Cara Aman Makan Manis Bagi Penderita Diabetes

1. Batasi hanya sesekali saja

Anda memang masih boleh makan makanan bergula, tapi bukan berarti Anda boleh makan cake setiap hari. Batasi konsumsi makanan tinggi gula hanya di momen khusus saja, misalnya ulang tahun teman, acara makan-makan di kantor, atau hanya di akhir pekan saja. Hati-hati pula dengan jumlahnya, cukup seporsi kecil saja. Jika terlalu besar, coba dibagi dengan teman sepiring berdua.

2. Seimbangkan dengan makanan lain

Percuma menghindari makan gula kalau menu makanan Anda sehari-hari penuh dengan junk food. Jika ingin sesekali menikmati makanan manis favorit Anda, pastikan piring makan Anda setiap harinya penuh dengan sayur, kacang-kacangan, dan protein sehat seperti ikan.

3. Ganti dengan camilan tinggi serat

Jika Anda memang doyan sekali makanan manis dan tak bisa menahan diri, coba puaskan rasa ngidam ini dengan ngemil buah-buahan yang tinggi serat, atau memilih snack yang juga tinggi serat. Kalau Anda biasa ngemil es krim, cookies, martabak manis, atau snack lain yang manis-manis, coba ganti dengan camilan mengenyangkan dan terbuat dari kedelai yang tinggi protein dan serat sehingga dicerna perlahan oleh tubuh dan membuat kenyang lebih lama.

4. Kurangi asupan karbohidrat dari makanan berikut

Kalau ingin memberi kesempatan pada tubuh untuk sesekali makan makanan manis, jagalah gula darah Anda pada kadar yang stabil dengan membatasi jumlah asupan karbohidrat berikut ini:

  • Nasi putih
  • Pasta terigu
  • Roti putih
  • Kentang
  • Jagung

Banyak masyarakat Indonesia sulit untuk mengurangi asupan karbohidrat karena membuat cepat lapar. Untuk membantu proses agar tidak mudah lapar, Anda bisa snacking yang terbuat dari kedelai. Kandungannya tinggi serat dan protein membuat kenyang lebih lama sehingga membantu mengurangi porsi karbo berlebih.

5. Selalu periksa label nutrisi pada makanan

Saat memilih kue atau cookies di supermarket, selalu baca label informasi nutrisi yang tertera dalam kemasan untuk mengetahui berapa jumlah gula yang terkandung di dalamnya. Jangan lupa cek juga berapa kandungan karbohidratnya.

Sumber : www.hellosehat.com