Bens Radio 106.2 FM

index
Betawi Punye Gaye Selera Siape Aje

Tagline tersebut bukan asal diusung oleh radio ini. Sebab didalamnya terdapat kandungan makna mendalam yang menyangkut berbagai hal: gaya hidup, visi, misi, hingga filosofi.

Berawal dari keinginan yang dalam untuk tetap melestarikan budaya tradisi nenek moyangnya, seorang anak manusia yang saat itu sudah dapat dikatakan sebagai maestronya seniman, bercita-cita melahirkan sebuah radio siaran. Radio yang akan menjadi lebih dari sekedar media hiburan. Memiliki visi misi mengembangkan seni budaya Betawi, bisa menghidupi keluarga hingga anak buyut, juga menghibur seluruh warga Jakarta yang majemuk. Sungguh, sebuah cita-cita yang mulia.

Tak heran, berbagai kendala ditemui dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Namun berkat dukungan berbagai pihak, niat dan kesungguhan yang bulat untuk mewujudkannya, maka lahirlah Bens Radio pada tanggal 5 Maret 1990.

Sebuah badan berbentuk Perseroan Terbatas atau PT dipilih agar PT. Radio Bergaya Nyanyian Irama Sejati dapat menjalankan fungsinya secara komersial. Tetap eksis dan hidup dengan layak bahkan sejahtera dalam berbagai sisi, disamping tetap mengembangkan tujuan sebagai pelestari dan pengembang budaya Betawi.

Untuk menunjukkan bahwa Bens Radio memang radio Betawi, program siaran sekaligus acara off air yang selalu digelarnya, senantiasa menghadirkan nuansa kebetawian, termasuk menggunakan bahasa Indonesia dan Betawi dalam komunikasi sehari-hari, termasuk dalam menyapa pendengarnya. Agar senantiasa lekat di hati seluruh lapisan mulai dari Ncang, Ncing, Nyak, Babe, Mpok, Abang, dan juga None (yang sekaligus menjadi sapaan khas Bens Radio untuk pendengarnya, Se-Jabodetabek dan Sekenanye), sebagai istilah khas penyebutan jangkauan siar (coverage area) nya .

Namun mengingat keberadaan Bens Radio terdapat di sebuah ibukota negara, Kota Jakarta yang sangat majemuk, Bens Radio pun mencoba mengolah setiap program siarannya agar dapat diterima seluruh kalangan, menjadi “Selera Siape Aje”, tanpa kehilangan identitas sebagai “Radio Betawi Atu-atunye” .

Di jelang usia ke 28 tahun, Bens Radio ingin selalu menghasilkan karya terbaik, agar prestasi sebagai peraih penghargaan Radio Dengan Predikat Pendengar Terbanyak Se-Jabodetabek untuk kesekian kali sejak tahun 2000, versi Lembaga Survei AC Nielsen dapat terus dipertahankan.

Di tahun 2018 ini, Bens Radio 106.2 FM masih mengusung tagline “Bens Radio – Betawi Punye Gaye” sebagai positioning bahwa Bens Radio adalah radio Betawi atu – atunye di Jakarta. Yang menggambarkan kepada siapapun bahwa BENS RADIO termasuk kebudayaan betawi kagak bakal ade matinye, sehingga pendengar akan semakin bangga dan mantap menyimak juga mengikuti setiap program Bens Radio dengan balutan yang kreatif. Mitra kerja pun diharapkan semakin mengakui dan memanfaatkan eksistensi Bens Radio sebagai media radio paling tepat untuk mengkomunikasikan produk mereka.