoney.co.id

jepang

Dekotora

jepang

Sumber : www.makinseru.com

Jika supir truk di Indonesia mungkin lebih senang menggambar bak truk dengan sosok wanita dan tulisan menggelitik seperti ‘Kutunggu Jandamu’ atau ‘Tak Pulang Tak Ada Uang’, maka supir truk di Jepang menghabiskan waktu (dan uang mereka) untuk mendekorasi truk.

Dikenal dengan nama Dekotora (kombinasi kata bahasa Inggris ‘decoration’ dan ‘truck’), mereka membuat truk dihiasi lampu sampai kotak-kotak desain super rumit. Tata cahaya terang, terutama di malam hari pasti membuat Dekotora menjadi bahan perhatian. Bagaimana jika tukang antar paket kilat memiliki alat transportasi seperti ini?

Sumber : www.makinseru.com

batik

BATIK BUDAYA ASLI INDONESIA YANG MENDUNIA

batik

Sumber : www.pusakapusaka.com

Batik Budaya Asli Indonesia yang saat menjadi busana khas dari negara Indonesia. Batik tidak hanya sekedar kain tradisional dengan beragam corak. Didalam batik juga mengandungsejarah dan nilai – nilai tradisi dari bangsa Indonesia yang sangat berharga. Jika dibandingkan dengan kain – kain biasa batik lebih memiliki nilai seni yang sesuai untuk semua kalangan.

Kain batik digunakan sebagai pakaian yang umumnya dipakai ketika ada acara formal. Kain Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Sejak 2 Oktober 2009 UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kebudayaan asli Indonesia. Pengakuan internasional mebuat bangsa Indonesia bangga akan budaya batik dan tetap melestarikan keberadaan batik dengan semakin luas di Nusantara.

Sebagai upaya untuk menjaga kelestarian budaya batik dengan mewujudkan kecintaan pada batik dalam menggunakannya sebagai busana. Apalagi sekarang perkembangan batik semakin pesat dan memunculkan motif – motif batik yang beragam sehingga mudah dalam pemilihan corak batik sebagai busana. Selain itu upaya menunjukkan kecintaan pada batik adalah dengan mengetahui jenis – jenis kemudian mengtahui akan sejarah batik dan mengetahui cara membatik. Batik merupakan budaya yang berasal dari tanah Jawa yakni Yogyakarta dan akhirnya menyebar keseluruh daerah Jawa Tengah seperti Pekalongan, Magelang, dan daerah lainnya. Seiring dengan perkembangan jaman busana batik semakin muncul dengan berbagai jenis corak dan juga desain pakaian yang cantik dan menarik.

Sumber : www.pusakapusaka.com 

minum darah

Festival minum darah di Nepal

minum darah

Sumber : www.merdeka.com

Festival minum darah. Mendengar kalimat tersebut rasanya ngeri, apalagi membayangkan seseorang melakukannya. Tetapi bagi orang-orang Nepal, minum darah adalah suatu tradisi yang wajar dilakukan.

Darah yang diminum tepatnya adalah dari yak (sejenis sapi). Penduduk desa di Nepal percaya bahwa darah yak baik bagi pencernaan namun tidak semata-mata langsung dicerna oleh manusia.

Setiap sekali atau dua kali dalam setahun, penduduk desa pun rela menyusuri perbukitan tempat yak berkumpul. Mereka membangun tenda sekitar seminggu, menangkap yak, pelan-pelan mengiris pembuluh darah di leher yak kemudian menempatkan darah yang mengalir di gelas, lalu meminumnya selagi masih hangat.

Sumber : www.merdeka.com

yunani

Dilarang mengacungkan jempol tangan di Yunani

yunani

Sumber : www.ns3.infospesial.net

Ada beberapa isyarat tangan yang dianggap tak sopan. Misalnya jari tengah, dan beberapa isyarat lain. tapi di Yunani, Anda jangan coba-coba mengacungkan jempol. Bila di negara lain acungan jempol berarti bagus, maka di Yunani sebaliknya. Mengacungkan jempol pada orang lain dianggap kasar dan sangat tak sopan. Hati-hati dengan jempolmu ya bila di Yunani.

Sumber : www.ns3.infospesial.net