Rudi Soedjarwo dan RA Pictures kembali produksi film bergenre Horor ” Kembalinya Anak Iblis”

Rudi Soedjarwo kembali menyutradari film yang bergenre Horor yang yang di produksi oleh RA Pictures dengan judul “Kembalinya Anak Iblis”.

Film yang diproduksi RA Pictures merupakan sekuel film 13 The Haunted yang menceritakan teror arwah penasaran yang berada di Pulau Ayunan dan meneror beberapa anak muda.
Film yang akan tayang di seluruh bioskop Tanah Air pada Kamis (5/9/2019) itu merupakan film bergenre honor.

Dalam produksi film ini sutradara handal ini mempunyai berbagai pengalaman berkesan dan tak terlupakan. Karena, film ‘Kembalinya Anak Iblis’ ini diperankan oleh bintang muda yang multitalenta.
Menurut Rudi Soedjarwo kepada para wartawan saat peluncuran film nya di Grand Indonesia “Saya mendapat pengalaman luar biasa kerja sama dengan bakat muda ini. Saya belajar banyak dari mereka. Saya menikmati prosesnya bekerja sama dengan mereka”.

Sementara menurut Pemilik Rumah produksi RA Pictures Raffi Ahmad dalam wawancaranya “Memang mengumpulkan bintang muda ini susahnya setengah mati, mencoba diskusi sama Rudi Soedjarwo cukup panjang juga. Saya bikin alur cerita yang simpel saja mereka datang ke sebuah pulau dan setelah kembali ke rumah mereka kembali lagi untuk menyelesaikan masalah mereka,” film ini banyak dibintangi anak muda itu sangat memiliki daya tarik serta poin plus tersendiri. Tambah Raffi Ahmad.

Film Kembalinya Anak Iblis ini diperankan oleh artis muda berbakat seperti Al Ghazali, Mikha Tambayong, Atta Halilitar, Marsha Aruan, Valerie Thomas, Endi Arfian dan masih banyak lagi.
Film ini menceritakan tentang Rama (Al Ghazali), Garin (Endy Arfian), Farel (Atta Halilintar), memutuskan untuk kembali ke Pulau Ayunan.
Mereka kembali dan untuk menemukan jenazah Hana (Marsha Aruan), dan Fira (Mumuk Gomez), sekaligus untuk menyelesaikan teror arwah penasaran di pulau tersebut.
Mereka mengandalkan kitab kuno “13 Cara Menutup Gapuro Tentrem” untuk mengembalikan arwah penasaran dan menemukan jenazah kedua temannya.
Namun rintangan tak semudah itu. Karena arwah penasaran yang paling mengerikan dan berbahaya justru hantu Ranti. Arwah Ranti bukan cuma menyimpan dendam kesumat tapi Ranti juga menginginkan teman. Chelsi yang ternyata tidak terganggu jiwanya melainkan tubuhnya dibawah kekuasaan hantu Ranti. Tapi bukan Chelsi yang Ranti Inginkan melainkan seseorang yang Iain dan sebelum mareka sadar siapa yang akan dirasuki jiwa Ranti diantara mereka, segalanya telah terlambat. Korban jiwa kembali berjatuhan. Namun gangguan di dalam pulau tersebut membuat usaha mereka tidak mudah.

Sumber : RA Pictures

Social Bella Mendapatkan Dana Segar Seri D Sebesar USD 40 Juta

Social Bella Indonesia adalah perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang teknologi kecantikan yang dikenal melalui lini bisnis e-commerce kecantikannya, Sociolla, kembali mengukuhkan posisi sebagai perusahaan beauty-tech terdepan di Indonesia dengan mengumumkan pendanaan seri D sebesar USD 40 juta atau setara dengan Rp 567,6 miliar.
Pendanaan ini dipimpin oleh EV Growth dan Temasek bersama para investor baru lainnya yaitu EDBl, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures.
Dengan pendanaan ini, Social Bella akan semakin memperluas jangkauan bisnis di industri kecantikan Indonesia melalui teknologi.

Co Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid, mengatakan pendanaan seri D itu rencananya akan digunakan untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan. Terutama, yang berkaitan dengan pengembangan teknologi. 

“Kami akan berinvestasi lebih untuk membangun aset digital kami yaitu SOCO,” ujar John dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/9).

John mengatakan Social Bella akan fokus meningkatkan kualitas user experience dengan mengintegrasikan unit bisnis yang ada di dalam ekosistemnya yaitu Sociolla dan Beauty Journal. Menurutnya, ini memungkinkan Social Bella untuk  merambah ke segmen pasar yang lebih luas.

John mengakui jumlah investor pada seri D kali ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Dari 2015 sampai sekarang, sudah ada delapan investor yang menanamkan modalnya di Social Bella termasuk Istyle Inc, UOB dan East Ventures Ventura. 
Sebelumnya, Social Bella pernah mendapatkan pendanaan seri C senilai 12 juta dolar AS atau senilai Rp170,28 miliar. Pendanaan tersebut didapatkan dari EV Growth, SMDV, Yahoo! Japan Capital, Istyle Inc dan UOB Ventures.

Sementara itu menurut CoFounder dan Presiden Social Bella, Christopher Madiam mengatakan, ”Kami sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan EV Growth, Temasek, EDBI dan seluruh investor lainnya dalam mewujudkan visi Social Bella untuk memajukan industri kecantikan di Indonesia. Kami percaya bahwa jaringan bisnis EV Growth yang kuat serta pengalaman Temasek dalam berinvestasi di berbagai perusahaan di Asia akan membantu pengembangan produk dan layanan kami, sehingga Social Bella dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan mendorong pertumbuhan industri beauty-tech di Indonesia.”

Layaknya industri di Indonesia pada umumnya, industri kecantikan dan perawatan diri berkembang dengan begitu pesat dan menarik perhatian banyak investor. Laporan e-Conomy yang dikeluarkan Google dan Temasek menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, sektor e-commerce merupakan sektor yang tumbuh paling dinamis di Asia Tenggara dengan pertumbuhan lebih dari 4x sejak 2015. Lebih dari itu, pasar e-commerce Iokal pun tumbuh paling cepat dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, dengan kurang lebih 50% yang dibelanjakan berasal dari Indonesia, dengan total nilai USD 12 miliar.

Sumber : Social Bella Indonesia

Jam Tangan Mozaik Tawarkan Kemewahan dengan Harga Terjangkau

Sesorang akan terlihat stylish dan fashionable merupakan Salah satu dalam bergaya adalah dengan menggunakan jam tangan.
Jam tangan merupakan salah satu aksesoris favorit, tak hanya untuk membuat penampilan lebih bergaya, tapi juga fungsinya sebagai penunjuk waktu yang penting dan juga bisa memperhitungkan waktu dengan baik tanpa mengesampingkan gaya.
Melihat tantangan tersebut industri jam tangan Mozaic Melahirkan jam tangan berkualitas dengan menggunakan bahan-bahan terbaik di kategorinya yang digabungkan dengan desain bentuk dan warna yang mengikuti trend akan tetapi tidak dimakan waktu. Tepatnya tahun 2013 di kota Milan ltalia, ketika pertama kali Mozaic dilahirkan Terinspirasi oleh basil karya seni yang mengabungkan beberapa bentuk dan warna untuk dijadikan satu karya seni yang bernilai tinggi.

“Kami ingin melahirkan sebuah jam tangan yang memiliki komponen-komponen bagus dan berkualitas tapi mampu dimiliki oleh setiap orang. Kami ingin mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, dan kami sudah membuktikannya,” Ujar Safrio Hakim, Marketing director Mozaic

Kehadiran jam tangan Mozaic juga seakan membuktikan bahwa sesuatu yang terlihat mewah dan di buat dengan kualitas terbaik tidak harus selalu mahal.
Visi Mozaic sebenarnya sederhana tapi sudah jelas dan tegas. yaitu ingin melahirkan sebuah jam tangan yang memiliki komponen-komponen bagus dan berkualitas tapi mampu dimiliki oleh setiap orang sesuai dengan slogan yang kami usung #Borntolmpress jam tangan Mozaic memang dilahirkan untuk mengesankan”, tambah Safrio Hakim, Marketing Director kepada para wartawan saat pe luncuran jam Mozaic di sebuah cafe di jakarta .

Kehadiran jam tangan Mozaic juga seakan membuktikan bahwa sesuatu yang terlihat mewah dan terbuat dari bahan yang berkualitas terbaik tidak harus selalu mahal.

Harga yang ditawarkan hanya berkisar Rp700 ribu–Rp 2 juta. Kini, Anda sudah bisa menikmati kemewahan yang ditawarkannya dan menjangkau setiap kalangan dan golongan.
Untuk info lebih lanjut bisa Kunjungi lnstagram : @mozaictime dan Facebook : Mozaic Time.

 

Sumber : Mozaic

Asosiasi Chief Engineering (ACE) DKI Jakarta Rayakan HUT Ke-2

Asosiasi Chief Engineering (ACE ) DKI Jakarta mengadakan acara ulang tahun yang ke 2 di sebuah hotel dibilangan jakarta pusat pada hari Sabtu tgl 31 Agustus 2019, yang di hadiri lebih dari 300 org dari berbagai daerah Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi. Untuk tahun ini tema yang di angkat “Dalam meningkatkan kapasitas para ahli teknik dalam hubungan mesin refrigerasi dan tata udara terhadap issue lingkungan”.

Selain merayakan hari ulang tahun yang kedua kita juga melakukan Gathering berkumpul bersama Chief Engineering se DKI Jakarta dan dari daerah juga untuk saling berbagi informasi dalam dunia Enginering yang ada di daerahnya jadi saling bertukar informasi, ujar wakil ketua Asosiasi Chief Engineering Didi Maryanto.

Didi menjelaskan tema yang di angkat ini berkaitan dengan isu lingkungan hidup dimana mesin refrigerasi dan tata udara harus benar benar ditangani oleh yang ahli di bidang nya dan nantinya akan ada program Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional Indinesia (SKKNI) dimana tehnologi semangkin berkembang dan kita terus berkelanjutan perkembangan development.

Peserta yang hadir dalam acara ini merupakan para Engineering dari Hotel , Apertemen, Perkantoran, Rumah Sakit dan Pabrik yang ada di Jakarta dan daerah dan di hadiri  pula dari KLHK Ibu Zulhasmi dan Deddy El Rasyid (President ASHRAE Indonesia Chapter) serta Herry Priyatno (Kepala Bidang Pengawasan Bangunan).

“Untuk menghadapi kemajuan teknologi kedepan kami bersama vendor menyiapkan berbagai konsep yang berkemajuan sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada saat ini dalam membangun jakarta menjadi Green Building agar gedung gedung di Jakarta memiliki Sertifikasi Sertifikat Green Building dan kemudian clean city” ujar Didi.
“Kami ingin menjadi Chief Engineering yang solid dan kompeten yang di akui oleh dunia,untuk itu kami terus melakukan pengembangan dan pembinaan training untuk menjadi Chief Engineering terbaik di Jakarta dan Dunia” ujar Didi.

 

Sumber : Asosiasi Chief Engineering (ACE) DKI Jakarta

Indonesia vs Malaysia, Beto Ingin Obati Luka Piala AFF 2010

Striker naturalisasi Timnas Indonesia, Beto Goncalves bertekad memberikan hasil maksimal pada laga Indonesia vs Malaysia di Grup G kualifikasi Piala Dunia 2020 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (5/9).

Target kemenangan diyakini Beto akan bisa sedikit mengobati luka kegagalan Merah Putih di Piala AFF 2010. Saat itu, Indonesia hanya berpredikat nyaris juara.

Indonesia kini masih diperkuat sejumlah pemain naturalisasi. Salah satunya adalah Beto yang kemungkinan dimainkan melawan Malaysia.

Sumber : www.cnnindonesia.com

24 Juta Pelanggan Terancam tak Dapat Subsidi Listrik 2020

Sebanyak 24,4 juta pelanggan 900 KV PLN terancam tidak lagi menerima tarif subsidi pada 2020 menyusul hasil rapat panitia kerja dengan pemerintah terkait penyusunan subsidi energi untuk RAPBN 2020. Dalam rapat panitia kerja di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9), panja Banggar dan pemerintah menyetujui besaran subsidi energi sebesar Rp 124,9 triliun untuk RAPBN 2020.

Jumlah tersebut lebih rendah dari besaran subsidi energi dalam RAPBN 2020 awal sebesar Rp 137,5 triliun atau besaran dalam APBN 2019 sebesar Rp 159,97 triliun. Dari total Rp 124,9 triliun, sebanyak Rp 70,9 triliun untuk subsidi BBM dan LPG atau turun dibanding dengan besaran dalam APBN 2019 yang sebesar Rp 100,6 triliun.

Lalu, Rp 54,79 triliun untuk subsidi listrik atau turun dari besaran usulan RAPBN 2020 awal sebesar Rp 62,2 triliun dan APBN 2019 sebesar Rp 65,3 triliun. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan usulan subsidi listrik untuk RAPBN 2020 awalnya Rp 61,75 triliun.

Terdapat dua jenis untuk kategori pelanggan 900 VA, yakni pelanggan 900 VA rumah tangga miskin sebanyak 7,17 juta pelanggan (tabel warna merah) dan 900 VA rumah tangga mampu yang sebanyak 24,4 juta pelanggan (tabel warna hijau). “Artinya dengan usulan itu, baik pelanggan 450 VA dan 900 VA disubsidi, tapi bisa saja yang hijau (900 VA rumah tangga mampu) di-take out, artinya golongan 900 VA rumah tangga mampu tarifnya akan sesuai dengan harga keekonomian. Artinya untuk 24,4 juta (pelanggan) mulai 1 Januari tarif listrik akan naik sesuai dengan harga keekonomian,” kata Ridha.

Ridha menyampaikan, apabila subsidi untuk pelanggan 900 VA rumah tangga mampu yang sebanyak 24,4 juta pelanggan dicabut, maka alokasi subsidi listrik turun menjadi Rp 54,79 triliun.

Sumber : www.republika.co.id