Rp 100 M Disiapkan DKI Jakarta untuk Tata Lahan Pemakaman

Anggaran sebesar Rp 100 miliar sudah dialokasikan Dinas Kehutanan DKI Jakarta untuk membenahi sekaligus menambah lahan pemakaman, pada tahun ini.

Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Djafar Muchlisin mengatakan, anggaran untuk penambahan lahan pemakaman telah naik sekitar Rp 40 miliar dari tahun lalu.

Selain menambah lahan pemakaman, lanjut Djafar, dengan anggaran tersebut pihaknya juga segera membenahi beberapa Taman Pemakamam Umum (TPU) yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.

Sumber : www.beritajakarta.com

Djarot Ingin Jakarta Jadi Provinsi Pertama yang Terapkan UU tentang Disabilitas

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Pemprov DKI Jakarta sudah mengajukan revisi perda tentang disabilitas kepada DPRD DKI. Revisi tersebut terkait adanya perubahan undang-undang tentang disabilitas

Adapun, pemerintah pusat mengeluarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Pemprov DKI sebelumnya sudah memiliki perda tentang perlindungan disabilitas yaitu Perda Nomor 10 Tahun 2011.

Djarot mengatakan dia ingin Pemprov DKI Jakarta menjadi provinsi pertama yang menerapkan Undang-undang tersebut.

“Makanya kita sampaikan Jakarta akan kita dorong menjadi provinsi pertama sebagai pilot project yang mengaplikasikan UU tentang disabilitas, maka perlu ada payung hukum, yaitu raperdanya,” ujar Djarot.

 

Sumber: kompas.com

Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Melindungi Anak

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Melindungi Anak

Siaran Pers Nomor: B- 007/Set/Rokum/MP 01/02/2017
Tapanuli Tengah (24/2) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Komisi VIII DPR RI menggelar acara Sosialisasi Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Undang – Undang ini mengatur ancaman hukuman bagi siapa saja yang melakukan kekerasan seksual terhadap anak dengan memberikan hukuman yang jauh lebih berat lagi, yaitu hukuman pidana penjara 20 tahun, seumur hidup, dan hukuman mati. Di samping itu juga diberikan hukuman pidana tambahan berupa publikasi identitas pelaku kekerasan dan hukuman pidana tindakan berupa pemasangan alat pendeteksi (chip) serta kebiri kimia.
“Undang-Undang ini merupakan wujud kehadiran negara untuk melindungi perempuan dan anak di Indonesia. Negara tergolong maju jika 50% perempuan memiliki peran dalam pembangunan, memperhatikan ibu dan anak karena kesehatan dan kecerdasan anak merupakan cerminan masa depan bangsa yang baik. Kita harus bergerak bersama melawan segala bentuk kejahatan pada anak,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Iskan Qolba Lubis.
Banyak kemajuan yang telah dilakukan di bidang perlindungan anak, namun masih banyak pula tantangan yang harus kita selesaikan bersama, seperti maraknya tindak kekerasan terhadap anak telah menjadi praktek budaya yang menganggap bahwa kekerasan merupakan hal yang wajar digunakan untuk mendisiplinkan dan membuat anak patuh. Pendekatan yang mengedepankan kekerasan dalam mendidik anak mungkin saja dapat mendisiplinkan anak pada saat itu, namun sesungguhnya anak justru merasa tertekan dan bisa menimbulkan amarah serta dendam. Pendekatan ini haruslah dihentikan, digantikan model pengasuhan yang memberi kebebasan bagi anak untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan minat dan bakatnya dengan memberi keleluasaan bagi anak untuk mengoptimalkan Emotional Intelligence-nya.
Maraknya pornografi anak oleh pedofilia juga harus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat bersama. Mekanisme penegakan hukum bagi pelaku perlu ditingkatkan untuk menimbulkan efek jera dari pelaku. Masyarakat dapat berperan serta dengan melakukan pemantauan bersama terhadap proses penegakan hukum sehingga pelaku bisa dijatuhi hukuman yang semestinya.
“Peran keluarga sangat penting, khususnya dalam melindungi anak dari bahaya predator-predator di luar. Perlu dibangun komunikasi yang penuh kasih sayang dengan anak-anak. Peran orang tua juga diperlukan untuk mengawasi kegiatan anak agar mereka merasa aman dan terlindungi. Upaya perlindungan anak ini adalah merupakan tugas kita bersama, melindungi 1 orang anak artinya melindungi bangsa Indonesia,” ujar Menteri PPPA, Yohana Yembise.
Acara Sosialisasi UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dihadiri oleh peserta sebanyak 300 orang yang berasal dari seluruh SKPD di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah ini dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise didampingi Deputi Bidang Perlindungan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu, bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Iskan Qolba Lubis serta Walikota Sibolga, Syarfi Utahuruk dan Bupati Tapanuli Tengah, Bukit Tambunan.
“Dengan diadakan acara sosialisasi ini diharapkan  akan semakin banyak masyarakat yang sadar tentang pentingnya keluarga dan masyarakat dalam melindungi anak, terciptanya masyarakat yang saling peduli dan sensitif terhadap berbagai tindak kekerasan untuk mencegah secara dini terjadinya kekerasan terhadap anak guna mewujudkan kehidupan damai dan sejahtera dalam NKRI yang sangat kita cintai,” tambah Menteri Yohana.
Masih dalam rangkaian kunjungan kerja di Tapanuli Tengah, Menteri Yohana mengunjungi TK Bunayya untuk berbincang bersama anak-anak terkait pentingnya melindungi diri dari segala bentuk kekerasan.
Sumber :Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia

Duka Mendalam Pasukan Oranye untuk Kepergian Dennis

Suasana duka menyelimuti rumah kontrakan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Dennis Nenometa di Jalan Rawa Sengon RT 02 RW 02, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dennis ditemukan meninggal dunia karena terseret arus banjir di Rawa Sengon, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Korban meninggalkan seorang istri yang sedang mengandung delapan bulan dan seorang putri.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara, Satradi Billy Gunawan mengatakan, jenazah Dennis Nenometa saat ditemukan siang tadi masih mengenakan seragam oranye khas PPSU.

Sebagaimana diketahui, peristiwa nahas menimpa Denis bermula saat petugas PPSU itu terpeleset‎ dari motor ketika sedang mengambil gambar banjir untuk membuat laporan ke atasannya di jembatan penyeberangan di RW 22 Rawa Sengon, Kelapa Gading Barat, Selasa 21 Februari 2017 pagi. Jasad korban langsung terbawa arus banjir. Pencarian pun dilakukan dan baru berhasil ditemukan rabu siang.

 

Sumber: Okezone.com

Percepat Realisasi Hutan Sosial

Pada periode 2015-2019, pemerintah mengalokasikan kawasan hutan seluas 12,7 juta hektar dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Semangat perhutanan sosial yang dimunculkan Presiden Jokowi yakni memunculkan keadilan sosial bagi masyarakat yang hidup di daerah perhutanan sembari menjaga kelestarian sumber daya hutan.

Dalam pertemuan dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan eselon I kementerian terkait penetapan hutan adat di Bina Graha, Senin (20/02/2017), Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menekankan realisasi percepatan hutan sosial.

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis Yanuar Nugroho memaparkan, ada tiga agenda dalam rapat koordinasi ini, yakni percepatan penetapan hutan adat 2017, realisasi Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 10/2016 tentang Tata Cara Penetapan Hak Komunal Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat Dan Masyarakat Yang Berada Dalam Kawasan Tertentu serta tindak lanjut mengenai rencana pembentukan Satgas Masyarakat Hukum Adat.

Sumber : www.beraunews.com

Dinsos DKI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta telah mendistribusikan bantuan makanan siap saji dan natura kepada pengungsi korban banjir di lima wilayah kota. Bantuan tersebut, disalurkan melalui dapur umum yang didirikan suku dinas sosial di wilayahnya masing-masing.

Kepala Perlindungan Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Tarmijo Damanik menuturkan, untuk wilayah Jakarta Selatan makanan siap saji sudah didistribusikan ke Kelurahan Kuningan Timur sebanyak 200 bungkus, Kelurahan Kalibata 50 bungkus, dan Rawajati 250 bungkus.

Untuk wilayah Jakarta Barat telah didistribusikan makanan siap saji di Kelurahan Kembangan Utara 1.350 bungkus, Rawabuaya 600 bungkus, dan Kedaung Kali Angke 500 bungkus.

Sedangkan Suku Dinas Sosial Jakarta Utara telah mendistribusikan makanan siap saji di Kelurahan Kampung Capata 500 bungkus, Sunter Barat 200 bungkus, dan Kelurahan Sukapura 100 bungkus.

Sementara di Jakarta Timur, makanan siap saji didistribusikan ke Kelurahan Cipinang Melayu sebanyak 800 bungkus dan Kelurahan Cipinang Muara 350 bungkus.

 

Sumber : www.beritajakarta.com

Tersengat Listrik Saat Banjir, Ibu Rumah Tangga Tewas

Banjir yang melanda wilayah Jakarta sejak Senin, 20 Februari 2017, menyebabkan seorang ibu rumah tangga tewas, Selasa, 21 Februari 2017. Nova Eka Mely Yana, 33 tahun, ditemukan tewas di rumahnya yang terendam banjir di Jalan Kemang Selatan X, Jakarta Selatan.

Dari keterangan saksi, Safi’i mengatakan rumah korban sedang dalam kondisi terendam banjir setinggi dada. Jenazah Nova ditemukan tetangga korban, Hermawati, pada Selasa dinihari. Kecurigaan Hermawati bermula ketika melihat perabotan korban ada di luar rumah. Dia lalu masuk ke rumah Nova dan menemukan kabel listrik yang tergenang air.

Hujan yang turun beberapa hari ini menyebabkan sejumlah lokasi di Jakarta Selatan dan bagian Jakarta lainnya masih terendam banjir. Kondisi ini diperkirakan masih akan terjadi selama Februari 2017. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta warganya untuk tetap waspada terhadap kemungkinan masih terjadinya hujan deras dan banjir ini.

 

Sumber: tempo.co

Penegasan Komitmen Pelaksanaan PUG dan PPRG di Kementrian / Lembaga

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PENEGASAN KOMITMEN PELAKSANAAN PUG DAN PPRG DI KEMENTERIAN/LEMBAGA
Siaran Pers Nomor: B- 006/Set/Rokum/MP 01/02/2017

Jakarta (21/2) – Komitmen Pengarusutamaan Gender (PUG) sebagai salah satu strategi pembangunan dalam desain dan strategi kebijakan/program/kegiatan nasional menjadi hal yang sangat penting karena pembangunan manusia sejatinya meningkatkan kualitas hidup laki-laki, perempuan, anak laki-laki, anak perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas sebagai satu kesatuan yang diukur melalui indeks pembangunan manusia, indeks pembangunan gender, dan indeks pemberdayaan gender. Perhatian khusus kepada kaum perempuan juga penting karena perempuan, yang jumlahnya setara dengan laki-laki adalah juga merupakan subyek atau pelaku pembangunan, dan memberikan peran yang signifikan di setiap bidang pekerjaan dan profesi. Data BPS tahun 2015 mencatat bahwa 46% kontributor dalam pembangunan Indonesia adalah perempuan.

“Tujuan pertemuan kami pada hari ini adalah untuk menegaskan komitmen mempercepat pelaksanaan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 tentang pelaksanaan PUG di semua Kementerian dan Lembaga, utamanya yang sangat terkait dengan isu-isu utama pemerintah. Instruksi Presiden ini mengharuskan semua K/L dan pemerintah daerah untuk melaksanakan PUG sebagai strategi dalam penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai dengan monitoring dan evaluasinya. Memang benar bahwa mewujudkan kesetaraan gender di tingkat nasional adalah tugas seluruh Menteri dan Kepala Daerah, namun para Sekjen, Sesmen, dan Sestama adalah garda terdepan untuk mengkoordinasikan penguatan kelembagaan PUG di K/L,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam acara Dialog Bersama Menteri PPPA dengan Sekjen/Sesmen/Sestama dan Pejabat Eselon I Perempuan di Kementerian/Lembaga dengan tema “Penegasan Komitmen Pelaksanaan PUG dan PPRG di Kementerian/Lembaga” di Jakarta (21/2).

​Menteri Yohana menjelaskan setelah 15 tahun PUG melembaga, capaian pembangunan gender di Indonesia (IPM Indonesia) masih tetap berada pada peringkat menengah, dengan nilai sedikit di bawah rata-rata dunia; sedangkan IPG Indonesia berada pada peringkat ke 110 dari 188 dengan nilai sedikit di atas rata-rata dunia. Di kawasan ASEAN, Indonesia juga di posisi menengah, baik dalam hal nilai IPM maupun IPG. Pembangunan gender masih menghadapi banyak tantangan sekaligus peluang. Sebagai contoh, TPAK perempuan yang masih di bawah 50% mengindikasikan adanya potensi sumber daya manusia yang cukup besar yang belum dimanfaatkan. Namun untuk memberdayakan potensi itu diperlukan berbagai upaya untuk mengatasi isu-isu yang masih menghambat, seperti partisipasi sekolah perempuan masih rendah dibanding laki-laki, angka kematian ibu yang tinggi, kerusakan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan perempuan dan anak, masih tingginya kasus perdagangan manusia, khususnya perempuan dan anak, masih tingginya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan masih tingginya kesenjangan ekonomi.

Dari aspek kelembagaan pun, masih banyak yang dapat ditingkatkan. Hingga tahun 2016, dari 33 KL yang melaporkan pelaksanaan PUG di lembaganya, 60 % KL telah menunjukkan komitmen, kebijakan, dan pelembagaan PUG yang baik hingga sedang, memiliki jejaring yang kuat dengan pemangku kepentingan lainnya, serta cukup melakukan pembinaan SDM agar memiliki kemampuan melaksanakan PUG. Sisanya masih lemah dalam penyediaan data terpilah menurut jenis kelamin, dan penyediaan fasilitas dan tools sebagai pedoman untuk pelaksanaan PUG di lembaganya.

“Perspektif sektoral juga memiliki peran yang penting dalam proses pelaksanaan PUG dan PPRG di K/L. Saling bertukar pengalaman antar kementerian/lembaga serta pengenalan praktik-praktik terbaik yang ada, diharapkan dapat membantu para pembuat kebijakan dalam merumuskan kebijakan/program/kegiatan pembangunan yang lebih efektif, khususnya yang memungkinkan perempuan untuk terlibat aktif dalam merumuskan kebijakan yang relevan dan meningkatkan kapasitas dan akses perempuan dalam pembangunan. Hal yang lain yang juga kita dorong, yaitu memastikan perempuan dan laki-laki mendapatkan manfaat yang setara dari pembangunan sesuai kebutuhan dan aspirasinya. Saya berharap pertemuan pagi ini juga dapat memperkuat semangat untuk dapat berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan kesetaraan gender,” tutup Menteri Yohana.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                   Telp.& Fax (021) 3448510
                                                   e-mail : publikasikpppa@gmail.com www.kemenpppa.go.id

Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Bakal Dirazia

Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, akan merazia pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, razia ini digelar karena angka penunggak pajak kendaraan bermotor di DKI cukup tinggi.

Dia menambahkan, pemilik kendaraan yang menunggak pajak lebih dari tiga tahun, maka kendaraannya akan langsung disita.

Sumber : www.beritajakarta.com

MILO Football Championship Jakarta

Perjuangan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria

Raih Juara di MILO Football Championship Jakarta

 

Ekspresi kebahagiaan salah satu peserta MILO Football Championship Jakarta setelah berhasil mencetak gol di GOR Soemantri Brodjonegoro (19/2)

Sempat tersingkir di babak penyisihan MILO Football Championship 2015, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria berhasil mengalahkan SD Cinta Kasih Tzu Chi dengan skor 2-0 dan meraih gelar juara pada pertandingan final MILO Football Championship Jakarta. Sedangkan SDN Rawamangun 01 berhasil meraih posisi ketiga setelah mengalahkan SDN Kampung Baru 01 Tangerang dengan skor 1-0.

Cacan, Guru olahraga Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih oleh anak didiknya. “Kekalahan kemarin menginspirasi saya untuk terus mendidik para siswa dengan mendirikan ekstrakurikuler sepak bola di sekolah. Saya berterima kasih kepada Nestlé MILO yang telah memberikan wadah bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan kemampuan bermain sepak bola. Saya berharap kemenangan ini bisa semakin memotivasi anak-anak untuk semakin giat berlatih dan semoga anak-anak didik saya ini dapat terpilih menjadi pemain terbaik yang bisa mendapatkan pelatihan di MILO Football Camp bahkan bisa dikirim ke Barcelona,” ungkapnya.

Aksi salah satu peserta sedang menggiring bola pada Football Clinic MILO Football Championship Jakarta di GOR Soemantri Brodjonegoro

Racik Caesar (11) siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria yang berhasil menyumbang poin mengatakan, “Awalnya target kami hanya sampai babak semi final, namun berkat latihan teratur dan kerja sama tim yang baik di lapangan akhirnya kami bisa mengalahkan lawan dan menjadi juara di MILO Football Champioship Jakarta. Semoga saya bisa terpilih menjadi salah satu pemain terbaik dan bisa bertemu dengan Lionel Messi.”

Sports Marketing Executive Nestlé MILO, Donny Wahyudi pada pertandingan final mengungkapkan, “Saya ucapkan selamat kepada para juara MILO Football Championship Jakarta. Kalian semua adalah juara sejati karena melalui olahraga kalian dapat belajar mengenai nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, sportivitas, percaya diri dan kerja sama tim. Teruslah berlatih untuk menjadi kebanggaan Indonesia di masa yang akan datang.”

Football Clinic dan Kelas Nutrisi

Ahli Gizi Mury Kuswari, S.Pd, M.Si sedang memberikan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi untuk anak aktif pada Kelas Nutrisi di MILO Football Championship Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, hari ini dilaksanakan Football Clinic dan Kelas Nutrisi. Sebanyak 100 anak selain peserta MILO Football Championship mendapatkan pelatihan tentang teknik dasar sepak bola seperti dribbling, passing, shooting dari mantan pemain tim Nasional, Indriyanto Nugroho. “Saya melihat para siswa peserta MILO Football Championship Jakarta sudah memiliki kemampuan menggiring bola yang cukup baik, namun untuk teknik passing serta shooting masih harus lebih banyak dilatih. Saya yakin dengan kerja keras dan disiplin, teknik mereka akan berkembang dan menjadi bekal menuju pesepak bola handal.”

Sementara itu, sebanyak lebih dari 200 ibu mengikuti Kelas Nutrisi bersama Ahli Gizi Mury Kuswari, S.Pd, M.Si. Kelas Nutrisi ini berisi pengetahuan tentang pemenuhan gizi untuk anak aktif. Pemilihan makan dan porsi yang tepat akan membantu anak untuk dapat terus aktif dan berprestasi baik di bidang akademik maupun olahraga. Anak usia 7-9 tahun yang sangat aktif membutuhkan komposisi zat gizi seperti protein, kalsium dan zat besi yang berbeda dengan kelompok usia lain. Tingkat aktivitas masing-masing anak juga akan mempengaruhi kebutuhan gizi tiap anak.

Indriyanto Nugroho sedang memberikan teknik dasar sepak bola kepada para peserta Football Clinic MILO Football Championship Jakarta di GOR Soemantri Brodjonegoro

Salah satu peserta Kelas Nutrisi, Mira Damayanti yang anaknya juga menjadi peserta Football Clinic mengungkapkan, “Kelas Nutrisi ini sangat bagus karena saya mendapatkan pengetahuan mengenai nutrisi yang tepat untuk anak saya yang memiliki aktivitas cukup padat. Selain itu, anak saya juga bisa mendapatkan pelatihan sepak bola langsung dari mantan pemain tim nasional yang membuat dia semakin termotivasi untuk menjadi pesepak bola yang berbakat.”

Nutrisi Ilmiah Nestlé MILO

Nestlé MILO Activ-Go Protomalt merupakan minuman serbuk cokelat dan ekstrak malt yang unik diperoleh dari gandum utuh barli, dengan kombinasi vitamin B2, B3, B6, B12, C dan D serta Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi untuk mendukung aktivitas sepanjang hari.

Tentang Nestlé Indonesia

Racik Caesar (11) siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria bersiap melakukan tendangan di babak final MILO Football Championship Jakarta di GOR Soemantri Brodjonegoro

Nestlé Indonesia adalah anak perusahaan Nestlé S.A., produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Nestlé telah beroperasi selama 150 tahun dan merupakan perusahaan terkemuka di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan.

Nestlé Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan mempekerjakan sekitar 3.400 karyawan. Nestlé Indonesia memiliki empat pabrik di Indonesia yang memproduksi susu, makanan dan minuman dengan merek-merek terkenal seperti DANCOW, MILO, NESCAFÉ, LACTOGROW 3, CERELAC, KITKAT, FOX’S, BEAR BRAND dan lain-lain.

Moto Nestlé “Good Food, Good Life” menggambarkan komitmen perusahaan dalam menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyediakan produk yang memenuhi kebutuhan dasar manusia akan makanan yang aman, berkualitas dan bergizi yang nikmat untuk dikonsumsi.

Nestlé merupakan perusahaan makanan dan minuman dengan pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) terbesar di dunia, yang terdiri dari 40 pusat teknologi produk dan Penelitian dan Pengembangan di seluruh dunia. Di Asia, Nestlé memiliki pusat Penelitian dan Pengembangan di Beijing, Shanghai, Singapura dan Gurgaon.

Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria menjadi juara MILO Football Championship Jakarta setelah mengalahkan SD Cinta Kasih Tzu Chi dengan skor 2-0 pada pertandingan final hari ini (19/2)

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Nur Shilla Christianto

Head of Corporate Communication

PT Nestlé Indonesia

Tel: +62 21 7883 6000 ext. 1510; Fax: +62 21 7883 6001

E-mail: nestle.indonesia@id.nestle.com