Penyelenggaran Haji Tahun Ini Tunggu Keputusan Resmi Saudi

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Muhajirin Yanis menegaskan pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait kelanjutan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Hal itu ia sampaikan merespon permintaan otoritas Arab Saudi kepada umat Islam di seluruh dunia untuk menunda sementara rencana Ibadah Haji tahun ini usai terkait wabah virus corona.

Muhajirin menegaskan otoritas Arab Saudi belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait keberlanjutan penyelenggaraan haji tahun ini. Ia menyatakan sampai saat ini Kemenag belum mendapatkan perkembangan terkait keputusan penyelenggaraan haji oleh Saudi.

Meski begitu, Kemenag tetap melakukan persiapan penyelenggaraan haji 2020 sampai saat ini. Calon jemaah akan diperkirakan mulai masuk asrama haji pada 25 Juni 2020 dan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2020.

Ia meminta agar calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini untuk selalu menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah nantinya.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Jakarta Didukung untuk Terapkan Karantina Wilayah

Semakin tingginya jumlah masyarakat yang terinfeksi virus corona di Ibu Kota, secara tidak langsung menuntut pemerintah untuk mengambil langkah serius dalam upaya penanganan. Opsi karantina wilayah atau lockdown disebut-sebut harus segera dilakukan.

Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan karantina wilayah. Namun keputusan tersebut harus diikuti oleh jaminan ekonomi kepada rakyat Jakarta.

“NasDem mendorong yang terbaik tapi syaratnya ada kesepahaman kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah DKI Jakarta, ini nggak boleh beda tentang bencana COVID-19 ini,” ujar Ketua Fraksi NasDem DKI, Wibi Andrino saat dihubungi di Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Wibi meminta pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan untuk rakyat. Serta subsidi listrik diberikan semasa karantina berlangsung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan pihaknya saat ini tengah membahas kemungkinan penerapan karantina wilayah di Jakarta. Hal tersebut juga telah masuk pembahasan Anies bersama Forkopimda, dalam hal ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bersama Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya.

Sumber : www.harianterbit.com

Optimalisasi Bisnis PEER TO PEER LENDING di Tengah Pandemi Covid-19

Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus corona, semakin meluas di penjuru dunia. Hal ini memberikan dampak yang bervariasi pada banyak sektor bisnis termasuk bisnis Peer to Peer Lending. Akan tetapi, masih ada cara untuk melakukan optimalisasi di binis Peer to Peer Lending di tengah wabah ini, salah satunya adalah memperkuat mitigasi untuk meminimalisir resiko dengan melakukan penyesuaian pada algoritma dari Artificial Intelligence yang dikembangkan oleh Crowdo Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah melalui website resmi https://www.covid19.go.id/ pada hari Kamis (26/03/2020), saat ini terdapat 790 kasus positif virus Corona di Indonesia dan 472,529 kasus positif secara global. Kondisi ini memberikan dampak yang cukup signifikan di beberapa sektor industri seperti perdagangan, pariwisata dan hiburan. Sektor pariwisata dan hiburan menjadi salah satu sektor yang mengalami penurunan signifikan setelah pemerintah mengeluarkan imbauan untuk tidak melalukan aktifitas di luar ruangan dan juga larangan berpergian ke beberapa negara yang telah terindentifikasi Covid-19.

Tantangan yang dihadapi antara lain adalah perubahan standar operasional pada aktifitas pendistribusian barang serta adanya pelemahan permintaan.  Kondisi ini pun mempengaruhi bisnis Peer to Peer Lending yang berhubungan langsung dengan perusahaan – perusahaan yang terdampak kondisi ini. Efek dari pandemic ini disadari betul oleh Chief Commercial Officer Crowdo Indonesia Ikram Jeihan. “Saat ini belum ada dampak signifikan terhadap bisnis Crowdo, pembayaran kewajiban borrower kami masih sesuai jadwal jatuh tempo yang ditetapkan. Namun, kami telah mengantisipasi potensi risiko yang akan terjadi. Tim kami telah merumuskan beberapa strategi bisnis yang telah disesuaikan dengan kondisi saat ini agar layanan kepada pihak terkait tetap optimal,” sebutnya.

Untuk mengantisipasi dampak buruk Covid-19 pada bisnis P2P, Ikram menjelaskan bahwa Crowdo Indonesia sebagai salah satu P2P Lending yang telah mengantongi izin penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah melakukan mitigasi risiko terhadap kondisi bisnis saat ini. Salah satunya dengan cara melakukan penyesuaian algoritma Artificial Intelligence, sehingga para lender mendapatkan informasi yang komprehensif sebelum memutuskan untuk mendanai di platform Crowdo.

“Ada beberapa penyesuaian algoritma pada bisnis yang terdampak di sistem Artificial Intelligence kami. Ini bentuk komitmen kami di tengah pandemi Covid-19 agar para calon lender mendapatkan info terkini dan juga komprehensif sebelum memutuskan,” tambah Ikram.
Di tengah pandemi Covid-19 ini keselamatan dan kesehatan pegawai pun menjadi sorotan utama bagi Crowdo Indonesia agar layanan tetap berjalan dengan baik. Keunggulan Crowdo dalam segi teknologi menjadi kunci. Seperti yang dijelaskan oleh Ikram, “Bisnis akan berjalan seperti biasa dengan mengoptimalkan teknologi yang ada sehingga layanain kami kepada Lender dan Borrower tetap terjaga.”

Sementara itu, Crowdo Indonesia tetap berjuang bersama untuk mewujudkan mimpi para pelaku UMKM di Indonesia dengan tetap aktif dan membuka kesempatan sebesar-besarnya pada para lender dan calon lender untuk tetap menstabilkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Crowdo Indonesia menawarkan return hingga 24% per tahun untuk calon lender dan juga beberapa program menarik bagi lender yang aktif sepanjang tahun. Ini berbanding lurus dengan meningkatnya persentase keberhasilan Crowdo Indonesia dalam hal pendaan ke UMKM sejak Januari 2019 ke Januari 2020 hingga 500 persen. “Bagi Crowdo Indonesia setiap UMKM pantas mendapatkan pendanaan dan setiap individu pantas mendapatkan akses untuk menjadi pendana. Semuanya bisa menjadi pahlawan,” tutup Ikram.

Sumber :  www.crowdo.co.id – MS

Kemendagri Pastikan Rapid Tes Sudah Ada di Seluruh Puskesmas di Jakarta

Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal Za mengatakan bahwa rapid test kit atau alat tes cepat pemeriksaan COVID-19 telah tersebar di puskesmas-puskesmas di wilayah DKI Jakarta.

Ia mengatakan rapid test nantinya akan diprioritaskan bagi warga yang masuk dalam daftar kontak tracing atau mereka yang pernah melakukan kontak terdekat dengan pasien positif COVID-19.

Alat rapid test ini, diakuinya memang masih terbatas sehingga masyarakat yang memiliki gejala ringan hingga sedang diminta untuk memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.

Sebanyak 125 ribu rapid test kit atau alat tes cepat telah didistribusikan ke 34 provinsi.

Tahap pertama pemeriksaan cepat akan dilakukan untuk orang yang sempat melakukan kontak terdekat dengan kasus positif, kemudian untuk petugas kesehatan yang terlibat dalam layanan langsung COVID-19.

Jika alat tes cepat yang datang kembali sudah cukup banyak, akan mulai dilakukan pemeriksaan berbasis kewilayahan, seperti Jakarta Selatan.

Sumber : www.harianterbit.com

Pemkab Hentikan Sementara Kegiatan Kantor Pemerintahan

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, mengeluarkan surat edaran terkait penghentian sementara kegiatan perkantoran dan pelaksanaan work from home (WFH) dalam upaya pencegahan penyebaran COVID -19.

Dalam surat edaran (SE) No.878/SE/2020 ini, Bupati Husein Murad menegaskan,  kegiatan pemerintahan yang ada di kantor perwakilan Mitra Praja, Sunter Jakata Utara, kantor kabupaten di Pulau Pramuka, perkantoran di Pulau Karya maupun kantor kecamatan dan kelurahan di Kepulauan Seribu ditiadakan sementara mulai  23 Maret hingga 2 April.

Untuk administrasi surat menyurat, Husein menyarankan agar dilakukan melalui email di alamat masing-masing sekretariat kabupaten, SKPD dan UKPD.

Sumber : www.beritajakarta.id

Terminal Terpadu Pulogebang Disemprot Disinfektan

Area Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, dilakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan, Jumat (20/3) sore. Ini merupakan upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Petugas gabungan yang melakukan penyemprotan langsung disebar ke  sejumlah titik di area terminal bua terbesar di Asia Tenggara ini. Seperti bagian lantai dasar hingga lantai tiga terminal. Kemudian eskalator, tangga, lift, akses keluar masuk, jalur kedatangan dan pemberangkatan, area parkir, tempat parkir bus, dan masjid.

Kepala UPT Terminal Terpadu Pulogebang, Bernard Octavianus Pasaribu  mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Apalagi di area ini setiap hari banyak dipenuhi orang yang akan pergi dan datang dari dan ke keluar kota. Rata-rata jumlah penumpang sekitar 2.000 dengan jumlah armada 200 – 240 bus.

Diakui Bernard, dampak dari kasus COVID-19 membuat jumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang mengalami penurunan antara 100 sampai 200 penumpang per hari.

Sumber : www.beritajakarta.id

Gedung Balai Kota Disemprot Cairan Disinfektan

Upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Seperti membersihkan area kompleks Gedung Balai Kota menggunakan cairan disinfektan, Rabu (18/3).

Staf Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta, A Dwi Nofijianto mengatakan, hari ini pembersihan dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di Gedung Blok G Lantai 4, 7, 13, 14 dan 15 serta Gedung Blok F Lantai 2.

“Penyemprotan dilakukan berdasarkan permintaan masing-masing bidang ke Biro Umum melalui surat permohonan sterilisasi. Setelah kami terima, langsung ditindaklanjuti,” ujarnya usai melakukan penyemprotan di Gedung Blok F Lantai 2.

Untuk hari ini, sambung Dwi, pihaknya sudah menghabiskan 500 mililiter pemutih yang dicampur dengan 10 liter air.

Dia menambahkan, untuk esok hari, penyemprotan cairan disinfektan di kompleks Balai Kota masih akan dilanjutkan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Pemprov DKI Jakarta Meniadakan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah, Antisipasi Potensi Penyebaran COVID-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah sebagai langkah antisipasi potensi penyebaran COVID-19 di wilayah Ibu Kota selama dua pekan, sejak hari Senin, 16 Maret 2020 hingga Sabtu, 28 Maret 2020. 

Keputusan ini diumumkan setelah rapat jajaran Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Dr. Fery Rahman, M.KM (Wakil Sekjen PB IDI), Dr. Sholah Imari, MSc (anggota Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia/PAEI), Dr. Triana Damayanti Akbar (Ketua Bidang Organisasi IDAI DKI Jakarta), dan pimpinan WHO untuk Indonesia, Dr. Paranietharan.

Dari kasus COVID-19 yang telah lebih dahulu menjangkiti sejumlah warga negara di berbagai belahan dunia, diketahui anak-anak akan menjadi perantara (carrier) bagi penularan antar orang dewasa, meskipun anak tersebut tidak memperlihatkan gejala COVID-19. Sehingga, keputusan untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama dua pekan menjadi langkah tepat yang perlu diambil dalam meminimalisir potensi semakin meluasnya wabah COVID-19 di seluruh wilayah Jakarta.

Gubernur Anies juga menyampaikan jumlah peserta didik di DKI Jakarta mencapai 1,5 juta anak. Khusus untuk anak-anak SMA-SMK yang sedang mengikuti Ujian Nasional atau kelas XII, jumlahnya sekitar 124 ribu peserta didik. Keputusan ini juga menyebabkan Ujian Nasional bagi siswa SMK yang seharusnya berlangsung pada 16-19 Maret 2020 mengalami penundaan.

Adapun sekolah yang tidak melakukan proses belajar mengajar, meliputi seluruh sekolah di wilayah DKI Jakarta, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Selama 14 hari ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembersihan di seluruh fasilitas sekolah dan memastikan kondisi sekolah benar-benar bersih.

Di sisi lain, para siswa diimbau tetap melakukan kegiatan belajar di rumah masing-masing, membatasi diri untuk tidak mengunjungi tempat keramaian, dan menghindari kegiatan kerumunan maupun aktivitas yang melibatkan massa dalam jumlah banyak. Para orang tua diimbau untuk memantau kondisi anak-anaknya dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta membiasakan diri rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir maupun cairan pembersih tangan (hand sanitizer) beralkohol 70 – 80 %.

Informasi lebih lanjut terkait penanganan COVID-19 dapat diakses melalui https://corona.jakarta.go.id serta dapat menghubungi Posko Tanggap COVID-19 di nomor 112 atau melalui WhatsApp di nomor 0813-8837-6955.

Sumber : www.beritajakarta.id

Bersama Lawan Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan “untuk mencegah penyebaran Covid-19, perlu adanya kesadaran bersama. Oleh karena itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI dan POLRI melakukan pengurangan risiko penyebaran Covid-19 di tempat publik, salah satunya dengan gerakan bersih-bersih di Stasiun Gambir”, hal itu diucapkan Erick saat meninjau pembersihan Stasiun Gambir, Kamis (12/3) bersama Kepala BNPB, Dandim Jakarta Pusat dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Kegiatan bersih-bersih dilakukan oleh pasukan TNI / POLRI, PT KAI dan PPSU melakukan pembersihan menggunakan biosanitizer dengan cara menyemprotkan ke kursi, pagar dan ruangan yang ada di Stasiun Gambir.

Erick mengatakan kegiatan ini telah rutin dilakukan agar masyarakat merasa aman, “kegiatan ini telah rutin dilakukan, setiap hari sekali dilakukan pembersihan agar masyarakat merasa aman saat berada di tempat publik”, ucap Erick.

Kepala BNPB Doni Monardo pada kesempatan yang sama menambahkan, “membersihkan tempat-tempat publik secara rutin harus dilakukan, baik itu sekolah, kantor, tempat ibadah dan fasilitas publik lainnya”, ujar Doni.

Selain itu Doni mengajak seluruh pihak menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi penyebaran Covid-19, “kami menghimbau kepada pemerintah pusat dan daerah, swasta hingga keluarga untuk rutin membersihkan lingkungan masing-masing untuk mencegah penyebaran Covid-19”, tutup Doni.

Perlu diketahui PT KAI selaku pengelola stasiun telah melakukan sosialisasi pencegahan kepada para penumpang di beberapa stasiun dan juga rutin membersihan gerbong kereta dan stasiun menggunakan bahan kimia, serta menyediakan cairan pembersih tangan dibeberapa titik strategis untuk mempermudah masyarakat untuk membersihkan diri.

#LawanCovid19 #PBUrusanBersama #SiapUntukSelamat

Sumber : Agus Wibowo (Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)

Peringati Hari Musik Nasional DPD PAPPRI Banten Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Oleh DPP PAPPRI Pusat

Hari Musik Nasional ditetapkan pada tanggal 9 Maret oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 Maret 2013. Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono SBY, mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 tentang Hari Musik Nasional.

Pemerintah memandang bahwa penetapan Hari Musik Indonesia merupakan sebuah upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik Indonesia, meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para insan musik Indonesia, serta meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat musik Indonesia secara nasional, regional dan internasional.

Hal tersebut juga disampaikan oleh ketua PAPPRI DPD Banten H.Tubagus Imamudin S.Pd, dalam konfrensi Pres menyambut hari musik Nasional di Resto Bupe Cilenggang Serpong, pada Senin (9/3/2020).

Dalam sabutannya H. Tubagus Imamudin S.Pd mengatakan bahwa “Presiden SBY menetapkan 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional berdasarkan banyak pertimbangan, di antaranya adalah pada tanggal 9 Maret juga merupakan hari lahir pahlawan nasional Wage Rudolf Soepratman sang pencipta lagu Indonesia Raya, tetapi banyak juga dari kalangan pejabat-pejabat yang tidak mengetahui bahwa ada yang namanya Hari Musik Nasional” papar Tubagus Imam.

Dalam acara konfrensi Pers tersebut Selain ketua DPD PAPPRI Banten H. Tubagus Imamudin, S.Pd, juga dihadiri oleh artis lawas bunda Ermy Kullit, dan juga artis cantik muda berbakat Ines Balladiva, yang mana Ines juga di daulat oleh ketua DPD PAPPRI Banten sebagai Duta PAPPRI Millenial Banten, dan juga para tamu undangan dari Perwakilan Bank BJB, perwakilan Bank Banten, Manager Teras Kota BSD, serta para insan media Pers.

Dan juga berdasarkan alasan bahwa musik adalah ekspresi budaya yang bersifat universal dan multi dimensional yang dapat merepresentasikan nilai-nilai luhur kemanusiaan dan memiliki peran yang strategis dalam mendorong pariwisata nasional. “Untuk itu kami selaku tuan rumah di DPD PAPPRI Banten sebagai penyelenggara peringatan Hari Musik Nasional, dan untuk mengangkat musik lokal, kami akan mengadakan bermacam kegiatan acara lomba-lomba seperti lomba olah vokal jenis musik pop, dangdut, Jazz, juga lomba cipta kreasi lagu anak dan dipuncak acara nanti akan digelar Rakernas DPP PAPPRI 2020, Pada tanggal 27- 29 Maret 2020” Pungkas Tubagus Imam.

Tentunya ini menjadi suatu kebangaan tersendiri bagi Ines Balladiva, yang ditunjuk sebagai Duta PAPPRI Millenial Provinsi Banten. Saat dimintai keterangan oleh Awak media, Ines mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih atas apa yang sudah diamanatkan oleh ketua DPD PAPPRI Banten kepada Ines Balladiva, sebagai Duta PAPPRI Millenial Banten. “Kami berharap Wadah ini sebagai ajang, untuk para Millenial Indonesia untuk lebih semangat dalam berkarya, dalam beraktifitas untuk karya musik Indonesia” tutur Ines Balladiva.

Sumber : www.nusantaranews86.com