Bersepeda Jarak Jauh bagi Pemula

1. Latihan Teratur

Sumber Foto : www.sehatq.com

Bersepeda jarak jauh akan menjadi lebih sulit dilakukan tanpa adanya latihan rutin lebih dulu karena tenaga akan lebih cepat habis dan tubuh menjadi lebih gampang capek. Jadi untuk melatih pernapasan serta otot supaya tidak kaget ketika mengayuh dalam perjalanan jauh, sering-seringlah melakukan latihan bersepeda minimal sehari menempuh 2 km.

 

2. Istirahat Cukup

Sebelum bersepeda jarak jauh, pastikan untuk latihan teratur tapi tidak secara berlebihan karena Anda pun tetap membutuhkan istirahat yang cukup. Tubuh sebaiknya tidaklah dipaksakan untuk latihan fisik, tapi pesepeda diharapkan untuk dapat mengambil waktu istirahat yang baik dan cukup agar kebugaran tubuh bisa tetap terjaga sehingga bersepeda akan lebih terasa menyenangkan.

3. Pengaturan Posisi Gir Sepeda

Posisi gir sepeda menjadi bagian penting dalam setiap performa pesepeda, terutama ketika berencana untuk bersepeda jarak jauh. Posisi gir bisa kita atur dengan mengupayakan supaya posisinya sesuai dengan kekuatan kita sebagai penggunanya. Cara ini menjadi salah satu tips untuk membantu pengaturan ritme tenaga kita juga.

4. Mengonsumsi Makanan Serat Tinggi

Salah satu tips dalam bersepeda terutama jarak jauh lainnya adalah mengonsumsi makanan serat tinggi. Sebelum melakukan perjalanan yang menguras tenaga, ada baiknya di malam hari kalian bisa mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, seperti misalnya buah-buahan di mana ini tak hanya berserat tinggi tapi juga mengandung mineral. Buah yang rasanya manis pun bisa menjadi suplemen alami bagi pembangkit tenaga.

5. Mengayuh secara Tetap dan Stabil

Kegiatan bersepeda jarak jauh sebenarnya memerlukan ketahanan fisik yang baik atau kita sebut dengan endurance. Putaran kayuhan kaki yang sebaiknya dijaga adalah 70 persen dari detak jantung paling optimal dari tubuh kita.

Kontrol kayuhan supaya saat pertandingan balap sepeda bisa sampai ke garis finish menggunakan usaha sendiri.

6. Mengontrol Diri Sendiri

Dalam bersepeda, penting untuk tahu kemampuan diri sendiri dan terlalu bersemangat di awal biasanya hanya akan membuat fisik jauh lebih cepat lelah bahkan saat masih setengah jalan. Kayuhan awal yang terlalu cepat sama dengan penggunaan energi terlalu banyak dan itu artinya energi terbatas yang berasal dari simpanan glikogen terpakai lebih dulu.

Saat menggunakan energi tersebut secara maksimal di awal, otomatis pengembalian simpanan glikogen akan memakan waktu yang cukup lama dan tubuh akan pulih dalam waktu yang tak sebentar. Pengendalian diri dalam mengontrol dan menyimpan tenaga di awal untuk paruh perjalanan kedua sangatlah penting.

7. Beristirahat saat Jeda Jangan Lama-lama

Ada waktu untuk istirahat bagi para pesepeda, namun jangan terlalu lama dalam menggunakan waktu tersebut karena tujuan dari istirahat di check point adalah untuk mengembalikan kebugaran bukan mendinginkan kembali otot yang telah ‘panas’. Istirahat dengan mengayuh sepeda lebih pelan atau santai dalam beberapa waktu juga merupakan hal yang baik. Perhatikan pula cara mengatur nafas saat bersepeda yang paling benar agar tidak gampang capek.

8. Cukup Minum

Kunci dari bersepda jarak jauh agar kuat adalah cukup minum karena dehidrasi akan mengakibatkan darah mengental sehingga kegiatan mengayuh pun menjadi lebih berat. Tak hanya pada hari sebelum pertandingan atau perlombaan balap sepeda dilakukan, lakukan minum air putih banyak setiap hari secara teratur.

9. Mengemil

Sebagai penyedia energi bagi tubuh yang hendak bersepeda jarak jauh, makan adalah suatu hal yang penting, namun ada kalanya memang perut akan mulai kosong sesudah 1-2 jam setelah mulai mengayuh. Kurangi rasa lapar dengan cara mengemil, yakni dengan memakan snack kue kering atau juga energy bar.

10. Mengganti Posisi Duduk

Duduk dengan posisi yang sama terus-menerus merupakan hal yang akan membuat tubuh cepat lelah dan tidak betah ketika bersepeda jarak jauh. Otot yang digerakkan otomatis akan cepat lelah. Jadi, cobalah untuk mengubah posisi sewaktu bersepeda dalam satu jam beberapa kali. Bahkan termasuk juga posisi tangan bisa diubah jadi saat memegang handle-bar sehingga tak mudah pegal.

Sumber : www.olahragapedia.com