Akulaku Finance dan Bank Yudha Bhakti menyerahkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Pemprov DKI Jakarta Tangani COVID-19

Akulaku Finance Indonesia dan Bank Yudha Bhakti menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan guna membantu pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam menangani COVID-19. Alat kesehatan tersebut terdiri dari Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yakni 100 buah coverall, 14,450 buah surgical mask, 450 buah safety google, 15,500 buah medical gloves, 500 buah shoe cover beserta 82 galon hand sanitizer.
Efrinal Sinaga selaku Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia dalam keterangan nya ” Bantuan alat kesehatan merupakan salah satu bentuk apresiasi kami kepada para pejuang kemanusiaan dan relawan melalui kerja sama dengan pemerintah khususnya pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penanganan COVID-19. Kami berharap dengan bantuan peralatan tersebut dapat menjadi salah satu upaya dalam menjaga dan meningkatkan perlindungan serta keselamatan para tenaga medis dan relawan sebagai garda terdepan dalam memerangi COVID-19″.
Bantuan alat kesehatan tersebut juga terwujud atas kerja sama dengan Bank Yudha Bhakti, selaku partner kerja sama pembiayaan channeling dengan Akulaku Finance Indonesia yang telah terjalin sejak bulan Mei 2019. Bank Yudha Bhakti telah menyalurkan kredit pembiayaan kepada nasabah melalui channeling dengan Akulaku Finance Indonesia lebih dari Rp 470 miliar dengan total 400 ribu nasabah kredit dengan NPL dibawah 0.5%. Ini merupakan salah satu langkah digitalisasi Bank Yudha Bhakti setelah PT Akulaku Silvrr Indonesia menjadi salah satu pemegang saham nya.
“Tahun 2020, Bank Yudha Bhakti akan fokus untuk digitalisasi, baik dari sisi kredit maupun funding, dengan mengembangkan IT untuk memberikan berbagai layanan perbankan berbasis digital kepada nasabah kami,” ucap Januar Arifin selaku Sekretaris Perusahaan Bank Yudha Bhakti.

Bantuan diserahkan di balai kota pemerintah Provinsi DKI Jakarta oleh tim terkait. Yang nanti nya akan disalurkan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Rumah Sakit rujukan COVID-19 yang membutuhkan.
Diharapkan lewat bantuan yang telah dilakukan oleh Akulaku Finance Indonesia dan Bank Yudha Bhakti dapat mendorong upaya-upaya dari kawan-kawan industri keuangan dan non keuangan lainnya yang untuk membantu dan bahu membahu dalam memerangi COVID-19 di Indonesia.

Sumber : Akulaku Finance Indonesia – KM

MPR Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Lima Langkah Cegah Covid-19

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI H Bambang Soesatyo mengajak masyarakat Indonesia disiplin melakukan lima langkah pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 di Tanah Air. Hal itu disampaikan Bambang dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (2/4).

Menurut Bambang, lima hal kedisiplinan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia adalah di rumah saja, dilarang berdekatan dan berkumpul, cuci tangan pakai sabun dan jangan menyentuh wajah, tidak mudik dan tidak piknik, jika sakit gunakan telemedis atau datangi fasilitas kesehatan terdekat.

Apabila warga dapat mengikuti anjuran Pemerintah tersebut, maka rantai penularan virus SARS-CoV-2 atau corona dapat terputus sehingga Warga Negara Indonesia dapat terbebas dari Covid-19.

Lebih lanjut, Ketua MPR juga mengajak segenap elemen bangsa Indonesia untuk bersama-sama membangun optimisme bahwa bangsa Indonesia pasti bisa melewati situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

Dalam hal ini, MPR memberikan dukungan penuh kepada upaya-upaya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam menghadapi pandemi Covid-19, dan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung kinerja gugus tugas itu.

Kemudian yang terakhir, kehadiran negara bersama rakyatnya yang selalu optimis dan memberi dukungan penuh maka persoalan pandemi Covid-19 dapat segera dilewati dengan baik.

Sumber : Agus Wibowo (Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan RI)

Doni Monardo Bersama Ketua MPR, Mengajak Masyarakat Gotong Royong dan Bersatu Melawan Covid-19

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengajak masyarkat dan semua pihak di Indonesia untuk bersama-sama bergotong royong dan bersatu padu dalam melawan pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Doni dalam konferensi pers usai menjamu Ketua MPR Bambang Soesatyo di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Kamis (2/4).

Doni yang juga menjabat sebagai Kepala BNPB tersebut mengatakan bahwa perbincangan bersama Ketua MPR RI beserta rombongannya guna memberikan dukungan moril dan menyepakati untuk bersama-sama mengajak seluruh elemen bangsa bersatu dan bergotong royong sebagai kekuatan bangsa dalam menghadapi wabah Covid-19.

Selain itu, Doni Monardo dan Bambang Soesatyo sepakat bahwa seluruh elemen bangsa untuk meningkatkan persatuan dan meninggalkan ego sektoral masing-masing. Dengan bersatu padunya seluruh elemen bangsa dari para pemimpin hingga lingkup terkecil di masyarakat bisa menciptakan kekuatan untuk mendorong moril bangsa.

Dengan adanya kekuatan persatuan, kata Doni, bisa memberikan optimisme pada bangsa sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuh dan membantu terhindar dari Covid-19.

Selain itu Doni juga meenkankan pentingnya meningkatkan disiplin individu maupun disiplin kolektif dalam mematuhi kebijakan pemerintah dalam rangka pencegahan Covid-19. Doni meminta kepada masyarakat untuk saling mengingatkan dan bersama-sama menghindari ancaman virus. Bagaimanapun juga, kata Doni, langkah pencegahan menjadi prioritas utama dalam penanganan virus SARS-CoV-2 atau corona.

Doni juga berharap para petugas di lapangan baik itu tenaga medis maupun aparatur pemerintahan di daerah untuk meningkatkan keterampilan dalam memahami dan mencegah penyebaran Covid-19. Doni yang juga merupakan Kepala BNPB menyebut para kepala desa memiliki peran yang besar dalam upaya-upaya pencegahan agar warganya di desa terhindar dari wabah virus.

Ketua MPR Bambang Soesatyo berharap seluruh pejabat negara turut turun tangan tampil di hadapan publik untuk menenangkan masyarakat sekaligus memberikan kepercayaan kepada rakyat bahwa negara hadir dan mampu menghadapi persoalan pandemi COVID-19.

Sumber : Agus Wibowo (Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)

Penyelenggaran Haji Tahun Ini Tunggu Keputusan Resmi Saudi

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Muhajirin Yanis menegaskan pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait kelanjutan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Hal itu ia sampaikan merespon permintaan otoritas Arab Saudi kepada umat Islam di seluruh dunia untuk menunda sementara rencana Ibadah Haji tahun ini usai terkait wabah virus corona.

Muhajirin menegaskan otoritas Arab Saudi belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait keberlanjutan penyelenggaraan haji tahun ini. Ia menyatakan sampai saat ini Kemenag belum mendapatkan perkembangan terkait keputusan penyelenggaraan haji oleh Saudi.

Meski begitu, Kemenag tetap melakukan persiapan penyelenggaraan haji 2020 sampai saat ini. Calon jemaah akan diperkirakan mulai masuk asrama haji pada 25 Juni 2020 dan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2020.

Ia meminta agar calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini untuk selalu menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah nantinya.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Jakarta Didukung untuk Terapkan Karantina Wilayah

Semakin tingginya jumlah masyarakat yang terinfeksi virus corona di Ibu Kota, secara tidak langsung menuntut pemerintah untuk mengambil langkah serius dalam upaya penanganan. Opsi karantina wilayah atau lockdown disebut-sebut harus segera dilakukan.

Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan karantina wilayah. Namun keputusan tersebut harus diikuti oleh jaminan ekonomi kepada rakyat Jakarta.

“NasDem mendorong yang terbaik tapi syaratnya ada kesepahaman kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah DKI Jakarta, ini nggak boleh beda tentang bencana COVID-19 ini,” ujar Ketua Fraksi NasDem DKI, Wibi Andrino saat dihubungi di Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Wibi meminta pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan untuk rakyat. Serta subsidi listrik diberikan semasa karantina berlangsung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan pihaknya saat ini tengah membahas kemungkinan penerapan karantina wilayah di Jakarta. Hal tersebut juga telah masuk pembahasan Anies bersama Forkopimda, dalam hal ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bersama Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya.

Sumber : www.harianterbit.com

Optimalisasi Bisnis PEER TO PEER LENDING di Tengah Pandemi Covid-19

Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus corona, semakin meluas di penjuru dunia. Hal ini memberikan dampak yang bervariasi pada banyak sektor bisnis termasuk bisnis Peer to Peer Lending. Akan tetapi, masih ada cara untuk melakukan optimalisasi di binis Peer to Peer Lending di tengah wabah ini, salah satunya adalah memperkuat mitigasi untuk meminimalisir resiko dengan melakukan penyesuaian pada algoritma dari Artificial Intelligence yang dikembangkan oleh Crowdo Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah melalui website resmi https://www.covid19.go.id/ pada hari Kamis (26/03/2020), saat ini terdapat 790 kasus positif virus Corona di Indonesia dan 472,529 kasus positif secara global. Kondisi ini memberikan dampak yang cukup signifikan di beberapa sektor industri seperti perdagangan, pariwisata dan hiburan. Sektor pariwisata dan hiburan menjadi salah satu sektor yang mengalami penurunan signifikan setelah pemerintah mengeluarkan imbauan untuk tidak melalukan aktifitas di luar ruangan dan juga larangan berpergian ke beberapa negara yang telah terindentifikasi Covid-19.

Tantangan yang dihadapi antara lain adalah perubahan standar operasional pada aktifitas pendistribusian barang serta adanya pelemahan permintaan.  Kondisi ini pun mempengaruhi bisnis Peer to Peer Lending yang berhubungan langsung dengan perusahaan – perusahaan yang terdampak kondisi ini. Efek dari pandemic ini disadari betul oleh Chief Commercial Officer Crowdo Indonesia Ikram Jeihan. “Saat ini belum ada dampak signifikan terhadap bisnis Crowdo, pembayaran kewajiban borrower kami masih sesuai jadwal jatuh tempo yang ditetapkan. Namun, kami telah mengantisipasi potensi risiko yang akan terjadi. Tim kami telah merumuskan beberapa strategi bisnis yang telah disesuaikan dengan kondisi saat ini agar layanan kepada pihak terkait tetap optimal,” sebutnya.

Untuk mengantisipasi dampak buruk Covid-19 pada bisnis P2P, Ikram menjelaskan bahwa Crowdo Indonesia sebagai salah satu P2P Lending yang telah mengantongi izin penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah melakukan mitigasi risiko terhadap kondisi bisnis saat ini. Salah satunya dengan cara melakukan penyesuaian algoritma Artificial Intelligence, sehingga para lender mendapatkan informasi yang komprehensif sebelum memutuskan untuk mendanai di platform Crowdo.

“Ada beberapa penyesuaian algoritma pada bisnis yang terdampak di sistem Artificial Intelligence kami. Ini bentuk komitmen kami di tengah pandemi Covid-19 agar para calon lender mendapatkan info terkini dan juga komprehensif sebelum memutuskan,” tambah Ikram.
Di tengah pandemi Covid-19 ini keselamatan dan kesehatan pegawai pun menjadi sorotan utama bagi Crowdo Indonesia agar layanan tetap berjalan dengan baik. Keunggulan Crowdo dalam segi teknologi menjadi kunci. Seperti yang dijelaskan oleh Ikram, “Bisnis akan berjalan seperti biasa dengan mengoptimalkan teknologi yang ada sehingga layanain kami kepada Lender dan Borrower tetap terjaga.”

Sementara itu, Crowdo Indonesia tetap berjuang bersama untuk mewujudkan mimpi para pelaku UMKM di Indonesia dengan tetap aktif dan membuka kesempatan sebesar-besarnya pada para lender dan calon lender untuk tetap menstabilkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Crowdo Indonesia menawarkan return hingga 24% per tahun untuk calon lender dan juga beberapa program menarik bagi lender yang aktif sepanjang tahun. Ini berbanding lurus dengan meningkatnya persentase keberhasilan Crowdo Indonesia dalam hal pendaan ke UMKM sejak Januari 2019 ke Januari 2020 hingga 500 persen. “Bagi Crowdo Indonesia setiap UMKM pantas mendapatkan pendanaan dan setiap individu pantas mendapatkan akses untuk menjadi pendana. Semuanya bisa menjadi pahlawan,” tutup Ikram.

Sumber :  www.crowdo.co.id – MS

Kemendagri Pastikan Rapid Tes Sudah Ada di Seluruh Puskesmas di Jakarta

Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal Za mengatakan bahwa rapid test kit atau alat tes cepat pemeriksaan COVID-19 telah tersebar di puskesmas-puskesmas di wilayah DKI Jakarta.

Ia mengatakan rapid test nantinya akan diprioritaskan bagi warga yang masuk dalam daftar kontak tracing atau mereka yang pernah melakukan kontak terdekat dengan pasien positif COVID-19.

Alat rapid test ini, diakuinya memang masih terbatas sehingga masyarakat yang memiliki gejala ringan hingga sedang diminta untuk memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.

Sebanyak 125 ribu rapid test kit atau alat tes cepat telah didistribusikan ke 34 provinsi.

Tahap pertama pemeriksaan cepat akan dilakukan untuk orang yang sempat melakukan kontak terdekat dengan kasus positif, kemudian untuk petugas kesehatan yang terlibat dalam layanan langsung COVID-19.

Jika alat tes cepat yang datang kembali sudah cukup banyak, akan mulai dilakukan pemeriksaan berbasis kewilayahan, seperti Jakarta Selatan.

Sumber : www.harianterbit.com

Pemkab Hentikan Sementara Kegiatan Kantor Pemerintahan

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, mengeluarkan surat edaran terkait penghentian sementara kegiatan perkantoran dan pelaksanaan work from home (WFH) dalam upaya pencegahan penyebaran COVID -19.

Dalam surat edaran (SE) No.878/SE/2020 ini, Bupati Husein Murad menegaskan,  kegiatan pemerintahan yang ada di kantor perwakilan Mitra Praja, Sunter Jakata Utara, kantor kabupaten di Pulau Pramuka, perkantoran di Pulau Karya maupun kantor kecamatan dan kelurahan di Kepulauan Seribu ditiadakan sementara mulai  23 Maret hingga 2 April.

Untuk administrasi surat menyurat, Husein menyarankan agar dilakukan melalui email di alamat masing-masing sekretariat kabupaten, SKPD dan UKPD.

Sumber : www.beritajakarta.id

Terminal Terpadu Pulogebang Disemprot Disinfektan

Area Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, dilakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan, Jumat (20/3) sore. Ini merupakan upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Petugas gabungan yang melakukan penyemprotan langsung disebar ke  sejumlah titik di area terminal bua terbesar di Asia Tenggara ini. Seperti bagian lantai dasar hingga lantai tiga terminal. Kemudian eskalator, tangga, lift, akses keluar masuk, jalur kedatangan dan pemberangkatan, area parkir, tempat parkir bus, dan masjid.

Kepala UPT Terminal Terpadu Pulogebang, Bernard Octavianus Pasaribu  mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Apalagi di area ini setiap hari banyak dipenuhi orang yang akan pergi dan datang dari dan ke keluar kota. Rata-rata jumlah penumpang sekitar 2.000 dengan jumlah armada 200 – 240 bus.

Diakui Bernard, dampak dari kasus COVID-19 membuat jumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang mengalami penurunan antara 100 sampai 200 penumpang per hari.

Sumber : www.beritajakarta.id

Gedung Balai Kota Disemprot Cairan Disinfektan

Upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Seperti membersihkan area kompleks Gedung Balai Kota menggunakan cairan disinfektan, Rabu (18/3).

Staf Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta, A Dwi Nofijianto mengatakan, hari ini pembersihan dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di Gedung Blok G Lantai 4, 7, 13, 14 dan 15 serta Gedung Blok F Lantai 2.

“Penyemprotan dilakukan berdasarkan permintaan masing-masing bidang ke Biro Umum melalui surat permohonan sterilisasi. Setelah kami terima, langsung ditindaklanjuti,” ujarnya usai melakukan penyemprotan di Gedung Blok F Lantai 2.

Untuk hari ini, sambung Dwi, pihaknya sudah menghabiskan 500 mililiter pemutih yang dicampur dengan 10 liter air.

Dia menambahkan, untuk esok hari, penyemprotan cairan disinfektan di kompleks Balai Kota masih akan dilanjutkan.

Sumber : www.beritajakarta.id