Pembayaran PBB Melalui ATM

  1. Sumber Foto : www.99.co

    Cari menu pembayaran kemudian pilih

  2. Cari menu pajak kemudian pilih
  3. Masukkan Nomor Objek Pajak
  4. Masukkan tahun pembayaran PBB
  5. Kemudian akan muncul informasi tentang objek pajak, tagihan, dan namanya
  6. Periksa dengan teliti identitas dan jumlah pokok pajak yang harus dibayar
  7. Jika sudah sesuai, tekan tombol bayar

Bila melakukan pembayaran melalui metode online, ada satu hal yang perlu diingat. Yakni, jangan buang bukti pembayaran karena ini merupakan barang bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan yang sah melalui ATM.

Sumber : www.rumah.com

Pensiunan PNS Dapat Pembebasan Pembayaran PBB-P2

Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang membebaskan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Pekotaan (PBB-P2), termasuk bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) disambut suka cita.

Salah seorang pensiunan PNS Kementerian Kesehatan RI, Adi Kusuma (80) menyampaikan terima kasih atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang telah memberikan kekhususan pembebasan pembayaran PBB-P2.

Sementara, Kepala UPPRD Kecamatan Grogol Petamburan, Dedyanto menjelaskan, pihaknya telah menyerahkan sebanyak 396 SK penghapusan seluruhnya kewajiban pembayaran PBB-P2 tahun 2019 dengan total nilai sekitar Rp 2,5 miliar.  

Ia memaparkan proses penyerahan SK pembebasan PBB-P2 berdasarkan surat permohonan yang diajukan oleh wajib pajak (WP) kepada UPPRD Grogol Petamburan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Raiz Investment Indonesia Luncurkan Aplikasi Investasi Untuk Generasi Milenial

PT Raiz Invest Indonesia (Raiz) tanggal 23 Agustus 2019 resmi meluncurkan platform investasinya yang berbasis aplikasi mobile. Peluncuran ini merupakan salah satu milestone penting dalam perjalanan bisnis Raiz Invest Indonesia setelah mengantongi lisensi sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2018 lalu.
Kaum milenial seringkali ragu untuk segera memulai investasi. Salah satu alasannya, ada anggapan bahwa investasi butuh modal besar.

Untuk itu, Raiz menciptakan ekosistem berinvestasi yang sesuai dengan perilaku keuangan serta gaya hidup generasi milenial saat ini. yang umumnya memiliki minat yang tinggi akan pemenuhan gaya hidup dan perencanaan keuangan yang masih belum stabil.

Raiz menawarkan platform investasi yang terintegrasi dengan Bank dan uang elektronik yang menjadi sumber penempatan dana maupun moda pembayaran .
CEO Raiz Invest Indonesia Melinda N. Wiria mengatakan, perusahaan ingin fokus mencetak lebih banyak investor milenial karena menilai masih banyak dari mereka yang belum sadar pentingnya investasi.
Melinda mengatakan, investasi dapat dimulai dengan mudah, tanpa perlu modal besar. “Sehingga, kami pun menawarkan kemudahan bagi para pengguna agar bisa mulai berinvestasi dengan nilai yang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 10 ribu saja,” ujar Melinda dalam konferensi pers peluncuran aplikasi Raiz Invest di Jakarta.
Lewat aplikasi Raiz, yakni fitur Round-up, pengguna bisa berinvestasi pada produk reksa dana dengan uang receh yang terkumpul dari selisih nilai transaksi di bank atau uang elektronik yang terhubung dengan aplikasi Raiz.

Setiap kali pengguna berbelanja dengan kartu debit atau uang elektronik tersebut, Raiz akan melakukan pembulatan ke atas terhadap setiap transaksi ke kelipatan Rp 5.000 terdekat.
Hal Ini memudahkan dan melatih investor pemula yang mereka cenderung melakukan spending. Kami ingin mengajarkan ketika spending ada proses investasi,” ujar Chief Marketing Officer Raiz Invest Indonesia Fahmi Arya di Jakarta
Adapun Raiz saat ini ini telah menjalin kerja sama dengan CIMB Niaga untuk memudahkan user dalam melakukan pemindahan dana secara langsung memanfaatkan layanan internet banking CIMB Clicks.
Dalam kerja sama ini, user perlu memiliki rekening tabungan di CIMB Niaga sebagai syarat utama sebelum menggunakan layanan dari aplikasi Raiz.
Fahmi mengatakan, ke depan Raiz juga akan menjalin kerja sama dengan uang elektronik milik salah satu bank BUMN dan bank swasta.

Sementara ini Raiz baru memperkenalkan dua fitur investasi. Fitur pertama adalah Recurring Investment, yaitu metode investasi di mana user dapat melakukan cicilan investasi dalam jumlah dan frekuensi tertentu. Fitur kedua adalah Lump Sum Investment atau investasi seketika, user langsung menginvestasikan dananya dalam jumlah tertentu pada suatu waktu.

Sedangkan untuk fitur ketiga, Round-up, di negara indonesia masih dalam tahap penyempurnaan dan diharapkan segera tersedia dalam waktu dekat.
Adapun sejak soft launching pada Maret 2019 lalu, Raiz telah menjaring lebih dari 80.000 calon pengguna hingga Juli 2019.
Kini aplikasi Raiz kini dapat diunduh pada layanan konten Google Play Store bagi pengguna ponsel Android dan akan menyusul pada AppStore dalam waktu dekat ini.

Sumber : PT Raiz Invest Indonesia (Raiz) – Kim

Konser Kolaborasi RANS Musik dan Langit Musik

Setelah perhelatan Idol Junior 2018 selesai, kelima finalis nya Anneth, Deven, Raisya Gogo, dan Nashwa tidak berhenti berkarya sampai di situ  saja. Kini Mereka bergabung ke dalam label RANS MUSIC milik pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, untuk mengadakan Konser yang menampilkan para alumni finalis Idol Junior 2018, seperti Anneth, Deven, Raisya, Gogo, dan Nashwa.

Sebelumnya, kelima penyanyi cilik itu tampil dalam Showcast Idol Junior beberapa waktu lalu. Mereka kemudian menghibur para penggemar melalui konser spektakuler Mimpiku Jadi Nyata yang digelar di Teater IMAX Keong Mas, Taman Mini Indonesia pada, Sabtu (24/8).
Menurut Raffi, konser ini digelar untuk mengobati kerinduan anak-anak agar bisa menikmati konser yang penyanyinya adalah anak-anak seusia mereka.
“Sekarang jarang banget ada konser untuk anak-anak, kebanyakan konser orang dewasa. Di jaman dulu ada konser anak-anak seperti sherina ” ungkapnya.

“Jaman sekarang kan sudah digital dan follwoersnya banyak. Jadi kita buatkan project bekerja sama dengan langit musik juga,” Tambah Raffi

“Mereka kita eksplor dari album mereka dan bekerja sama dengan kece entertaiment. Aku berusaha yang agak beda , kemaren artis legend era 90an, jadi sekarang aku coba mengangkat Anak-anak agar bisa hidup lagi,” pungkasnya.

Setelah mepersiapkan selama beberapa bulan, konser bertajuk MIMPIKU JADI NYATA ini digelar untuk mengobati kerinduan para penggemar Idol Junior sekaligus sebagai ajang bagi anak~anak Indonesia untuk bisa menikmati konser yang penyanyinya adalah anak-anak seusia mereka.
Selain menggelar konser musikal, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina merilis album dan web series yang akan dibintangi oleh pada alumni Indonesian Idol Junior.

Konser ini merupakan hasil kolaborasi antara RANS MUSIC dengan Langit Musik, yang akan berlanjut dengan proyek-proyek lainnya. Beberapa kerja sama eksklusif yang akan segera dirilis adalah album Mimpiku Jadi Nyata dengan 12 single baru dari kelima Idol Junior ini, penjualan NSP, serta web series bertema kehidupan anak-anak dan remaja.
Single tersebut nantinya akan bisa dinikmati secara digital di versi terbaru Langit Musik 5.0.
RANS MUSIC dan Langit Musik berkomitmen untuk menghadirkan karya-karya yang bisa dimikmati oleh semua kalangan.
Beberapa musisi yang ikut berkolaborasi dalam album Mimpiku jadi Nyata antara lain : Nagita Slavina, Nisya Ahmad, Marsha Zulkarnain, Endy Arfian dan Lula Lahfah.

Sumber : RANS Music

Kongkow bersama Komunitas dan Band Betawi

Abang none untuk mempererat tali silahturahmi dengan para pendengar dan komunitasnye, Bens Radio mengadakan acara “Kongkow bersama Komunitas dan Band Betawi” pada hari Jumat, 23 Agustus 2019 bertempat di Kopi Engkong (Bens Radio, Jl. Tarumanegara No.45, Pisangan Ciputat), mulai jam 20.00 sampai dengan selesai.

Selain dihadiri oleh Komunitas dan Band Betawi, acara eni juga dihadiri oleh pimpinan Bens Radio yaitu Bapak H.Benny Pandawa Benyamin (Direktur Utama) dan Bapak Muhammad Subuh (Station Manager). Tak ketinggalan juga para penyiar Bens Radio yang turut memeriahkan acara eni.

Para Komunitas dan Band Betawi juga unjuk kebolehan dengan menyanyi. Dan mereka yang hadir adalah :

1. BSFC
2. BRFC
3. BFC 
4. Forsa
5. Onthel
6. Kofama
7. LBB Tangsel
8. Big Kerok
9. Rungseb Band
10. D’Juvist
11. D’Bens
12. Asli Band
13. Sueb Band
14. Bandtang
15. Sodok Band
16. Santri Band
17. The Bemo
18. The Alters
19. Adhie Chupid
20. Sabeni Band
21. Komunitas Assalamualaikum
22. Hendri Sederethana

 

 

Selain silahturahmi, Bens Radio juga memberikan Door Prize bagi abang none yang datang pada malam itu.

Semoga dengan acara eni tali silahturahmi kite tetep terjaga dan makin erat. Aamiin yra.

 

 

Sumber : Azis

Huawei Bikin Aplikasi Peta Tandingan Google Maps

Huawei dikabarkan tengah mengembangkan layanan peta digital tandingan Google Maps. Perusahaan asal China ini disebut akan mengungkap aplikasi peta digitalnya tersebut pada Oktober mendatang.

Layanan peta digital yang dinamakan Map Kit berbeda dengan Google Maps atau Apple Maps. Huawei tidak langsung menyasar konsumen lewat Map Kit.

Huawei disebut mendesain Map Kit untuk mendorong pengembang aplikasi berkontribusi mengembangkan kemampuan pemetaan. Map Kit disebut akan terhubung ke layanan pemetaan lokal dan mencakup 150 negara dan wilayah.

Laporan China Daily menyebut jika presiden layanan awan Huawei Zhang Pingan mengatakan ada lebih dari 50 persen aplikasi seluler merupakan layanan berbasis lokasi yang mengandalkan kemampuan pemetaan.

Seperti halnya aplikasi peta lainnya, Map Kit juga dilengkapi fitur kondisi lalu lintas dan sistem navigasi yang mampu mengenali jalur penggantian kendaraan.

Pihak Huawei mengakui jika mereka terlambat merilis layanan pemetaan yang dibekali informasi pelengkap untuk data posisi satelit.

Layanan ini rencananya akan tersedia dalam 40 bahasa.

Kemunculan Map Kit disebut sebagai upaya Huawei untuk merambah negara di luar China dengan kemunculan peranti lunak Harmony OS.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Sudin Parbud Jakpus Gelar Festival Kebon Bang Jaim

Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Jakarta Pusat akan menyelenggarakan Festival Kebon Bang Jaim pada 23-24 Agustus 2019. 

Festival yang mengambil tema ‘Wajah Baru Jakarta dalam Pesona Kebon Bang Jaim’ ini rencananya digelar di Jalan Kebon Sirih, Jalan Sabang, Jalan Jaksa dan Jalan Wahid Hasyim.

Kepala Seksi Atraksi dan Promosi Sudin Parbud Jakarta Pusat, Endang Suryanti, mengatakan, selain untuk memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia, Festival Bang Jaim juga dilaksanakan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali budaya Betawi.

Ia menjelaskan, Festival Kebon Bang Jaim akan menyajikan beragam kegiatan mulai dari bazar kuliner, pertunjukan seni budaya, panggung hiburan musik, stand up comedy, Jakarta Fashion Karnaval, pemarena foto hingga cosplay Jabodetabek.

Endang menambahkan, Festival Kebon Bang Jaim juga dibagi beberapa zona seperti zona kuliner berisi jajanan khas Betawi hingga kekinian, zona perhotelan yang menampilkan belasan bazar dari hotel-hotel di Jalan Kebon Sirih, Jalan Jaksa, Jalan Wahid Hasyim, dan Jalan Sabang. Kemudian zona food truck yang terdiri makanan cepat saji dan lain-lain, zona fashion dan zona komunitas.

Sumber : www.beritajakarta.id

WOW…..Kita Punya Festival Sastra Dunia Loh!!

Abang none, negara kita yang kaya dengan suku dan bahasa melahirkan ragam seni dan budaya juga tutur Sastra yang beragam, dan hal inipun dipandang oleh dunia luar (negara lain) sebagai bangsa yang unik dan Indonesia dipandang penting dalam percaturan sastra dunia. Hebat ya ?

Jakarta International Literary Festival (JILF) / Festival Sastra 2019 dibagi menjadi dua, yaitu Program Utama yang terdiri atas pidato kunci, simposium, bincang sastra dan penulis, malam pembacaan karya, lab ekosistem sastra, pameran sastra liar era kolonial, dan pasar hak cipta buku yang mempertemukan penerbit-penerbit internasional dan nasional. Program Pendukung terdiri atas diskusi prafestival dan ruang sastra dan komunitas yang akan diisi oleh pentas teater, musik, dan pemutaran sinema film.

JILF 2019 mengangkat “Pagar” sebagai tema sentral untuk mencerminkan batasan-batasan dunia yang semakin lebur. Pagar yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus pemisah antara dunia luar dan ketenangan rumah adalah sesuatu yang harus dilintasi jika kita ingin mengenal dan dikenal oleh yang lain.

Dalam helatan pertama tahun ini, JILF mengundang 55 penulis, 26 penerbit, dan 21 komunitas sastra. Mereka datang dari Afrika Selatan, Botswana, Filipina, India, Indonesia, Inggis, Jerman, Malaysia, Mauritius, Palestina, Singapura, Siprus, Somalia, Thailand, dan Turki.

Pembukaan rangkaian festival ditandai dengan Pidato Kunci yang diisi oleh Adania Shibli, novelis Palestina, yang membawakan pidatonya yang berjudul “Saya Tidak Bercakap Bahasa Saya” yang akan menggambarkan kisahnya dalam keheningan tetapi bisa berbicara lantang lewat karyanya, tentang pengalaman hidup di Palestina, dan pengekangan bahasa yang terjadi di sana.

Tema-tema yang diangkat dalam delapan simposium antara lain adalah “Lepas dari Komodifikasi” yang membahas apakah praktik komodifikasi kesusastraan yang menjadi akar masalah atau adakah faktor lain, atau tentang karya sastra dari satu negara yang dianggap tak memenuhi kategori untuk menembus pasar internasional dan diterima dengan baik.

Simposium itu diisi oleh Laura Prinsloo (Indonesia), Linda Christanty (Indonesia), Shenaz Patel (Mauritius), dan Oliver Precht (Jerman). Ada pula “Melawan Bias” yang membahas mengenai feminin dan maskulin dalam sastra dan bagaimana menyikapi bias-bias ini, pmbicaranya adalah Bejan Matur (Turki), Zainab Priya Dala (Afrika Selatan), dan Saras Dewi (Indonesia), serta dimoderatori oleh Hera Diani (Indonesia). Enam tema simposium lainnya adalah “Kuratorial Tak Tampak”, “Ketidaksetaraan 4.0”, “Membaca Satu Sama Lain”, “Selatan Menatap Balik”, “Dilema Tema Umum Selatan”, dan “Perlukah Kanon Selatan”.

Jakarta International Literary Festival (JILF) hadir 20-24 Agustus 2019 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, dan akan menjadi agenda tahunan. JILF 2019 dikuratori oleh Eka kurniawan, Isyana Artharini, dan Yusi Avianto Pareanom, dan acaranya di dukung oleh Pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Platform Indonesiana, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), menyelenggarakan sebuah festival sastra.

Semoga muncul budayawan dan sastrawan kelas dunia di Negara kita tercinta.

Sumber : Aldin Hidayat – Kemendikbud RI

I SEE Fest 2019 Festival Budaya Kreatif, Ruang Terbuka dan Terbesar akan digelar Di Jakarta

l SEE Fest merupakan festival outdoor pertama di Indonesia yang akan digelar di jakarta tgl 27 September – 6 Oktober 2019 dengan konsep” International Creative Culture Outdoor Festival “yang akan menghadirkan beragam fitur seperti produck kreatif, kuliner, kegiatan luar ruang, travel, pameran budaya dari dalam dan luar negeri.
Festival yang diselenggarakan ini bukan seperti festival yang diadakan sebelumnya.
Akan ada 100 lebih artis yang akan mengisi agenda tersebut di 4 panggung. Selain menonton pertunjukan musik penonton juga bisa membeli makanan dan berbelanja produk kreatif dan untuk anak anaknya juga ada arena permainan.
Pameran I SEE Fest 2019 terbagi atas 8 (delapan) area yang masing-masing memiliki karakteristik yang kreatif dan menarik. Kedelapan area tersebut diantaranya Avenue of the World, Travel Around the World, Habbyist Heaven, Sport Till You Drop, Street Food Arcade, Market Place Corner, Playground at The Park, dan Mini Racing Area.

“Jadi kita angkat banget euforia disitu dan kapan lagi kita bisa merasakan kegembiraan di tengah kota Jakarta yang hiruk pikuk, dan sekarang banyak banget masalahnnya, polusi dan sebagainya, disinilah kita akan buat yang fun” tutur Bryan, Project Manager Lima Event.
Jadi bukan nonton, setelah performance pulang tapi akan ada tempat tempat yang bisa di kunjungi dan menjadikannya sebagai salah satu pilihan destinasi keluarga sepanjang pekan tambah Bryan.

I SEE Fest 2019 juga akan mengusung tema Republic Community yang akan menyatukan beragam musik dari beragam genre.

Salah satu pengisi acara I See Festifal, Pingkan mambo akan tampil di acara tersebut dengan membawakan lagu kasmaran.

I SEE Fest 2019 akan digelar selama 10 hari dari tanggal 27 September – 6 Oktober 2019. Jam buka festival pada Senin -Jumat mulai pukul 15.00 22.00 WIB, Sabtu mulai pukul 09.00-00.00 WIB dan Minggu mulai pukul 07.00 -22.00 WlB. Dengan ticket masuk hanya sebesar Rp.25.000 ,-pengunjung sudah bisa menikmati berbagai sajian hiburan yang tersedia di I SEE Fest 2019.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ticket dan jadwal I SEE Fest 2019, silakan mengunjungi laman www.senayanfest.com.

Sumber : www.senayanfest.com

Warkop DKI Reborn

  • Jenis Film : Comedy
  • Produser : Frederica
  • Sutradara : Rako Priyanto
  • Penulis : Anggoro Saronto, Rako Prijanto
  • Produksi : Falcon Pictures
  • Casts : Aliando Syarief, Adipati, Randy Danistha, Indro Warkop, Aurora Ribero, H. Mandra, Dewa Dayana, Salshabilla Adriani, Ganindra Bimo

Warkop DKI – Dono, Kasino, Indro kali ini mendapat tugas sebagai agen polisi rahasia. Mereka dibawah komando Komandan Cok, yang kehilangan tangan kanannya, Karman, saat mensinyalir adanya money laundry di dunia perfilman Indonesia. Tepatnya di sebuah PH yang dimiliki Amir Muka. Warkop DKI akhirnya bisa masuk dalam dunia film dan terlibat dalam sebuah pembuatan film komedi berpasangan dengan artis sinetron yang hijrah ke dunia film, Inka.
Saat party, Warkop DKI yang sedang menyelidiki malah membuat Inka terjebak bersama mereka di sebuah ruangan. Warkop DKI dan Inka jatuh pingsan. Saat terbangun, Warkop DKI kaget karena berada di padang pasir! Tapi Inka lenyap! Pencarian Warkop DKI mencari jejak Inka, malah menyeret mereka dalam petualangan seru di padang pasir.

Sumber : www.21cineplex.com | www.youtube.com