Himbauan MUI Perihal Penerapan Protokol Kesehatan disaat Idul Adha

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, M.A mengimbau umat muslim Tanah Air untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi menjaga keselamatan bersama dari COVID-19, dalam memperingati dan menunaikan ibadah pada Hari Raya Idul Adha 1441 H.

“Hindari kerumunan yang punya potensi untuk terjadinya penularan. Apalagi tidak disiplin menggunakan masker, menjaga jarak yang bisa menjadi masalah dalam hal kesehatan dan juga keselamatan,” tegas Asrorun saat konferensi pers Media Center di Graha BNPB Jakarta, Selasa (28/07).

Mulai dari pelaksanaan shalat Idul Adha, Asrorun menghimbau masyarakat untuk tetap menyesuaikan kondisi faktual di kawasannya. Dalam hal ini penting bagi masyarakat untuk mengetahui risiko penularan di wilayahnya.

“Ketika kita berada di suatu kawasan yang sudah mulai terkendali, maka pelaksanaan shalat Idul Adha dapat dilaksanakan di masjid secara berjamaah. Tetapi harus tetap istiqomah menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, kemudian wudhu dari rumah, membawa sajadah sendiri, menjaga jarak,” tutur Asrorun.

Lain halnya jika kawasan tempat tinggal termasuk pada kategori penularan tinggi, Asrorun menghimbau masyarakat sebaiknya melaksanakan shalat Idul Adha tetap di rumah.

Di samping itu, saat akan melaksanakan shalat Idul Adha, masyarakat harus memastikan kodisi kesehatan diri terlebih dahulu agar tidak membahayakan diri dan orang lain.

“Kemudian juga memastikan kondisi kesehatan kita tetap fit. Ketika kita melihat bahwa diri kita sedang sakit, atau memiliki penyakit bawaan, maka sebaiknya tetap shalat di rumah saja,” tambah Asrorun.

Sementara itu, dalam rangkaian ibadah pemotongan hewan kurban, terdapat beberapa langkah yang dapat diambil oleh pihak terkait untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19, diantaranya adalah:

1. Optimalisasi sarana yang telah tersedia, seperti Rumah Potong Hewan (RPH). Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan yang biasanya terjadi saat penyembelihan hewan kurban.

2. Pihak yang melaksanakan kurban disunnahkan untuk menyembelih hewan kurbannya sendiri. Namun dalam kondisi seperti saat ini, penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan oleh orang yang memiliki kompetensi atau diwakilkan oleh orang yang memiliki keahlian.

3. Jika terdapat hambatan untuk bekerja sama dengan RPH, maka penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan di tempat biasa namun tetap pastika protokol kesehatan tetap dijalankan.

Di samping menerapkan protokol kesehatan saat melakukan ibadah kurban, Asrorun mengingatkan kepada seluruh umat Islam untuk tetap memastikan kesehatan hewan kurban agar tetap memenuhi syarat untuk bisa dijadikan kurban.

“Untuk itu, kita secara bersama-sama memperhatikan juga kondisi kesehatan hewan. Hewan yang akan kita sembelih, untuk kepentingan kurban dipastikan memenuhi syarat untuk dijadikan kurban dari sisi usia, dari sisi kesehatan,” ucap Asrorun.

Proses distribusi daging hewan kurban pun turut menjadi perhatian dalam penerapan protokol kesehatan. Pada hal ini, Asrorun menghimbau kepada panitia kurban untuk menghindari antrian saat membagikan daging kurban.

“Panitia kurban, dan juga lembaga sosial yang bergerak di bidang pelayanan ibadah, pada saat distribusi jangan lagi masyarakat antri. Tetapi, panitia bergerak mendatangi mustahik untuk kepentingan distribusinya,” tutur Asrorun.

Dalam menutup konferensi pers, Asrorun memberikan ucapan selamat Idul Adha bagi seluruh umat Islam dan mengingatkan untuk ikut berkontribusi demi ketaatan dan solusi atas masalah sosial yang terjadi.

“Saya mengucapkan selamat menyongsong Idul Adha 1441 Hijriah. Idul Adha yang akan kita laksanakan harus berkontribusi untuk kepentingan ketaatan kita kepada Allah, sekaligus juga solusi atas masalah sosial yang terjadi,” tutupnya.

Sumber : Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan COVID-19 – AA

Lima Wilayah DKI Jakarta Berisiko Tinggi Penularan COVID-19

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyoroti perkembangan dua wilayah administrasi, salah satunya DKI Jakarta. Lima kota administratif di daerah khusus ini berada pada zona risiko tinggi atau merah, sedangkan satu kabupaten pada zona risiko sedang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Bakti Bawono Adisasmito menyampaikan situasi di wilayah DKI Jakarta perlu mendapatkan perhatian masyarakat secara luas. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi wilayah secara serius.

“Terlihat bahwa pada minggu lalu, 19 Juli, ada 33 persen atau dua wilayah, yaitu Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, dengan risiko tinggi yaitu merah. Dan pada Minggu, 26 Juli, ada lima kota di Jakarta yang risiko tinggi. Ini harus kita cermati bersama. Bahkan pada Minggu, 21 Juni, ada satu daerah yang zona tidak terdampak yaitu Kepulauan Seribu sekarang sudah menjadi risiko sedang,” kata Prof. Wiku saat melakukan konferensi pers di Media Center Satgas Nasional, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (28/7).

Ia mengajak untuk melihat lebih detail kondisi DKI Jakarta. Wiku mengatakan, dalam minggu terakhir kasusnya meningkat cukup drastis dari seminggu sebelumnya. Seminggu sebelumnya adalah 1.880 kasus menjadi 2.679.

“Ini adalah peningkatan yang cukup pesat. Di sebelah kiri bawah, kita bisa melihat gambaran distribusi kelompok umur dari COVID-19. Terlihat pada usia 18 sampai dengan 59 tahun jumlahnya yang positif adalah 80 persen,” tambahnya.

Menurutnya, ini adalah kontribusi kasus positif pada kelompok umur dari 18 sampai 59, sedangkan kalau dilihat dari yang meninggal sisi usia, ternyata di atas 45 tahun jumlah cukup besar yaitu 80 persen.

“Artinya, penularan bisa terjadi di kelompok usia relatif produktif dan korban meninggal justru pada usia lanjut,” ucapnya.

Selanjutnya, dari sisi kelamin, ia menyampaikan, kasus positifnya relatif hampir sama pada kelompok laki-laki 52,3 persen, sedang kelompok perempuan adalah 47,87 persen. Namun, kalau dilihat dari jumlah yang meninggal jenis kelaminnya adalah laki-laki 61,26 persen, sedangkan pada perempuan 38,74 persen.

Ini menunjukkan bahwa semua pihak harus menjaga kelompok rentan terutama pada usia lanjut, dan juga pada kelompok jenis kelamin laki-laki.

“DKI Jakarta telah melampaui standar WHO dalam melakukan pengujian sehingga jumlah kasus yang tergambarkan juga cukup besar. Untuk itu, pihaknya berharap daerah-daerah lain di Indonesia harus mengikuti tren dari Jakarta yang melakukan tes yang begitu banyak dan bisa menggambarkan kondisinya lebih baik,” pesannya.

Selanjutnya, Prof. Wiku menyoroti kondisi penularan di wilayah Provinsi Gorontalo. Ia melihat bahwa ada tiga wilayah administrasi di tingkat kabupaten dan kota di Gorontalo dengan risiko tinggi, dan ada tiga juga dengan risiko sedang.

“Kalau kita lihat perkembangannya, dari sekitar 16,6 persen untuk risiko tinggi pada Minggu, 19 Juli, naik menjadi 50 persen pada Minggu 26 Juli. Jadi ini, kondisi yang perlu diperhatikan oleh masyarakat Gorontalo, khususnya kabupaten/kota Boalemo, Bone Bolango, Kota Gorontalo sebagai risiko tinggi, dan risiko sedangnya adalah Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Pahuwato,” ucapnya.

Ia mengatakan, terlihat kenaikan kasus pada minggu terakhir, dari 72 menjadi 369. Ini adalah kenaikannya lebih dari 400 persen, khususnya pada minggu 16 sampai 26 Juli.

“Ini perlu menjadi perhatian kita bersama, dan kalau kita lihat pada kelompok usia, ternyata yang positif kontribusinya pada usia 18 sampai 30 tahun sebesar 40,54 persen. Ini adalah angka yang cukup tinggi pada usia produktif 18 sampai 30 tahun; dan yang meninggal usia 45 tahun ke atas kontribusinya adalah 82 persen,” kata Wiku.

Ini menunjukkan upaya bersama untuk mampu melindungi masyarakat rentan, khususnya pada usia lanjut.

“Mohon agar masyarakat usia produktif untuk betul-betul menerapkan protokol kesehatannya agar tidak menjadi positif atau tertular. Karena, ini membahayakan kelompok-kelompok rentan,” ucapnya.

Terkait dengan peta sebaran berdasarkan tingkat risiko penularan melalui zonasi dapat dilihat pada tautan https://covid19.go.id/peta-sebaran

Sumber : Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan COVID-19 – AA

 

Keluarga The Baldys Jadi Brand Ambassador Lemonilo Untuk Kampanyekan Hidup Sehat

Di Era New Normal, Alangkah baiknya kita tetap mematuhi protokol kesehatan karena wabah COVID 19 belum beranjak dari Tanah Air. Tetap mejaga kebersihan, rajin berolahraga, makan makanan yang bergizi sangat penting saat ini untuk mencegah tertular virus corona.

Lemonilo, healthy lifestyle consumer goods brand di Indonesia yang menjadi pioneer penyedia produk makanan sehat dengan bahan-bahan alami dan bebas 100+ bahan berbahaya, resmi memperkenalkan The Baldys sebagai Brand Ambassador untuk produk Mie Instan Lemonilo.
The Baldys adalah nama keluarga dari pasangan Baldy Mulia Putra dan Nola ‘Be3’ beserta ketiga putra-putri mereka yaitu, Naura, Bevan, dan Neona. Naura dan Neona sendiri adalah penyanyi anak Indonesia yang menjadi idola bagi anak-anak dan juga para orang tua.

“Lemonilo sangat senang dapat berkolaborasi dengan keluarga The Baldys. Keluarga ini memiliki misi yang selaras dengan Lemonilo sebagai brand yang ingin membuat gaya hidup sehat bisa diakses oleh siapa saja dan menjadikan hidup sehat sebagai sesuatu yang normal.” Ucap Shinta Nurfauzia, Co-CEO Lemonilo, saat virtual press con (28/7/2020).

Salah satu produk andalannya adalah Mie Instan Lemonilo yang dibuat tanpa bahan-bahan berbahaya seperti pengawet, pewarna dan perisa buatan, namun tetap menghasilkan rasa yang enak. Mie Instan Lemonilo adalah solusi pertama yang Lemonilo hadirkan sebagai ‘pilihan lebih sehat’ untuk keluarga Indonesia, hingga akhirnya saat ini Lemonilo telah menghadirkan sekitar 40 varian produk sehat lainnya, dari mulai mie instan hingga bumbu-bumbu masak. Lemonilo sebagai brand healthy lifestyle consumer goods berbasis teknologi terus berinovasi.

Kolaborasi antara Lemonilo dan The Baldys diharapkan akan menginspirasi masyarakat Indonesia akan pentingnya memulai hidup sehat dari lingkaran yang paling kecil seperti keluarga. Melalui kolaborasi ini juga diharapkan masyarakat memulai gaya hidup sehat dan Melalui kolaborasi ini juga diharapkan masyarakat dan penggemar The Baldys dapat lebih dekat dengan sosok yang mereka idolakan, dan menjadi inspirasi untuk keluarga Indonesia untuk memulai gaya hidup sehat.
“Excited dan bahagia banget bisa menjadi bagian dari keluarga Lemonilo sekaligus dipercaya menjadi Brand Ambassador produk Mie Instan Lemonilo. Karena Mie Lemonilo ini terbuat dari bahan alami, tanpa penyedap rasa, pengawet, dan juga tanpa pewarna buatan sehingga sangat aman dikonsumi oleh keluarga kami. Kesehatan adalah yang utama, terlebih dengan kondisi pandemi ini di mana gaya hidup sehat sudah menjadi kebutuhan mutlak agar imunitas tubuh juga selalu terjaga,” ungkap Baldy Mulia Putra mewakili keluarganya.

Sumber : Lemonilo – KM

DMI Gandeng GoPay Maksimalkan Donasi Digital untuk Gerakan Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid

Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggandeng GoPay, layanan uang elektronik terdepan di Indonesia, untuk mendukung gerakan memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Sebelumnya DMI telah menggagas gerakan Seruan Dari Masjid serta Semprot Mandiri kepada lebih dari 800 ribu masjid se-Indonesia untuk mendukung pencegahan COVID-19. Melanjutkan inisiatif tersebut, DMI kolaborasi dengan GoPay diharapkan mendorong jamaah masjid memaksimalkan metode pembayaran digital tanpa sentuhan yang mudah serta aman dalam berinfaq dan sedekah. Hal ini juga sesuai dengan anjuran pemerintah untuk menggunakan pembayaran nontunai dalam mencegah penyebaran COVID-19.
GoPay dan DMI sendiri telah menjalin kerjasama sejak Juli 2019 untuk pemanfaatan fitur donasi digital di aplikasi DMI.
“Selain menjadi tempat suci untuk beribadah bagi umat Islam, masjid juga memiliki fungsi sosial sebagai pusat penyelesaian masalah serta pusat syiar. Salah satu fungsi sosial masjid yang dimanfaatkan DMI adalah menyiarkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan lewat gerakan seruan dari masjid. Lewat gerakan ini, usai shalat berjamaah, Taa’mir masjid akan menyampaikan tiga protokol kesehatan melalui pengeras suara yaitu jaga jarak, cuci tangan dan pakaimasker” ujar Ketua Umum DMI M. Jusuf Kalla.

“Untuk itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga dan memanfaatkan masjid bagi kesejahteraan jamaah serta masyarakat sekitar. Oleh karenanya, DMI terus aktif menggandeng para pihak yang memiliki visi serupa untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid, salah satunya dengan kolaborasi bersama GoPay. Kami melihat kolaborasi DMI dan platform digital seperti GoPay memiliki potensi besar untuk memajukan ekonomi masjid dan menyejahterakan umat” tambah Jusuf Kalla

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata menerangkan “Kami sangat senang dapat kembali berkolaborasi dengan DMI. GoPay ingin terus memudahkan masyarakat Indonesia untuk semua transaksi di kehidupan sehari-hari, termasuk memudahkan ratusan ribu masjid di bawah naungan DMI untuk menerima donasi digital di aplikasi DMI. Gerakan Seruan Dari Masjid dari DMI kali ini sejalan dengan inisiatif J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan) Gojek, salah satunya pengguna layanan didorong untuk mengutamakan transaksi nontunai tanpa kontak menggunakan GoPay. Melalui teknologi infaq digital di aplikasi DMI, kami harap jamaah masjid dapat memaksimalkan infaq digital sehingga bersama kita dapat mengurangi risiko penyebaran COVID-19″.

Budi menambahkan “Sejauh ini, kami melihat tren positif penggunaan sedekah dan infaq digital oleh masyarakat menggunakan GoPay. Kami mencatat pertumbuhan donasi digital sebanyak 2 kali lipat di saat pandemi COVID-19. Melalui platform digital, donasi yang masuk ke masjid juga tercatat dengan baik sehingga lebih aman dan transparan. Ke depannya, kami juga terbuka untuk terus berkolaborasi bersama DMI agar semakin banyak yang memakmurkan dan dimakmurkan masjid.”

Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruqutni menjelaskan, kolaborasi ini juga dapat mendukung semangat DMI untuk mengembangkan ekonomi umat berbasis masjid.
“Dengan jumlah masjid di Indonesia yang sangat besar, ekonomi umat berbasis masjid memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan memanfaatkan teknologi digital. Saat ini, kami telah mengayomi lebih dari 800 ribu masjid di seluruh wilayah Indonesia. Lewat kolaborasi dengan platform digital seperti GoPay, berpotensi besar untuk memaksimalkan kesejahteraan jamaah dan masyarakat sekitar sehingga tercapai tujuan kita untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid” ujar imam.
Sementara itu Ketua Departemen Kominfo & Arsitektur Dewan Masjid Indonesia Achmad Sugiarto menyampaikan “Ekonomi Indonesia masih didominasi oleh transaksi tunai, meskipun transaksi data mobile banking telah melewati transaksi ATM atau Debit Card dan transaksi Non Bank telah melewati bank, semuanya terjadi pada 2018. Sementara itu, pada era adaptasi kebiasan baru, percepatan akselerasi digital yang mendukung kebutuhan masyarakat harus makin diberikan kemudahan”.

Aplikasi Dewan Masjid Indonesia sendiri telah memudahkan dan mempercepat masyarakat menyalurkan Infaq-nya secara digital, antara lain dengan GoPay. Aplikasi Dewan Masjid dapat diunduh dan digunakan melalui Android dan juga IOS.

Sumber : Dewan Masjid Indonesia (DMI) – KM

SPMS Entertainment Asal Karawang Luncurkan Single Aib Mercury & dan Rofi di Era New Normal

Pandemi Covid-19 yang masih melanda Negara kita tak menyurutkan label asal Karawang Sales Pabrik Media Studio (SPMS) Entertainment untuk merilis single dari pendatang baru Aib Mercury & Rofi di bulan Juli 2020 sebagai talent pertama mereka, dan merupakan sebuah tantangan bagi SPMS yang didirikan tahun 2020 ini.
Label musik SPMS, mengenalkan dua karya yang easy listening. ‘Berlari dan Berlutut (Aib Mercury) dan ‘Cinta Uang Bicara (Rofi) di hadapan awak media di 98 Cofee & Bar, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020).
Cindy General Manager SPMS menerangkan , dimasa Pandemi Covid-19 untuk mewarnai blantika musik Indonesia, kami menggaet artis lokal karena ingin memberikan kesempatan berkarya untuk penyanyi – penyanyi yang berbakat dari Karawang.
“Label ini adalah label pertama yang ada di Kerawang, kenapa kita dirikan di Kerawang, karena kita ingin Mengrab potensi penyanyi – penyanyi Kerawang yang memang memilik bakat dalam tarik suara. , Kita memanfaatkan potensi lokal yang ada. Tapi kita akan support talenta – talenta berbakat diluar Kerawang juga ”ucap Cindy kepada awak media ( 27/7/2020).
Meski keduanya hadir sebagai penyanyi pendatang baru, namun Aib Mercury pernah ikut audisi Indonesia Idol walaupun gagal, Aib Mercury tidak pantang menyerah untuk mengejar cita-citanya menjadi penerus Freddy Mercury.
Pemilik nama lengkap Arief Hidayatullah ini berdandan layaknya penyanyi Freddy Mercury. Kecintaannya terhadap idolanya, pria yang menyebut dirinya Aib Mercury.
Single ‘Berlari dan Berlutut’ bercerita tentang usaha seorang pria untuk mengejar cintanya hingga titik darah penghabisan. Meskipun dia tahu bahwa usahanya mungkin akan sia-sia. Single Berlari dan Berlutut juga menceritakan tentang cinta sejati memang layak dikejar hingga akhir, namun bila gagal, berlututlah dan relakan demi kebahagiaan bersama, seperti kala pepatah, cinta tak harus memiliki.
Single Berlari dan Berlutut diciptakan oleh Febri Yandri adalah kakak kandung dari Aib Mercury. Menurut Febri, Single Berlari dan Berlutut tercipta karena pengalaman pribadinya bersama dengan mantan kekasihnya. Berlari dan Berlutut diaransemen oleh Victor Sembiring lalu diproscs mixing dan mastering oleh Yandha Krishna dari DME Audio Post.
“Jadi Berlari dan Berlutut kalau dibahasa Inggris kan jadi Run dan Knee kalau diplesetkan jadi Rani. Itulah nama mantan kekasih kakak saya. Biar nggak ketauan sama suaminya,” ucap Aib kepada awak media.

Single ‘Cinta Uang Bicara’ yang dinyanyikan Rofi, berceita tentang kisah seorang pria yang ditinggalkan oleh pasangannya karena statusnya yang belum sukses yang akhirnya menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras untuk mencapai kesuksesan. “Ini pengalaman saya karena merasa ditinggalkan kekasih. Gara-gara belum sukses dan kaya. Semoga mantan saya menyesal ,” ujar Rofi.
Pengalaman inilah yang membuat Rofi lebih meningkatkan diri dengan bekerja keras untuk mencapai kesuksesan. Lagu dengan nuansa R&B kekinian ini diciptakan dan diaransemen sendiri oleh Rofi dan tim musik dari SPMS Entertainment.
Vidio klip kedua Penyanyi asal kerawang ini digarap oleh Sutradara kondang Chiska Doppert, sutradara senior di dunia perfilman Indonesia , videonya yang sudah bisa disaksikan di kanal Youtube SPMS Entertainment.

Sumber : SPMS Entertainment – KM

Buah Naga Merah Mengatasi Batuk

Sumber Foto : www.dream.co.id

Buah naga ternyata memiliki kandungan vitamin B3 yang sangat tinggi di dalamnya. Tidak heran jika salah satu manfaat buah naga merah adalah dapat membantu mengatasi batuk pada seseorang.

Perlu untuk diketahui, salah satu nutrisi yang sangat diperlukan untuk dapat meredakan batuk adalah vitamin B3. Untuk itu, konsumsilah buah naga merah ketika kalian menderita batuk.

Sumber : www.dream.co.id

 

 

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Sekolah Belum Beroperasi

Sumber Foto : www.republika.co.id

Pemerintah Provinsi Banten kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku di tiga wilayah Tangerang Raya hingga 8 Agustus 2020 mendatang. Pada PSBB kali ini, semua aktivitas sudah dilonggarkan hanya saja kegiatan belajar-mengajar di sekolah belum diizinkan beroperasi.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah mengatakan, perpanjangan PSBB di wilayah Tangerang mengikuti keputusan Gubernur Banten. Putusan tersebut berlaku bagi di tiga wilayah, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan.

Meski berstatus PSBB, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah melonggarkan sejumlah sektor dan aktivitas di masyarakat. Khususnya di sektor perekonomian, mengingat sektor inilah yang paling terasa terkena dampaknya. Arief pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Selain mencegah penularan bagi diri sendiri, hal itu juga mencegah tertularnya masyarakat.

Sumber : www.republika.co.id

Heboh Kue Klepon Jadi Inspirasi Putri Sagita Buat Bikin Lagu Dangdut

Sumber Foto : www.tribunnews.com

Kue klepon, kuliner tradisional itu, belakangan ini ramai dibicarakan di media sosial. Seorang penyanyi bernama Putri Sagita memanfaatkan momentum itu untuk berkarya. Ia merilis single anyarnya berjudul “Kue Klepon Enaknya di Dalem”. Lagu itu sendiri merupakan ciptaan Sofwan.
“Dibilang memanfaatkan momen, buat saya iya juga. Itu enggak masalah,” kata Putri Sagita kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.

Putri Sagita mengatakan lagunya sederhana. Hanya menceritakan kelezatan kue klepon. Tidak lebih. Lagu “Kue Klepon Enaknya di Dalem” merupakan single keempatnya selama berkarier sebagai penyanyi dangdut. Sebelumnya, ia merilis lagu “Pacar Sosmed”, “Jangan Banyak Mikir”, dan “Aku Cinta Kamu Tapi Kamu Cinta Dia”. Single debutnya, yakni “Goyang Mantul”. Ia merintis kariernya dari nol, dari panggung ke panggung hajatan. Ia bersyukur lahir di tengah keluarga yang memberi dukungan terhadap kariernya di dunia musik.

Sumber : www.tribunnews.com

 

Rekayasa Lalin untuk Pengerjaan MRT Fase II HI-Harmoni

Sumber Foto : www.republika.co.id

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di jalan MH. Thamrin dekat gedung Sinarmas hingga bundaran air mancur dekat Monas. Pemberlakuan rekayasa lalin ini dalam rangka menunjang pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) fase II CP 201 yang segera dimulai.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pekerjaan konstruksi MRT fase II, yang menyambungkan stasiun Bundaran HI menuju Kota Tua akan segera dilakukan. Pengerjaan proyek ini terbagi menjadi tiga segmen, yaitu CP 201, CP 202, CP 203. Dan di wilayah Jalan Thamrin hingga simpang Harmoni.

Rekayasa lalin stage 1 ini, jelas dia, akan berlaku mulai dari, Jumat 24 Juli hingga 30 November. Dia menjelaskan, rekayasa yang akan dilakukan diantaranya membuat detour/ pelebaran, kemudian pembongkaran halte Bus Transjakarta di dekat BI.

Sedangkan stage 2, diperkirakan pada 1 Desember 2020 sampai 30 Maret 2021. Area pekerjaan menggunakan median tengah jalan dan jalur Transjakarta. Namun pelayanan Transjakarta akan tetap berjalan dengan halte sementara yang dipindahkan di depan Wisma Mandiri.

Secara keseluruhan, terdapat 10 stasiun di lintasan MRT Fase II, mulai dari Stasiun Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Mangga Dua, dan Ancol yang juga akan dibangun depo. Ia menuturkan pembangunan proyek MRT Fase II ini memakan biaya dua kali lipat dari Fase I, yakni Rp22,5 triliun karena seluruhnya akan dibangun di bawah tanah (underground).

Selain itu juga akan dibangun melintasi situs bersejarah (heritage) dan akan menembus di bawah sungai mencapai 30 meter dari permukaan tanah. Sekaligus juga akan dibangun kawasan berorientasi transit (TOD) berbarengan dengan pembangunan konstruksi MRT Fase II.

Sumber : www.republika.co.id

Tilang di Jakarta Mulai Berlaku Lagi, 15 Jenis Sasaran Tilang

Sumber Foto : www.kompas.tv

Siap-siap untuk para pelanggar lalu lintas di Jakarta karena Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali memberlakukan tilang mulai hari ini, Senin (20/7/2020).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan ribuan personel yang siap menindak pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Kita tetap fokus ke-15 pelanggaran yang menjadi rawan kecelakaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Berikut 15 jenis pelanggaran lalu lintas yang jadi sasaran tilang, seperti yang dikutip dari Kompas.com;

  1. Menggunakan handphone (ponsel) saat berkendara
  2. Menggunakan kendaraan bermotor di atas trotoar
  3. Mengemudikan kendaraan bermotor secara melawan arus
  4. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalur bus transjakarta
  5. Mengemudikan kendaraan bermotor melintas di bahu jalan
  6. Sepeda motor melintas atau masuk jalan tol
  7. Sepeda motor melintas di jalan layang non-tol
  8. Mengemudikan kendaraan bermotor melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL)
  9. Pengemudi yang tidak memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan
  10. Mengemudikan kendaraan bermotor melebihi batas kecepatan
  11. Mengemudikan kendaraan bermotor tidak menggunakan helm SNI
  12. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari
  13. Mengemudikan kendaraan bermotor yang membiarkan penumpang tidak menggunakan helm
  14. Mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan kereta api yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu kereta api sudah mulai ditutup
  15. Mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan

Sumber : www.kompas.tv