Cara mencuci pakaian bayi baru beli

  1. Terapkan petunjuk perawatan perlengkapan bayi tidak hanya pada pakaian bayi, tetapi juga pada kain-kain lain yang bersentuhan dengan kulit si kecil, seperti seprai, selimut, kain gendong, dan sarung bantal.
  2. Selama enam bulan pertama usia bayi, cuci pakaian bayi terpisah dari pakaian penghuni rumah yang lain untuk mencegah kontaminasi kotoran dari pakaian orang dewasa.
  3. Tangani noda makanan dan kotoran bayi sebelum pakaian dicuci. Buang kotoran padat pada kain, lalu bilas bagian tersebut di bawah air mengalir. Jika bercak masih tampak, rendam dalam air bercampur sedikit detergen lembut.
  4. Pemakaian detergen khusus bayi merupakan cara mencuci baju bayi baru lahir yang benar sampai si kecil berusia enam bulan. Setelah itu Anda bisa mulai beralih perlahan-lahan ke detergen lembut biasa. Kembalilah ke detergen bayi jika efek negatif muncul pada kulit bayi.
  5. Cairan pelembut pakaian sebaiknya tidak ditambahkan ke dalam cucian pakaian bayi selama enam bulan pertama. Setelah masa ini, Anda bisa memakai pelembut kain yang memakai formula hypoallergenic.
  6. Jika Anda mencuci pakaian bayi dengan tangan, pastikan Anda membilasnya beberapa kali hingga sisa-sisa detergen lenyap.
  7. Pilih siklus putaran lembut pada mesin cuci. Siklus ini biasanya bertanda gambar pakaian bayi atau tangan pada panel mesin cuci.
  8. Hampir semua pakaian bayi tidak perlu disetrika. Jika Anda perlu menyetrikanya, hindari suhu terlalu tinggi yang berisiko merusak kelembutan pakaian bayi.

Sumber : www.cleanipedia.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *