Kadin DKI akan Lebih Optimalkan Pemberdayaan UMKM

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta akan lebih mengoptimalkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ibukota.

Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi mengatakan, UMKM perlu terus dibantu dan dibina. Terutama, agar adaptif terhadap perkembangan pemasaran secara digital.

Diana menjelaskan, tidak kalah penting adalah mengedukasi dan lembaga keuangan Kadin DKI demi memfasilitasi permodalan anggota, terutama UMKM.

Ia menambahkan, Kadin DKI akan terus memperkuat sinergisitas dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Sumber : www.beritajakarta.id

12 Koridor Transjakarta Bakal Dipasang ETLE

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan memasang sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada 12 koridor busway, mulai 1 Oktober nanti. Hal ini seiring dengan telah dilakukanya Memorandum Of Understanding (MoU) antara PT Transjakarta dengan Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (10/9).

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Agung Wicaksono mengatakan, salah satu kunci agar masyarakat beralih ke transportasi umum adalah kepastian waktu kedatangan bus di halte.

Menurut Agung, penggunaan ETLE sangat efektif untuk mengurangi kemacetan, kelancaran dan ketertiban laju busway serta lalu lintas secara umum.

Diungkapkan Agung, kerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya akan dilanjutkan mulai dari persiapan pengadaan, pemasangan dan integrasi sistem elektronik. Ditargetkan, pemasangan ETLE selesai pada akhir September dan awal Oktober pemberlakuan tilang bisa diterapkan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Taksi online tak kebal ganjil genap

DPP Organda mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang akan memberlakukan aturan ganjil genap kepada taksi online atau taksi berbasis aplikasi.

Keputusan ini diambil, karena Pemprov DKI tidak mau melanggar aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus. Selain itu, sudah ada putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan tidak mengizinkan dilakukan penandaan bagi taksi barbasis aplikasi.

Kabid DPP Organda Bidang Angkutan Penumpang Kurnia Lesani Adnan, secara khusus mengimbau pemerintah tetap pada porsinya sebagai regulator sekaligus penegak hukum sesuai aturan.

Sikap Pemprov DKI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan segera meneken peraturan gubernur (pergub) tentang perluasan kebijakan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap. Pergub itu merupakan perubahan Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Genap Ganjil.

Sumber : www.industri.kontan.co.id

DAMAI PUTRA GROUP Bangun Hunian Urban Living dengan konsep “Experience the Sounds of Nature”

Damai Putra Group tetap optimis dalam semester kedua tahun 2019 untuk mengembangkan kawasan timur dengan konsep dan produk baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hunian dan investasi.
Salah satu kawasan yang terus dikembangkan adalah Kota Harapan Indah yang terletak di Timur Jakarta seluas 2200 Ha.
Menurut Managing Direktor Damai Putra Group Widiastuti Angka Wijaya, saat ini progres utama tahun ini adalah kawasan luas di kota harapan indah, kami fokus di CBD dengan luas 2200 Ha.

Dengan konsep ” Experience the Sounds of Nature” dengan memadukan natural elements, living things, flora dan fauna dalam membangun lingkungan disekitarnya.” jelas Widiastuti Angka Wijaya disela acara media gathering di salah satu cafe kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/19).

CBD Kota Harapan Indah merupakan jawaban untuk menciptakan suatu area dengan harmoni kehidupan yang dibutuhkan oleh sebuah kawasan mandiri. Dengan lokasi yang sangat strategis diharapkan dapat memberikan kebutuhan urban living untuk semua lapisan masyarakat baik di dalam kawasan maupun lingkungan sekitarnya tambah widiastuti kepada para wartawan.
Luas area CBD Kota Harapan Indah adalah 500 Ha dari total luas Kota Harapan Indah 2200 Ha. 100 Ha dari area tersebut akan dibuat untuk Green Space.

Saat ini di lokasi CBD Kota Harapan Indah akan dibuka Eka Hospital , Universitas Esa Unggul , Selain itu akan segera hadir Denso Office dan Mall Kota Harapan Indah .
Di tahun ini Damai Putra Group juga sedang mempersiapkan pengembangan beberapa kawasan dengan konsep dan produk baru di Sriamur Bekasi dan Selatan Jakarta. Dengan partner Nishitetsu Group, Damai Putra Group juga akan mengembangan area residential (Landed House) selain Sayana Apartments yang saat ini sedang dalam progress pembangunan. Target serah terima untuk Sayana Apartments adalah tahun 2021.

Dengan pembangunan akses infrastruktur yang terintregasi ke Jakarta mulai dari pembuatan tol baru, MRT dan LRT membuat lokasi di Kota Harapan Indah menjadi sangat menarik untuk menjadi tempat hunian dan investasi yang menguntungkan.
Selanjutnya Kota Harapan Indah akan segera membangun ruko Green Point yang berkonsep Double Decker dengan harga mulai Rp 1,2 Miliar yang terletak di Green Ara. Dengan program pembayaran yang bervariatif yang disesuaikan kemampuan dan kemudahan dalam pengurusan KPR/KPA dengan beberapa bank-bank terpercaya yang sudah bekerjasama dengan Damai Putra Group.

Info lebih lanjut mengenai Damai Putra Group bisa menghubungi langsung nomor telp 021- 8898 6688 atau informasi lainnya dapat diakses melalui official website www.damaiputra.com & www.sayanaapartments.com untuk Sayana Apartments.

Sumber : Damai Putra Group

24 Juta Pelanggan Terancam tak Dapat Subsidi Listrik 2020

Sebanyak 24,4 juta pelanggan 900 KV PLN terancam tidak lagi menerima tarif subsidi pada 2020 menyusul hasil rapat panitia kerja dengan pemerintah terkait penyusunan subsidi energi untuk RAPBN 2020. Dalam rapat panitia kerja di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9), panja Banggar dan pemerintah menyetujui besaran subsidi energi sebesar Rp 124,9 triliun untuk RAPBN 2020.

Jumlah tersebut lebih rendah dari besaran subsidi energi dalam RAPBN 2020 awal sebesar Rp 137,5 triliun atau besaran dalam APBN 2019 sebesar Rp 159,97 triliun. Dari total Rp 124,9 triliun, sebanyak Rp 70,9 triliun untuk subsidi BBM dan LPG atau turun dibanding dengan besaran dalam APBN 2019 yang sebesar Rp 100,6 triliun.

Lalu, Rp 54,79 triliun untuk subsidi listrik atau turun dari besaran usulan RAPBN 2020 awal sebesar Rp 62,2 triliun dan APBN 2019 sebesar Rp 65,3 triliun. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan usulan subsidi listrik untuk RAPBN 2020 awalnya Rp 61,75 triliun.

Terdapat dua jenis untuk kategori pelanggan 900 VA, yakni pelanggan 900 VA rumah tangga miskin sebanyak 7,17 juta pelanggan (tabel warna merah) dan 900 VA rumah tangga mampu yang sebanyak 24,4 juta pelanggan (tabel warna hijau). “Artinya dengan usulan itu, baik pelanggan 450 VA dan 900 VA disubsidi, tapi bisa saja yang hijau (900 VA rumah tangga mampu) di-take out, artinya golongan 900 VA rumah tangga mampu tarifnya akan sesuai dengan harga keekonomian. Artinya untuk 24,4 juta (pelanggan) mulai 1 Januari tarif listrik akan naik sesuai dengan harga keekonomian,” kata Ridha.

Ridha menyampaikan, apabila subsidi untuk pelanggan 900 VA rumah tangga mampu yang sebanyak 24,4 juta pelanggan dicabut, maka alokasi subsidi listrik turun menjadi Rp 54,79 triliun.

Sumber : www.republika.co.id

Anies Kukuhkan Panitia Bulan Dana PMI 2019

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengukuhkan Panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/8).

Bulan Dana PMI dilaksanakan untuk menghimpun dana, yang nantinya dana tersebut akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam berbagai bentuk pelayanan, antara lain kegiatan tanggap darurat bencana, sosial dan kesehatan, pelayanan dapur umum, evakuasi korban bencana, pembinaan generasi muda melalui wadah Palang Merah Remaja (PMR), pembinaan kader relawan, pembinaan tenaga pelatih dan guru pembina PMR, pelayanan Ambulans, serta pelayanan pemulihan hubungan keluarga (Restory Family Links), dan operasional.

Anies berharap, dalam Bulan Dana tahun ini terjadi peningkatan donasi yang terkumpul, mengingat pada kegiatan Bulan Dana PMI Tahun 2018, telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp 19,8 miliar. Perolehan hasil Bulan Dana PMI tersebut  mengalami  kenaikan  sebesar 31 persen dibandingkan tahun 2017 yang mencapai Rp 15,1 miliar.

Selain mengajak warga untuk berdonasi, Anies juga mengajak warga mengingat peran dan kehadiran PMI dalam setiap keadaan kedaruratan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Pensiunan PNS Dapat Pembebasan Pembayaran PBB-P2

Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang membebaskan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Pekotaan (PBB-P2), termasuk bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) disambut suka cita.

Salah seorang pensiunan PNS Kementerian Kesehatan RI, Adi Kusuma (80) menyampaikan terima kasih atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang telah memberikan kekhususan pembebasan pembayaran PBB-P2.

Sementara, Kepala UPPRD Kecamatan Grogol Petamburan, Dedyanto menjelaskan, pihaknya telah menyerahkan sebanyak 396 SK penghapusan seluruhnya kewajiban pembayaran PBB-P2 tahun 2019 dengan total nilai sekitar Rp 2,5 miliar.  

Ia memaparkan proses penyerahan SK pembebasan PBB-P2 berdasarkan surat permohonan yang diajukan oleh wajib pajak (WP) kepada UPPRD Grogol Petamburan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Sudin Parbud Jakpus Gelar Festival Kebon Bang Jaim

Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Jakarta Pusat akan menyelenggarakan Festival Kebon Bang Jaim pada 23-24 Agustus 2019. 

Festival yang mengambil tema ‘Wajah Baru Jakarta dalam Pesona Kebon Bang Jaim’ ini rencananya digelar di Jalan Kebon Sirih, Jalan Sabang, Jalan Jaksa dan Jalan Wahid Hasyim.

Kepala Seksi Atraksi dan Promosi Sudin Parbud Jakarta Pusat, Endang Suryanti, mengatakan, selain untuk memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia, Festival Bang Jaim juga dilaksanakan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali budaya Betawi.

Ia menjelaskan, Festival Kebon Bang Jaim akan menyajikan beragam kegiatan mulai dari bazar kuliner, pertunjukan seni budaya, panggung hiburan musik, stand up comedy, Jakarta Fashion Karnaval, pemarena foto hingga cosplay Jabodetabek.

Endang menambahkan, Festival Kebon Bang Jaim juga dibagi beberapa zona seperti zona kuliner berisi jajanan khas Betawi hingga kekinian, zona perhotelan yang menampilkan belasan bazar dari hotel-hotel di Jalan Kebon Sirih, Jalan Jaksa, Jalan Wahid Hasyim, dan Jalan Sabang. Kemudian zona food truck yang terdiri makanan cepat saji dan lain-lain, zona fashion dan zona komunitas.

Sumber : www.beritajakarta.id

WOW…..Kita Punya Festival Sastra Dunia Loh!!

Abang none, negara kita yang kaya dengan suku dan bahasa melahirkan ragam seni dan budaya juga tutur Sastra yang beragam, dan hal inipun dipandang oleh dunia luar (negara lain) sebagai bangsa yang unik dan Indonesia dipandang penting dalam percaturan sastra dunia. Hebat ya ?

Jakarta International Literary Festival (JILF) / Festival Sastra 2019 dibagi menjadi dua, yaitu Program Utama yang terdiri atas pidato kunci, simposium, bincang sastra dan penulis, malam pembacaan karya, lab ekosistem sastra, pameran sastra liar era kolonial, dan pasar hak cipta buku yang mempertemukan penerbit-penerbit internasional dan nasional. Program Pendukung terdiri atas diskusi prafestival dan ruang sastra dan komunitas yang akan diisi oleh pentas teater, musik, dan pemutaran sinema film.

JILF 2019 mengangkat “Pagar” sebagai tema sentral untuk mencerminkan batasan-batasan dunia yang semakin lebur. Pagar yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus pemisah antara dunia luar dan ketenangan rumah adalah sesuatu yang harus dilintasi jika kita ingin mengenal dan dikenal oleh yang lain.

Dalam helatan pertama tahun ini, JILF mengundang 55 penulis, 26 penerbit, dan 21 komunitas sastra. Mereka datang dari Afrika Selatan, Botswana, Filipina, India, Indonesia, Inggis, Jerman, Malaysia, Mauritius, Palestina, Singapura, Siprus, Somalia, Thailand, dan Turki.

Pembukaan rangkaian festival ditandai dengan Pidato Kunci yang diisi oleh Adania Shibli, novelis Palestina, yang membawakan pidatonya yang berjudul “Saya Tidak Bercakap Bahasa Saya” yang akan menggambarkan kisahnya dalam keheningan tetapi bisa berbicara lantang lewat karyanya, tentang pengalaman hidup di Palestina, dan pengekangan bahasa yang terjadi di sana.

Tema-tema yang diangkat dalam delapan simposium antara lain adalah “Lepas dari Komodifikasi” yang membahas apakah praktik komodifikasi kesusastraan yang menjadi akar masalah atau adakah faktor lain, atau tentang karya sastra dari satu negara yang dianggap tak memenuhi kategori untuk menembus pasar internasional dan diterima dengan baik.

Simposium itu diisi oleh Laura Prinsloo (Indonesia), Linda Christanty (Indonesia), Shenaz Patel (Mauritius), dan Oliver Precht (Jerman). Ada pula “Melawan Bias” yang membahas mengenai feminin dan maskulin dalam sastra dan bagaimana menyikapi bias-bias ini, pmbicaranya adalah Bejan Matur (Turki), Zainab Priya Dala (Afrika Selatan), dan Saras Dewi (Indonesia), serta dimoderatori oleh Hera Diani (Indonesia). Enam tema simposium lainnya adalah “Kuratorial Tak Tampak”, “Ketidaksetaraan 4.0”, “Membaca Satu Sama Lain”, “Selatan Menatap Balik”, “Dilema Tema Umum Selatan”, dan “Perlukah Kanon Selatan”.

Jakarta International Literary Festival (JILF) hadir 20-24 Agustus 2019 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, dan akan menjadi agenda tahunan. JILF 2019 dikuratori oleh Eka kurniawan, Isyana Artharini, dan Yusi Avianto Pareanom, dan acaranya di dukung oleh Pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Platform Indonesiana, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), menyelenggarakan sebuah festival sastra.

Semoga muncul budayawan dan sastrawan kelas dunia di Negara kita tercinta.

Sumber : Aldin Hidayat – Kemendikbud RI

I SEE Fest 2019 Festival Budaya Kreatif, Ruang Terbuka dan Terbesar akan digelar Di Jakarta

l SEE Fest merupakan festival outdoor pertama di Indonesia yang akan digelar di jakarta tgl 27 September – 6 Oktober 2019 dengan konsep” International Creative Culture Outdoor Festival “yang akan menghadirkan beragam fitur seperti produck kreatif, kuliner, kegiatan luar ruang, travel, pameran budaya dari dalam dan luar negeri.
Festival yang diselenggarakan ini bukan seperti festival yang diadakan sebelumnya.
Akan ada 100 lebih artis yang akan mengisi agenda tersebut di 4 panggung. Selain menonton pertunjukan musik penonton juga bisa membeli makanan dan berbelanja produk kreatif dan untuk anak anaknya juga ada arena permainan.
Pameran I SEE Fest 2019 terbagi atas 8 (delapan) area yang masing-masing memiliki karakteristik yang kreatif dan menarik. Kedelapan area tersebut diantaranya Avenue of the World, Travel Around the World, Habbyist Heaven, Sport Till You Drop, Street Food Arcade, Market Place Corner, Playground at The Park, dan Mini Racing Area.

“Jadi kita angkat banget euforia disitu dan kapan lagi kita bisa merasakan kegembiraan di tengah kota Jakarta yang hiruk pikuk, dan sekarang banyak banget masalahnnya, polusi dan sebagainya, disinilah kita akan buat yang fun” tutur Bryan, Project Manager Lima Event.
Jadi bukan nonton, setelah performance pulang tapi akan ada tempat tempat yang bisa di kunjungi dan menjadikannya sebagai salah satu pilihan destinasi keluarga sepanjang pekan tambah Bryan.

I SEE Fest 2019 juga akan mengusung tema Republic Community yang akan menyatukan beragam musik dari beragam genre.

Salah satu pengisi acara I See Festifal, Pingkan mambo akan tampil di acara tersebut dengan membawakan lagu kasmaran.

I SEE Fest 2019 akan digelar selama 10 hari dari tanggal 27 September – 6 Oktober 2019. Jam buka festival pada Senin -Jumat mulai pukul 15.00 22.00 WIB, Sabtu mulai pukul 09.00-00.00 WIB dan Minggu mulai pukul 07.00 -22.00 WlB. Dengan ticket masuk hanya sebesar Rp.25.000 ,-pengunjung sudah bisa menikmati berbagai sajian hiburan yang tersedia di I SEE Fest 2019.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ticket dan jadwal I SEE Fest 2019, silakan mengunjungi laman www.senayanfest.com.

Sumber : www.senayanfest.com