Sudin Dukcapil Jakbar Terapkan Penerbitan Akta Kelahiran Elektronik

Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat, telah menerapkan penerbitan akta kelahiran dan kematian elektronik yang menggunakan barcode.

Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Barat, Rosyik M mengatakan, akta kelahiran dan kematian elektronik yang menggunakan barcode ini telah diterapkan pada 20 dari 56 kelurahan di Jakarta Barat.

Ditambahkan Rosyik, penertiban akta kelahiran dan kematian elektronik dengan barcode ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat yang hendak mengurus dokumen administrasi kependudukan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Kualitas Udara Jakarta Kamis Pagi Masih Tak Sehat

Kualitas udara Ibu Kota DKI Jakarta pada Kamis pagi pukul 07.00 WIB mulai membaik dibandingkan pukul 04.00 WIB dini hari, yaitu menurun dari angka 152 kategori tidak sehat dengan parameter PM2.5 konsentrasi 56,7 ug/m3 b, menjadi 135.

Namun, masih termasuk pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan parameter PM2.5 konsentrasi 49,4 ug/m3 berdasarkan US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara. Berdasarkan laman resmi AirVisual, seperti dilansir Antara kualitas udara di wilayah Mangga Dua Selatan, tercatat paling buruk pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif di antara wilayah lain di DKI Jakarta, yaitu pada angka 142 dengan konsentrasi parameter PM2.5 sebesar 52,1 ug/m3.

Sumber : www.tirto.id

Pemprov DKI Gali Ide Kreatif Pengelolaan Transportasi

Sumber Foto : www.beritajakarta.id

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Smart City berkolaborasi dengan Co Hive menggelar diskusi Ngobrol Jakarta yang mengangkat tema “Pengelolaan Transportasi untuk Langit Biru Jakarta” di JSC Hive Coworking Space, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 80 peserta yang terdiri dari masyarakat umum, komunitas kreatif, dan non government organization (NGO).

Diskusi menghadirkan sejumlah pembicara berkompeten dari Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Jakarta Smart City, dan salah satu startup di bidang transportasi. 

Public Relations Lead Co Hive, Intan Cinditiara mengatakan, Ngobrol Jakarta bertujuan untuk mengundang ide-ide kreatif publik, khususnya anak-anak muda dalam berkontribusi memecahkan permasalahan yang ada di Jakarta terkait pengelolaan transportasi.

Intan menambahkan, melalui diskusi ini juga dapat menjawab pertanyaan dan asumsi yang berkembang di masyarakat terkait pengelolaan transportasi dan kaitannya dengan kualitas udara. 

Sumber : www.beritajakarta.id

939 Pedagang Pasar Rumput Segera Tempati Kios Baru

Mulai Agustus nanti, 939 pedagang Pasar Ramput, Jakarta Selatan, akan menempati kios baru. Perumda Pasar Jaya segera melakukan proses pemindahan pedagang dari tempat penampungan sementara (TPS) ke kios yang sudah rampung direnovasi.

Asisten Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Amanda Gita Dinajar mengatakan, sebelum pemindahan pihaknya sudah melakukan pengundian tempat kepada 939 pedagang.

Ia menjelaskan bangunan pasar yang baru direnovasi terdiri dari tiga lantai dan memiliki 1.510 kios. Nantinya para pedagang wajib membayar listrik, air dan retribusi biaya pengelolaan pasar (BPP).

Amanda mengatakan, setelah bangunan pasar rumput diserahterimakan dari kementerian PUPR kepada Pemprov DKI, pihkanya  akan memberlakukan hak pakai atas tempat usaha para pedagang.
Sumber : www.beritajakarta.id

Dinas KPKP Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan monitoring dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai tempat penampungan mulai 29 Juli-9 Agustus 2019.

Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran hewan kurban yang terkena penyakit.

Sementara, Kepala Pusat Pelayanan Kesehatan dan Peternakan (Pusyankeswannak) Dinas KPKP DKI Jakarta, Renova Ida Siahaan menuturkan, dalam pelaksanaan monitoring akan diturunkan tim yang terdiri dari petugas Pusyankeswannak, Suku Dinas KPKP di masing-masing wilayah, serta Satlak di setiap kecamatan.

Ia menambahkan, jika ditemukan hewan dalam kondisi sakit dan tidak layak kurban maka pedagang akan langsung diminta untuk tidak menjualnya sebagai hewan kurban.

Sumber : www.beritajakarta.id

Upaya Pencegahan Kanker, Anies Pastikan Pemprov DKI Dukung Penuh

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri Gala Dinner Malam Budaya Betawi Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis(25/7). Gubernur datang didampingi istri sekaligus ketua Dekranasda Provinsi DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis. 

Dalam kesempatan itu Anies menjelaskan bahwa Pemprov DKI siap mendukung penuh serta akan terus memfasilitasi kebutuhan dari Yayasan Kanker Indonesia untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan kanker secara promotif, preventif dan supportif.

Dukungan yang ditunjukkan salah satunya pada malam gala dinner tersebut Pemprov DKI melalui Dekranasda dan Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta mendukung tradisi Betawi.

Selain itu Gubernur juga mencontohkan dukungan konkrit Pemprov DKI yakni memberikan hibah kepada Yayasan Kanker Indonesia.
Sumber : www.beritajakarta.id

Rayakan 25 Tahun Sister City, Pemprov DKI Jakarta dan MRT Jakarta Hadirkan Mural Persahabatan Berlin – Jakarta

Sumber Foto : www.detak.co

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan MRT Jakarta bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan iMural kembali mempercantik salah satu sisi terowongan di Jalan Kendal, Jakarta Pusat, dengan Seni Mural. Kolaborasi bertajuk “Mural Persahabatan” ini merupakan salah satu bagian perayaan 25 tahun hubungan sister city Jakarta-Berlin. Mural bertema Persahabatan dan Kolaborasi ini akan melibatkan seniman, desainer, dan arsitek ternama asal Berlin, Snyder. Snyder akan berkolaborasi dengan salah satu seniman ternama Jakarta, Darbotz, yang karyanya telah menghiasi berbagai sudut ruang publik Jakarta, dari jalanan hingga galeri-galeri seni.

Terowongan Jalan Kendal yang menghubungkan moda transportasi publik seperti MRT Jakarta, kereta Commuterline, bus Transjakarta, dan Kereta Api Bandara, membuat lokasi ini strategis karena banyak dilewati pejalan kaki. Menurut Plt. Ketua DKJ, Danton Sihombing, Terowongan Jalan Kendal menjadi salah satu contoh wajah baru Jakarta. “Ruang untuk pedestrian yang luas di Jalan Kendal ini sekaligus menjadi penanda peradaban kota modern. Dengan tambahan karya mural yang menghiasai terowongan, diharapkan akan menjadi salah satu karya seni di ruang publik yang dapat diakses dan diapresiasi secara luas oleh masyarakat, serta juga dapat menjadi salah satu model untuk “city beautification” di beberapa titik di Jakarta.” terang Danton.

Sementara menurut Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, MRT mendukung kegiatan ini karena selaras dengan peran MRT sebagai operator utama kawasan berorientasi transit, yang bukan cuma menjadi pusat perpindahan warga, namun menjadi titik pusat aktivitas perkotaan. Selain itu kawasan ini juga dekat dengan rencana pembangunan Taman Dukuh Atas sebagai ruang berinteraksi dengan berbagai macam spot menarik. “Masyarakat dapat memanfaatkan seni mural ini sebagai titik berkumpul, bersosialisasi, dan menjadi tempat swafoto sehingga semakin banyak warga yang mengunjungi tidak hanya stasiun tapi juga kawasan transitnya sehingga tumbuh budaya publik multimoda.” jelas William.

Hal ini konsisten dengan pesan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, tentang pengembangan ruang ketiga (ruang interaksi) yang merupakan ruang untuk menyalurkan ekspresi seni dan budaya, serta selaras dengan pesan yang ingin disampaikan dalam konsel City 4.0 dimana kota bertindak sebagai penyedia platform dan masyarakat sebagai co-kreator.

Pengerjaan Mural sendiri akan dilaksanakan mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2019. Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Anies telah meresmikan pembuatan Mural di sisi utara terowongan Jalan Kendal pada 21 Juni 2019 lalu dengan tema Wajah Baru Jakarta. Pengerjaan Mural tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-492. Pengerjaan Mural kali ini dilakukan di sisi selatan (sebelah kanan dari arah stasiun MRT). Mural akan dikerjakan pada sisi dinding dengan panjang ± 32 meter dan tinggi 3,7 meter.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap mural kolaborasi antara kedua seniman ini mampu memberikan inspirasi dan motivasi dalam mengembangkan berbagai kerjasama yang bermanfaat bagi masyarakat kedua kota/negara dengan latar belakang berbeda.

Sumber : www.ppid.jakarta.go.id – MS

Lewati Target, 7000 Mitra Warteg Telah Bergabung Dalam Platform WAHYOO

Wahyoo, startup perusahaan sosial yang berfokus pada digitalisasi dan modernisasi warung tegal (warteg) melalui platform teknologi, menaikkan target rekruitmen mitra warteg Wahyoo dari semulanya 5000 menjadi 13.000, sampai dengan akhir tahun 2019. 

Dalam waktu cukup relatif singkat, Wahyoo berhasil melewati target awal tersebut dikarenakan animo yang cukup tinggi dari para pengusaha warteg, yang menyambut antuasias kehadiran platform Wahyoo.

Didirikan oleh Peter Shearer pada Juni 2017, Wahyoo bertujuan untuk memberdayakan cost efficiency dan pengembangan revenue pengusaha warteg di Indonesia melalui platform teknologi serta program pemberdayaan usaha mikro bisnis tersebut. Beberapa contoh penerapannya adalah dengan pengadaan supply chain, membantu menciptakan model bisnis yang baru, dan penerapan program lokakarya Wahyoo Academy untuk meningkatkan kualitas pelayanan konsumen di tiap warteg.

Wahyoo telah menerima pendanaan awal (seed funding) dari Agaeti Ventures dan Kinesys Group. Selain itu, Wahyoo juga menerima dukungan investasi dari empat perusahaan venture capital lainnya, seperti: Chapter1 Ventures, SMDV, East Ventures dan Rentracks.

Pandu Sjahrir, General Partner dari Agaeti Ventures mengatakan, “Dalam waktu singkat, Wahyoo cepat menanjak dalam solusinya memberdayakan bisnis mikro melalui teknologi. Apa yang Peter dan timnya kembangkan selama dua tahun terakhir menghadirkan dampak sosial yang positif bagi pengusaha warteg dan konsumen. Kami bersemangat untuk membina sosok market leader dengan Wahyoo. Wahyoo adalah contoh bisnis berbasis sosial yang sempurna bagi fokus investasi Agaeti Ventures.”

Peter Shearer, CEO Wahyoo, berkomentar, “Kami bersyukur Wahyoo mendapatkan dukungan dari para venture capitalist yang percaya terhadap prinsip kami untuk melakukan business with heart, serta mengusung nilai yang sama dengan kami. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan produk serta tim kami, agar Wahyoo bisa menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada para mitra warteg kami serta meningkatkan jangkauan kami ke wilayah yang lebih luas lagi. Saat ini, mitra kami masih berpusat di Jakarta. Kedepannya, kami berharap untuk menjangkau wilayah Jabodetabek.”

Wahyoo adalah satu-satunya peserta yang mewakili Indonesia pada ajang Google Demo Day Asia 2019 di Bangkok bulan Juni lalu, dimana presentasi Wahyoo memicu diskusi kebutuhan bisnis model serupa untuk memecahkan permasalahan mikro bisnis serupa di negara-negara Asia lain.

 Sumber : WAHYOO – Kim 

KOLABORASI CASHLEZ DAN INFORMA Menghadirkan bertransaksi MELALUI ‘MOBILE CASHIER’

INFORMA sebagai pusat funiture dan aksesoris untuk hunian dan bisnis dalam memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda kepada pelanggan saat bertransaksi melalui ‘Mobile Cashier’. Kerjasama dengan cashlez ini dilakukan dalam rangka mewujudkan komitmen untuk memudahkan penerimaan pembayaran nontunai, sekaligus mendukung program GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Mobile Cashier merupakan layanan terbaru dari INFORMA untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran. Dengan Mobile Cashier, pelanggan tidak perlu lagi mencari tcmpat kasir, mengantri dan menunggu lama untuk melakukan pembayaran, karena setiap staf INFORMA akan dilengkapi dengan tablet, Aplikasi CASHLEZ dan CASHLEZ Reader yang digunakan untuk pembayaran langsung di tempat. Kehadiran Mobile Cashier sekaligus memperkua! komitmen CASHLEZ dan INFORMA dalam mengurangi penggunaan kertas (paper less) sehingga setiap pelanggan akan mendapatkan struk pembelian langsung melalui email (e-receipt).

Marketing Director Kawan Lama Group Nana Puspa Dewi menjelaskan, sebagai ritel furnitur modern, Informa terus melakukan perbaikan dari berbagai sisi, salah satunya melalui transformasi digital.

“Sebelumnya, Informa telah meluncurkan aplikasi mobile yang berisi fltur-fltur penting untuk kemudahan berbelanja,” ujar Nana di gerai Informa Gandaria City, Jakarta Gelar, kepada para wartawan
Serta menghadirkan konsep omni channel yang menggabungkan pengalaman berbelanjan online dan offline sekaligus melalui www.informa.co.id/shop atau authorized online retailer Kawan Lama Retail di www.ruparupa.com.

“Informa melanjutkan transformasi tersebut dengan melengkapi staf penjualannya dengan tablet, serta Mobile Cashier yang didukung oleh Cashlez untuk pelayanan pelanggan yang lebih cepat,” ujar Nana.

CEO CASHLEZ, Teddy Tee mengatakan bahwa ketjasama yang dilakukan CASHLEZ dengan INFORMA bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keuntungan dalam melakukan pembayaran di gerai INFORMA seluruh Indonesia melalui penggunaan kartu kredit, kartu debit, dan digital payments.

“Kami memandang kemitraan ini sebagai sebuah sinergi antara fintech, bank partner dan retail dalam rangka effiency penerimaan nontunai di Indonesia. Kami yakin dengan kemitraan yang dilakukan akan semakin banyak pelanggan yang memahami kemudahan dan keuntungan melakukan transaksi nontunai. Dengan hadimya CASHLEZ di gerai INFORMA seluruh Indonesia, menjadikan CASHLEZ sebagai fintech pertama yang menyediakan layanan Mobile Cashier dengan multi pembayaran terintegrasi pada salah satu perusahaan retail terbesar Indonesia.” ujamya.

Saat ini, CASHLEZ telah digunakan oleh lebih dari 4.000 merchants di Indonesia dengan perluasan jaringan kantor di Jakana Utara dan Bali. Selanjutnya, CASHLEZ akan terus memperluas jangkauan pasar dan wilayah agar terciptanya cashless society pada setiap lini usaha di Indonesia.

Sumber : INFORMA – Kim

Dispusip: Lokakarya Peningkatan Kompetensi Arsiparis

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta mengadakan lokakarya peningkatan kompetensi arsiparis  di salah satu hotel di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada 22-24 Juli 2019 tersebut mengangkat tema “Strategi Penguatan Kompetensi Arsiparis di Era Digital Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik”.

Lokakarya diikuti oleh 62 orang yang terdiri dari 50 arsiparis dan 12 non arsiparis dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Wahyu Haryadi mengatakan, lokakarya ini sebagai tindak lanjut kegiatan apresiasi, seminar kearsipan, dan pengukuhan Forum Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) wilayah Provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan pada 18 Juli 2019.
Menurutnya, Dispusip DKI Jakarta mempunyai kewajiban untuk melakukan pembinaan terhadap forum Asosiasi Arsiparis Indonesia di Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan amanah Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kearsipan Daerah dan Pergub Nomor 10 Tahun 2018 tentang Susunan Organisasi Tata Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Sumber : www.beritajakarta.id