Gubernur DKI Jakarta Teken UMP DKI 2017 Rp 3,3 Juta

ahokMulai Jumat (28/10/2016) ini, Ahok cuti di luar tanggungan negara karena menjalani masa kampanye.

Ahok mengatakan, pemerintah mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

“UMP sudah ditandatangani tadi, saya ikuti PP, nilai UMP DKI Rp 3,3 juta. Aku yang tanda tangan tadi (kemarin– Red),” kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/10).

Sebelumnya, Dewan Peng­upah­an DKI Jakarta merekomendasikan tiga opsi nilai UMP 2017. Dewan Pengupahan DKI terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan buruh.

Unsur buruh merekomendasikan nilai UMP 2017 sebesar Rp 3.831.690, kemudian unsur pengusaha merekomendasikan UMP DKI 2017 sebesar Rp 3.355.750.

Sama halnya dengan pengusaha, pemerintah juga merekomendasikan UMP sebesar Rp 3.355.750.

Memakai kemeja kotak-kotak, Ahok kemarin tampak sibuk menandatangani sejumlah berkas dokumen di meja kerjanya.

Di hari terakhir kemarin, Ahok tak membawa barang-barang ataupun tumpukan berkas untuk dibawa pulang.

Ahok mengaku banyak tugas selama menjadi Gubernur yang belum diselesaikan.

Kendati demikian, setelah Ahok dinyatakan menjadi peserta Pilkada, dirinya harus taat kepada peraturan Pilkada.

Pada hari terakhir berkantor di Balai Kota, Kamis (27/10), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menandatangani penetapan nilai upah minimum provinsi (UMP)DKI 2017 Rp 3.355.750.

(PB)

Sumber : www.tribunnews.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *