#kitayangsiaran #kamuyangdengerin #dirumahaja

        Oni Bio dan Iing Demplon

 

 

                    Arya Tanjidor dan Puspa Baresi

 

 

Sumber : Bens Radio

Terminal Terpadu Pulogebang Disemprot Disinfektan

Area Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, dilakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan, Jumat (20/3) sore. Ini merupakan upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Petugas gabungan yang melakukan penyemprotan langsung disebar ke  sejumlah titik di area terminal bua terbesar di Asia Tenggara ini. Seperti bagian lantai dasar hingga lantai tiga terminal. Kemudian eskalator, tangga, lift, akses keluar masuk, jalur kedatangan dan pemberangkatan, area parkir, tempat parkir bus, dan masjid.

Kepala UPT Terminal Terpadu Pulogebang, Bernard Octavianus Pasaribu  mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Apalagi di area ini setiap hari banyak dipenuhi orang yang akan pergi dan datang dari dan ke keluar kota. Rata-rata jumlah penumpang sekitar 2.000 dengan jumlah armada 200 – 240 bus.

Diakui Bernard, dampak dari kasus COVID-19 membuat jumlah penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang mengalami penurunan antara 100 sampai 200 penumpang per hari.

Sumber : www.beritajakarta.id

Cara bikin cairan disinfektan sendiri ala dr.Nahla Shihab

Sumber Foto : IG @najwashihab

Bayclin 95 ml ditambah air 905 ml (untuk menjadi total 1000ml/1 L).

Bayclin, yang sering digunakan sebagai bahan bleaching/pemutih, mengandung sodium hypochlorite (natrium hipoklorit) dengan konsentasi 5.25%.

Untuk bahan disinfektan, dibutuhkan natrium hipoklorit 0.5%. Jadi untuk mendapat konsentrasi yang sesuai, perlu pengenceran.

Disinfektan perlu kita lakukan sehari 2x (pagi dan sore) di permukaan alat yang sering disentuh, seperti gagang pintu, saklar lampu, telepon remote tv/ac, keran, jet shower, alat sentor toilet, meja makan, sofa yg plg sering dipake.

Gunakan untuk menyemprot bagian-bagian yang sering disentuh di rumah kamu minimal 2 kali sehari ya.

Sumber : IG @najwashihab

Gedung Balai Kota Disemprot Cairan Disinfektan

Upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Seperti membersihkan area kompleks Gedung Balai Kota menggunakan cairan disinfektan, Rabu (18/3).

Staf Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta, A Dwi Nofijianto mengatakan, hari ini pembersihan dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di Gedung Blok G Lantai 4, 7, 13, 14 dan 15 serta Gedung Blok F Lantai 2.

“Penyemprotan dilakukan berdasarkan permintaan masing-masing bidang ke Biro Umum melalui surat permohonan sterilisasi. Setelah kami terima, langsung ditindaklanjuti,” ujarnya usai melakukan penyemprotan di Gedung Blok F Lantai 2.

Untuk hari ini, sambung Dwi, pihaknya sudah menghabiskan 500 mililiter pemutih yang dicampur dengan 10 liter air.

Dia menambahkan, untuk esok hari, penyemprotan cairan disinfektan di kompleks Balai Kota masih akan dilanjutkan.

Sumber : www.beritajakarta.id

The Changcuters Rilis Single Baru

The Changcuters kembali dengan merilis single terbarunya berjudul ‘Hantu’. Single ini menjadi pembuka untuk rangkaian trilogi album terakhir yang bertajuk Loyalis.

Di single ‘Hantu’ ini, The Changcuters menampilkan nuansa rock and roll yang kental dengan sound vintage dan sedikit gothic. Untuk lirik, Tria masih menyanyikan celotehan-celotehan yang khas dengan pengulangan yang anthemic membuat pendengar langsung hapal dengan lagu tersebut.

“Lagu ini diciptakan tahun 2009, bahkan draftnya sudah ada sejak 2008 ya. Kemudian kita betul-betul diseriusin. Lagu ini pernah direkam, tapi file-nya rusak atau corrupt dan kita rekam ulang,” ujar Qibil gitaris The Changcuters seperti dilansir dari channel YouTube WOW Ma TV.

Penggarapan lirik dilakukan setelah lagu ini selesai direkam. The Changcuters menuangkan pengalaman pribadi kedalam lagu ‘Hantu’ ini.

Qibil menjelaskan bahwa lagu ini bukan bertemakan horor, meski nuansa musiknya sedikit gothic. Mereka menceritakan bahwa hantu yang dimaksud adalah sosok orang yang keberadaannya tidak dianggap di komunitas atau lingkungannya.

Sumber : www.matamatamusik.com | www.youtube.com

Tarung Sarung

  • Jenis Film : Drama, Action, Religi
  • Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
  • Sutradara : Archie Hekagery
  • Penulis : Archie Hekagery
  • Produksi : Starvision
  • Casts : Panji Zoni, Yayan Ruhiyan, Maizura, Cemal Faruk, Surya Saputra, Jarot SuperDJ, Doyok SuperDJ, Annette Edoarda, Imelda Therinne, Hajra Romeesa, Awaluddin, Arman Dewarti, Adi Nugroho, Fergie Brittany, A.

SINOPSIS

DENI RUSO (Panji Zoni) terlahir dari salah satu keluarga terkaya di Indonesia. Bagi Deni uang adalah segalanya, ia bahkan kehilangan kepercayaan terhadap Tuhan. Semuanya berubah ketika ia ke Makassar mengurus bisnis keluarga, dan bertemu TENRI (Maizura) gadis Makassar aktivis yang membenci RUSO CORP sebagai kapitalis perusak lingkungan. Deni pun menyembunyikan identitas demi mendapatkan cinta Tenri. Masalah muncul ketika SANREGO (Cemal Faruk) juara bela diri TARUNG SARUNG, tidak terima! Deni dihajar oleh Sanrego. Akhirnya, Deni berguru kepada Pak KHALID (Yayan Ruhian) seorang penjaga Masjid. Dari Pak Khalid, Deni tidak hanya belajar TARUNG SARUNG juga belajar mengenal Tuhannya lagi. Apakah Deni mampu mengalahkan Sanrego dan mendapatkan cinta Tenri?

Sumber : www.21cineplex.com | www.youtube.com

Alat Ini Bisa Deteksi Virus Corona Hanya 15 Menit

Pembuat produk tekstil dan bahan kimia Kurabo Industries Ltd.  pada hari Kamis, 12 Maret 2020, mengatakan mulai pekan depan akan mulai menjual alat tes virus corona yang dikembangkan oleh perusahaan Cina.

Kit itu dapat mendeteksi virus corona baru yang menyebabkan COVID-19 dalam 15 menit, jauh lebih cepat daripada metode saat ini.

Kit itu, yang menggunakan sampel darah dan reagen, diharapkan dapat mengurangi waktu dan biaya dibandingkan dengan tes reaksi rantai polimerase (PCR) yang saat ini digunakan untuk mendeteksi penyakit penyebab pneumonia, menurut pembuatnya.

Pengujian PCR membutuhkan waktu empat hingga enam jam setelah sampel dikumpulkan dari tenggorokan pasien atau bagian tubuh lainnya.

Kit Kurabo hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk menampilkan garis merah pada strip tes setelah sampel darah dari pasien yang dicurigai dicampur dengan reagen pada strip tersebut. Garis merah menunjukkan adanya antibodi untuk virus dalam darah dan hasil tes positif, kata perusahaan itu.

Kit ini dikembangkan oleh mitra bisnis perusahaan di Cina dan telah digunakan oleh institusi medis Tiongkok.

Kurabo berencana untuk menjual kit ke lembaga penelitian dan pengujian. Satu kit yang mampu menguji 10 sampel diberi harga ¥ 25.000 (Rp 3,38 juta), tidak termasuk pajak.

Sumber : www.tekno.tempo.co

Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Masyarakat Indonesia lebih familiar dengan hand sanitizer model gel. Untuk membuatnya, kamu membutuhkan bahan berupa 2/3 cup alkohol 70%-99%, 1/3 cup gel aloe vera murni, dan 8-10 tetes minyak esensial. Sementara, alat untuk membuat hand sanitizer model gelini adalah mangkuk, sendok, botol plastik, dan corong.

Penggunaan minyak esensial bermanfaat untuk menambah aroma pada hand sanitizer. Kamu bebas memilih aroma yang disukai, tapi lebih disarankan untuk menggunakan minyak esensial lavender, kayu manis, atau peppermint karena ketiganya memiliki kandungan disinfektan untuk membunuh kuman dan virus.

Setelah mempersiapkan semua alat dan bahannya, sekarang saatnya untuk mulai membuat hand sanitizer model gel. Pertama-tama, siapkan mangkuk, kemudian tuang alkohol dan gelaloe vera. Aduk hingga rata dan coba oleskan di tangan. Apabila teksturnya kurang lembut, tuangkan lagi gel aloe vera secukupnya. Gel aloe vera ini juga berfungsi untuk melembapkan kulit tanganmu.

Jika sudah mendapatkan tekstur hand sanitizer yang lembut, sekarang saatnya menambahkan minyak esensial. Tuangkan minyak esensial pada campuran alkohol dan gel aloe vera tadi, kemudian aduk lagi hingga rata.

Jika sudah, sekarang saatnya memasukkan hand sanitizer gel tersebut ke dalam botol plastik menggunakan corong. Namun, sebelum memasukkannya, pastikan kamu sudah mencuci botol plastik terlebih dahulu dan membiarkannya hingga kering sempurna agar tidak merusak kadar hand sanitizer yang sudah dibuat. Dengan demikian, hand sanitizer buatan sendiri pun sudah siap digunakan.

Sumber : www.dekoruma.com

Pemprov DKI Jakarta Meniadakan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah, Antisipasi Potensi Penyebaran COVID-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah sebagai langkah antisipasi potensi penyebaran COVID-19 di wilayah Ibu Kota selama dua pekan, sejak hari Senin, 16 Maret 2020 hingga Sabtu, 28 Maret 2020. 

Keputusan ini diumumkan setelah rapat jajaran Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Dr. Fery Rahman, M.KM (Wakil Sekjen PB IDI), Dr. Sholah Imari, MSc (anggota Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia/PAEI), Dr. Triana Damayanti Akbar (Ketua Bidang Organisasi IDAI DKI Jakarta), dan pimpinan WHO untuk Indonesia, Dr. Paranietharan.

Dari kasus COVID-19 yang telah lebih dahulu menjangkiti sejumlah warga negara di berbagai belahan dunia, diketahui anak-anak akan menjadi perantara (carrier) bagi penularan antar orang dewasa, meskipun anak tersebut tidak memperlihatkan gejala COVID-19. Sehingga, keputusan untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama dua pekan menjadi langkah tepat yang perlu diambil dalam meminimalisir potensi semakin meluasnya wabah COVID-19 di seluruh wilayah Jakarta.

Gubernur Anies juga menyampaikan jumlah peserta didik di DKI Jakarta mencapai 1,5 juta anak. Khusus untuk anak-anak SMA-SMK yang sedang mengikuti Ujian Nasional atau kelas XII, jumlahnya sekitar 124 ribu peserta didik. Keputusan ini juga menyebabkan Ujian Nasional bagi siswa SMK yang seharusnya berlangsung pada 16-19 Maret 2020 mengalami penundaan.

Adapun sekolah yang tidak melakukan proses belajar mengajar, meliputi seluruh sekolah di wilayah DKI Jakarta, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Selama 14 hari ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembersihan di seluruh fasilitas sekolah dan memastikan kondisi sekolah benar-benar bersih.

Di sisi lain, para siswa diimbau tetap melakukan kegiatan belajar di rumah masing-masing, membatasi diri untuk tidak mengunjungi tempat keramaian, dan menghindari kegiatan kerumunan maupun aktivitas yang melibatkan massa dalam jumlah banyak. Para orang tua diimbau untuk memantau kondisi anak-anaknya dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta membiasakan diri rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir maupun cairan pembersih tangan (hand sanitizer) beralkohol 70 – 80 %.

Informasi lebih lanjut terkait penanganan COVID-19 dapat diakses melalui https://corona.jakarta.go.id serta dapat menghubungi Posko Tanggap COVID-19 di nomor 112 atau melalui WhatsApp di nomor 0813-8837-6955.

Sumber : www.beritajakarta.id

Bersama Lawan Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan “untuk mencegah penyebaran Covid-19, perlu adanya kesadaran bersama. Oleh karena itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI dan POLRI melakukan pengurangan risiko penyebaran Covid-19 di tempat publik, salah satunya dengan gerakan bersih-bersih di Stasiun Gambir”, hal itu diucapkan Erick saat meninjau pembersihan Stasiun Gambir, Kamis (12/3) bersama Kepala BNPB, Dandim Jakarta Pusat dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Kegiatan bersih-bersih dilakukan oleh pasukan TNI / POLRI, PT KAI dan PPSU melakukan pembersihan menggunakan biosanitizer dengan cara menyemprotkan ke kursi, pagar dan ruangan yang ada di Stasiun Gambir.

Erick mengatakan kegiatan ini telah rutin dilakukan agar masyarakat merasa aman, “kegiatan ini telah rutin dilakukan, setiap hari sekali dilakukan pembersihan agar masyarakat merasa aman saat berada di tempat publik”, ucap Erick.

Kepala BNPB Doni Monardo pada kesempatan yang sama menambahkan, “membersihkan tempat-tempat publik secara rutin harus dilakukan, baik itu sekolah, kantor, tempat ibadah dan fasilitas publik lainnya”, ujar Doni.

Selain itu Doni mengajak seluruh pihak menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi penyebaran Covid-19, “kami menghimbau kepada pemerintah pusat dan daerah, swasta hingga keluarga untuk rutin membersihkan lingkungan masing-masing untuk mencegah penyebaran Covid-19”, tutup Doni.

Perlu diketahui PT KAI selaku pengelola stasiun telah melakukan sosialisasi pencegahan kepada para penumpang di beberapa stasiun dan juga rutin membersihan gerbong kereta dan stasiun menggunakan bahan kimia, serta menyediakan cairan pembersih tangan dibeberapa titik strategis untuk mempermudah masyarakat untuk membersihkan diri.

#LawanCovid19 #PBUrusanBersama #SiapUntukSelamat

Sumber : Agus Wibowo (Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)