Anti Kantong Kering Berkat #PunyaSimpenan Emas

Menjelang Idul Fitri, THR atau Tunjangan Hari Raya menjadi satu hal yang paling ditunggu oleh masyarakat. Logikanya, saat menerima tambahan pemasukan berupa THR maka kondisi keuangan akan menjadi lebih baik. Nyatanya, banyak yang mengalami kantong kering setelah lebaran. Gimana dengan kalian, apa pernah mengalami hal ini? Banyaknya pengeluaran seperti saat ini sebenarnya bisa disiasati dengan #PunyaSimpenan Emas yang cukup. Serta mulailah dengan membuat list alokasi keuangan yang akan menggunakan dana THR.

Narantara Sitepu selaku Head of Brand Development Treasury, menjelaskan “Berbagai momen yang datang berdeketan pada tahun ini, seperti lebaran, libur sekolah, dan tahun ajaran baru, tentu saja membawa deretan kebutuhan yang harus dipenuhi. Jika tidak dipersiapkan jauh sebelumnya, hal ini bisa saja memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan keluarga. Makanya, saya selalu mengajak teman-teman mulai menyimpan Emas secara rutin, untuk berbagai kebutuhan di masa depan. Beter late than never!”

Masyarakat bisa memiliki simpanan Emas di Treasury mulai dari Rp 20,000-, dengan aman dan mudah. Treasury juga akan memberikan Emas Gratis sebesar 0,03 gram, untuk semua pengguna baru sebagai THR. Sehingga bisa menstimulasi masyarakat untuk memiliki Emas.

Buat yang sudah dapat THR, ayo secepatnya membuat list alokasi keuangan yang akan menggunakan dana THR. Pastikan alokasi untuk #PunyaSimpenan Emas ada pada deretan paling atas dari list yang akan dibuat, sehingga pundi-pundi simpenan Emas terus bertambah. Masa depan lebih tenang, walaupun kantong kering setelah Lebaran.

Bonus THR yang diterima sebaiknya dikelola dengan baik, sehingga penggunaannya menjadi maksimal. Melvin Mumpuni selaku Financial Planner dari Finansialku memberikan tips agar THR yang didapat tidak lantas habis tanpa bekas, “Buatlah rencana keuangan terhadap bonus THR yang telah diterima; pertama, pisahkan THR dengan pendapatan bulanan; kedua, alokasikan sebagian untuk menabung atau memiliki simpanan Emas; dan ketiga, alokasikan untuk dana tidak terduga, yang mungkin dibutuhkan saat Lebaran nanti.”

Mengalokasikan uang THR ke beberapa pos yang membutuhkan, sebaiknya dilakukan secepat mungkin. “Ingatlah pada tujuan keuangan jangka panjang anda, maka sebaiknya alokasikan sekitar 20% sebagai simpanan. Dengan begitu, maka kita akan terhindar dari godaan diskon yang merajalela di musim jelang lebaran,” tambah Melvin.

Selebihnya, bisa dialokasikan sebesar 20% untuk keperluan mudik, 10% untuk sedekah, 20% untuk dana tak terduga, dan 30% untuk alokasi lain-lain, termasuk diantaranya untuk membeli pakaian dan berbagi dengan keluarga.

Dengan menerapkan tips di atas, kita bisa tetap punya simpenan Emas. Hal terpenting yang perlu kita lakukan agar jumlah simpanan terus bertambah adalah dengan rutin menambah simpanan, berapa pun jumlahnya. Karena hal kecil yang terus dilakukan secara berulang bisa memberikan manfaat yang besar. Seperti kata pepatah, sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

“Coba bayangkan, apabila secara rutin mengalokasikan pendapatan untuk punya simpenan Emas sejak 10 tahun lalu, saat harga Emas masih sekitar Rp 360.000,- per gram. Sekarang harga Emas sudah naik menjadi sekitar Rp 623,745,- (Harga di Treasury pada 13 Mei 2019). Kenaikan nilai Emas yang mencapai 42,28% tentu akan sangat membantu kondisi keuangan, saat semua kebutuhan seakan datang bersamaan,” Narantara menyimpulkan. Simpanan Emas yang telah terkumpul bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti dana darurat atau pendidikan.

– Yuk, #PunyaSimpenan Emas –

Sumber : Treasury