Medsos Anak Sekarang Instagram dan Youtube

Anak muda generasi Z di Amerika Serikat lebih memilih Youtube dan Instagram sebagai media sosial pilihan ketimbang Facebook. Menurut Pew Research Center, generasi Z adalah generasi setelah millenial, mereka lahir setelah tahun 1996.

Ketika ditanya media sosial apa yang paling sering mereka buka, 64,59 persen responden menyebut Instagram. Youtube ada di tempat kedua dengan 62,48 persen dan setengah dari mereka kerap membuka Snapchat (51,31 persen).

Penggemar Facebook ada di posisi empat, dengan 34,19 persen anak muda yang ada di usia 13-21 tahun ini mengaku masih kerap membuka Facebook.

Survey ini diadakan oleh Business Insider bekerjasama dengan perusahaan Survey Monkey pada 11-14 Januari lalu yang berhasil menjaring 1.884 responden.

Temuan ini serupa dengan survey sebelumnya yang dilakukan oleh Pew Research Center. Dalam survey itu, lebih banyak remaja membuka Youtube (72 persen), Instagram (72 persen), dan Snapchat (69 persen) ketimbang Facebook (51 persen). 

Sumber : www.cnnindonesia.com

Ice Cream Festival 2019 di Kota Harapan Indah

Kota Harapan Indah yang merupakan salah satu kawasan yang dibangun oleh Damai putra Group mengadakan acara, Ice Cream Festival 2019 yang diadakan di Bundaran Tarian Langit yang merupakan ikon dari Kota Harapan Indah dengan kawasan mandiri seluas 2200 Ha di Timur Jakarta yang dikembangkan oleh Damai Putra Group.

Acara ini berlangsung selama dua hari mulai 6 – 7 Juli 2019, acara ini mulai pukul 14.00 WIB untuk hari sabtu tgl 6 Juli 2019 sedangkan hari minggu dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.

Acara ini merupakan acara tahunan di Kota Harapan Indah sedangkan untuk Festival Ice Cream tahun ini akan menyajikan lebih dari 20 menu kreasi yang berbeda dari tahun sebelumnya dengan harga hanya Rp. 10.000 bisa menikmati berbagai menu ice cream dan di hadiri puluhan ribu pengunjung.

Sambil menikmati es krim, para pengunjung Ice Cream Festival di Kota Harapan Indah dihibur dengan games dan menikmati Ice Cream Gratis yang berada di Booth Damai Putra GroupGroup.
“Ice Cream Festival menjadi agenda tahunan di Kota Harapan Indah. Tahun lalu animo masyarakat sangat besar. Kami kedatangan sekitar 30 ribu pengunjung dan banyak yang nggak kebagian karena semua es krim sold out (terjual habis). Untuk tahun ini, kami menaikkan kuota dengan perkiraan jumlah pengunjung sekitar 50 hingga 60 ribu orang, yang berarti juga meningkatkan jumlah porsi es krim,” ujar Kak Claudia Zefanya, Marketing Communications Damai Putra Group saat dijumpai pada Sabtu (06/07/19) di Ice Cream Festival 2019 Kota Harapan Indah, Bekasi.
Di Acara Ice Cream Festival Damai Putra Group juga memberikan promo khusus selama acara berlangsung bagi yang melakukan booking fee untuk setiap pembelian unit rumah, apartemen, ruko/rukan & perkantoran akan mendapatkan hadiah langsung voucher belanja Informa jutaan rupiah tanpa diundi.
Info lebih lanjut mengenai Damai Putra Group dapat menghubungi 021- 8898 6688 atau dapat diakses melalui official website www.damaiputra.com & www.sayanaapartments.com untuk Sayana Apartments & follow akun social medianya di @DamaiputraID.

Sumber : PT Damai Putra Grup

Tiket Presale Konser Dekade Afgan Terjual Habis

Tiket Presale Konser Dekade Afgan telah diserbu habis oleh Afganisme Indonesia. Konser yang akan digelar di Istora Senayan, pada tanggal 9 Agustus 2019 ini merupakan pengalaman bermusik penanda satu dekade Afgan Berkarir di Indonesia.      

Musisi-musisi ternama di Indonesia seperti Marion Jola, Rendy Pandugo, Dipha Barus, dan musisi lainnya ikut memeriahkan konser dekade ini, mendukung Afgan untuk menyuguhkan sesuatu yang baru dan berbeda.

Tiket Presale yang telah dipersiapkan oleh promotor lewat official ticketing partner ticket.com telah terjual habis dalam beberapa kategori kelas.

Tiket dibagi menjadi lima kelas, yaitu Diamond, Platinum, Gold, Silver, dan Festival. Harga berkisar dari Rp 450.000,- hingga Rp 3.000.000,-. (exclude ppn).

 

Sumber : www.tribunnews.com

DKI Bangun RPTRA di Cempaka Putih Timur Akhir Juli

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di wilayah Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, akhir Juli 2019.

Kepala Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Pusat, Erma Suryani mengungkapkan, RPTRA yang akan dibangun lokasinya berdekatan dengan Pasar Rawasari, Cempaka Putih Timur.

Erma menjelaskan, pembangunan RPTRA tersebut sepenuhnya menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) salah satu perusahaan swasta. Lokasinya sendiri berada di atas lahan UPT Pusbanglat PPAPPKB dengan luas sekitar 1.400 meter persegi.

Menurut Erma, pembangunan RPTRA ini juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti ruang perpustakaan, ruang serbaguna, ruang laktasi, PKK mart, toilet termasuk toilet untuk disabilitas, dan ruang pengelola. Selain itu konsepnya pun akan dibuat ramah bagi penyandang disabilitas.

Sumber : www.beritajakarta.id

Memilih Arisan Yang Bagus

Sumber Foto : www.sohibunnisa.com

1. Penuhi kebutuhan pokok dan tagihan pokok rumah tangga seperti belanja bulanan, biaya pendidikan atau pembayaran rekening listrik, air dan lain sebagainya harus sudah terpenuhi.
2. Selanjutnya sisihkan lagi penghasilan untuk di tabung dan berinvestasi demi menjaga keuangan masa depan bila di butuhkan jadi tidak bingung
3. Bila semua sudah terpenuhi maka anda bisa mengambil atai menyisihkan penghasilan anda untuk iuran arisan yang anda ikuti.
4. Jangan menunggak bayar iuran arisan anda.
5. Jika mendapat giliran menerima hadiah, usahakan anda bisa menggunakan atau mengarahkannya untuk hal bermanfaat walau keadaan keuangan anda saat itu berkecukupan (bila arisan berhadiah uang). Akan lebih baik jika anda tabung atau digunakan sebagai modal investasi jangka panjang.
6. Pilih kelompok arisan yang anggotanya adalah orang yang anda kenal dekat untuk menghidari kecurangan atau penipuan arisan. Saat ini, kasus seperti itu masih sangat rawan dan sering terjadi. Hanya saja sedikit yang terekspos ke media.

Sumber : www.buatusaha.com

Jenis Arisan Ibu Rumah Tangga

1. Arisan biasa

Sistem kerja arisan biasa sangat mudah. Setelah uang dikumpulkan, ketua arisan mengambil kocokan berisi nama-nama anggota yang ikut arisan, lalu menarik satu kertas undian dari dalam kocokan. Nama yang tertera pada kertas undian menjadi pemenang arisan. Begitu seterusnya.

Anggota yang sudah pernah mendapatkan giliran menarik tidak boleh mengikuti undian pada minggu berikutnya, kecuali jika anggota mengambil dua atau tiga nomor sekaligus.

Sistem kerja arisan biasa cukup fair. Tidak ada pihak yang diuntungkan, tidak ada pihak yang dirugikan karena kertas undian diambil secara acak.

2. Arisan buku

Ada dua jenis arisan buku yang ada di kalangan ibu-ibu. Pertama, arisan buku tanpa kocokan uang. Setiap anggota harus mengumpulkan uang sesuai kesepakatan. Jika sudah terkumpul, uang tersebut akan dibelikan buku sesuai jumlah anggota yang ikut arisan.

Kedua, arisan buku dengan kocokan. Tidak jauh berbeda dengan yang pertama, namun anggota yang mendapat giliran menarik akan diberikan sejumlah uang untuk membeli buku.

Apabila uang pada arisan buku tipe kedua masih tersisa, maka uang tersebut dapat disimpan atau digunakan untuk membeli barang lain. Yang penting sebagian jumlahnya sudah dibelikan buku.

3. Arisan emas

Kalau tarikan pada arisan biasa berupa uang tunai, berbeda dengan arisan emas, karena tarikannya berupa emas dan perhiasan yang bisa langsung dipakai atau diinvestasikan. Arisan emas mendorong wanita agar tidak konsumtif, sehingga hasil yang diperoleh kelihatan.

Seorang perencana keuangan, Mike Rini, sangat menyarankan agar wanita ikut arisan emas. Apalagi harga emas terus meningkat, sehingga nilai investasi ikut meningkat saat dijual.

Dibalik keuntungan yang didapatkan, ada kerugian yang harus ditanggung, mengingat harga emas sangat fluktiatif dan tidak bisa diprediksi.

4. Arisan sistem gugur

Arisan tipe ini cukup unik. Anggota yang mengikuti arisan harus mengumpulkan uang, lalu diserahkan pada waktu yang sudah ditentukan. Uang yang sudah terkumpul akan ditukarkan dalam bentuk barang, seperti kulkas, televisi, kipas angin, dan lain-lain.

Anggota yang namanya tertera pada kertas undian berhak mendapatkan satu unit hadiah yang sudah ditukarkan tadi. Setelah itu, anggota tidak diperkenankan untuk mengikuti arisan pada bulan berikutnya.

Anggota yang mendapat giliran pertama menjadi anggota yang paling beruntung. Sebab, dia tidak perlu menyetorkan uang arisan lagi untuk periode berikutnya.

5. Arisan RT

Seperti namanya, arisan ini memang ditujukan untuk ibu-ibu dalam satu RT. Jumlah anggota yang ikut arisan tidak sebanyak arisan biasa karena ruang lingkupnya yang terbatas. Baik nominal maupun rentang waktu penarikan arisan tergantung kesepakatan bersama.

Uang arisan bisa ditarik di rumah ketua arisan yang sudah dipilih sebelum arisan RT dimulai. Anggota yang mendapat giliran menarik biasanya akan memberikan uang ucapan terima kasih kepada ketua arisan, sesuai keikhlasan hati.

Selain arisan RT, masih ada kegiatan lain yang konteksnya masih berbau menabung. Misalnya, koperasi simpan pinjam atau tabungan jalan-jalan bersama.

6. Arisan online

Jika dibandingkan dengan lima tipe arisan di atas, arisan online dua kali lipat lebih populer. Menariknya, arisan online tidak hanya ditujukan untuk ibu-ibu saja, tetapi juga remaja dan anak muda kekinian.

Jumlah tarikan yang diperoleh setiap anggota berbeda-beda. Anggota yang berada di urutan pertama biasanya mendapatkan jumlah yang lebih sedikit, sedangkan urutan terakhir mendapatkan uang arisan terbanyak. Dan sebaliknya.

Mengingat jumlah tarikan tidak pasti, arisan online dianggap terlalu berisiko, terutama jika dikelola oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebelum mengikuti arisan online, sebaiknya kenali pihak yang menyelenggarakan arisan online untuk menghindari adanya kasus penipuan.

Waspada Terhadap Arisan yang Menawarkan Tarikan Besar

Jumlah tarikan yang diperoleh dihitung berdasarkan jumlah setoran dan jumlah anggota yang mengikuti arisan. Jangan mudah tergoda dengan iming-iming tarikan besar, apalagi pada tipe arisan online. Jika tidak berhati-hati, bersiaplah merasakan kerugian.

Sumber : www.cermati.com

Revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki untuk Wajah Baru Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hari ini, Rabu (3/7/2019) memulai Revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM) bertempat di selasar kawasan TIM, Jl. Cikini Raya Jakarta Pusat. Revitalisasi PKJ TIM dalam rangka meningkatkan dan memutakhirkan kawasan menjadi sentra kegiatan kesenian dan kebudayaan bertaraf internasional. Revitalisasi meliputi perencanaan, pembangunan, serta pengelolaan dan perawatan.

Visi revitalisasi adalah melahirkan kembali PKJ TIM dengan pengembangan Laboratorium Seni, Etalase Seni, dan Baromater Seni yang dapat menjadi bagian perjalanan wisata seni budaya. Konsep yang dibangun adalah keberpihakan terhadap pemajuan kesenian Jakarta.

Revitalisasi ini merupakan pelaksanaan Pergub No.68/2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Strategis Daerah dan Kepgub No.1042/2018 tentang Daftar Kegiatan Strategis Daerah. “PKJ TIM diproyeksikan melahirkan seniman-seniman besar Indonesia dengan tetap melestarikan fungsi dasarnya sebagai taman warga kota,” ungkap Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Dwi Wahyu Daryoto, di sela-sela acara seremoni Revitalisasi PKJ  – TIM, Rabu (3/7).

Revitalisasi PKJ – TIM memerlukan dana Rp1,8 Triliun. Sumber dana dari Penyertaan Modal Daerah (PMD) DKI Jakarta tahun 2019 sebesar Rp200 Miliar. Diharapkan, revitalisasi dapat rampung pada medio 2021, dan soft opening dapat dilakukan pada Agustus 2021.

Perjalanan panjang revitalisasi diawali sejak sayembara konsep desain pada tahun 2007 yang dimenangkan oleh arsitek Andra Matin.  Tahun ini, diselenggarakan Diskusi Grup Terarah (Focus Group Discussion) pada 20 Februari 2019 bersama dengan Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta TIM, dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Yayasan Seni Budaya Jakarta, Akademi Jakarta, serta para Seniman. Jakpro juga menyelenggarakan Dengar Pendapat Publik pada 28 Mei 2019, yang dihadiri oleh masyarakat sekitar TIM tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Pembangunan tahap 1 meliputi bangunan Masjid Amir Hamzah berlokasi di area Plaza Graha Bhakti Budaya, Gedung Parkir Taman dan Pos Damkar (Juli-Desember 2019). Pararel, Gedung Perpustakaan dan Wisma TIM (Juli 2019-Desember 2020) di area ex kantor DPP angkatan 66 ARH hingga jajaran kantin. Basic Design tahap 1 telah selesai dan sudah melewati proses tender untuk pemilihan kontraktor rancang bangun.  “Dengan revitalisasi, hadir wajah baru Jakarta dengan multibenefit kualitatif, dari mulai prestasi, edukasi, hingga rekreasi,” tutup Dwi.

Sumber : Humas Pemprov DKI Jakarta

Yogyakarta Diharap Terus Upgrade Konten

Sebagai rujukan wisatawan domestik maupun mancanegara, Yogyakarta punya pekerjaan rumah yang cukup serius dan berkesinambungan. Selain pengaturan jalur transportasi ke tempat-tempat tujuan wisatawan, perawatan dan perbaikan layanan juga harus ditingkatkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang menegaskan, berbagai predikat yang disandang Yogyakarta, salah satunya sebagai kota wisata harus diimbangi dengan pengembangan kawasan wisata agar tidak ketingalan jaman. Kalau tidak ada perbaikan maka akan ditinggal wisatawan.

Dicontohkan Tion, Taman Pintar Yogyakarta haruas terus mengembangkan konten secara berkala. Sebab Taman Pintar saat ini sudah berdiri 11 tahun sehingga wahananya pun perlu diperbarui. 

“Namun update atau bahkan upgrade terhadap konten maupun wahana harus tetap dalam lingkup atau frame edukasi, yang memiliki penekanan-penekanan pada aspek edukasi. karena kalau kita berbicara destinasi wisata minat khusus, taman pintar ini menjadi salah satunya,” imbuh Tion.

Sumber : www.suara.com

Program Pertukaran Budaya Bisa Meminimalisasi Konflik Dunia

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto menilai, program-program Kementerian Pemuda dan Olahraga banyak yang strategis dan memiliki banyak manfaat. Salah satunya dapat minimalisasi konflik dunia.

“Yang menarik dari program Deputi Pengembangan Pemuda, banyak yang unggulan di bidang kepemudaan, ada pertukaran pemuda Korea, Australia, Singapura, Malaysia dan sebagainya, yang di kementerian lain tidak punya,” ujarnya, usai menerima delegasi pertukaran Pemuda Indonesia – Korea di Kantor Menpora Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Menurutnya, konflik duniapun dapat dikurangi jika ada pertukaran pemahaman dan pertukaran budaya.

“Jika budayanya sudah saling nyambung, sudah saling dipahami, maka konflik bisa dikurangi, meski susah untuk ditiadakan,” tuturnya didampingi Deputi Pengembangan Pemuda, Asrorun Niam Sholeh dan Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Ibnu Hasan.

Program pertukaran pemuda ini lanjutnya, dapat terus dilanjutkan. Para pemuda menurutnya adalah ‘soko guru’ tiap bangsa.

Sumber : www.suara.com

Spotify Tutup Program Uji Coba untuk Musik Indie

Spotify memutuskan untuk menutup program uji coba yang memungkinkan musisi indie mengunggah lagu mereka langsung ke platform music tersebut pada 30 Juli 2019. Melansir Variety, program tersebut telah membuat Spotify kesulitan dalam memantau hak – hak cipta dalam pendistribusiannya dan pada saat yang bersamaan Spotify juga ingin mendukung para mitra distributornya.

Pertama kali diluncurkan pada September 2018, program ini bertujuan untuk memberikan cara sederhana bagi musisi tanpa kontrak untuk membagikan musik mereka dan mendapat bayaran. Nantinya para musisi indie harus bekerja sama dengan para distributor yang telah disetujui untuk bisa diunggah ke platform Spotify, jika mereka belum memiliki label yang menaunginya.

Para musisi indie tersebut perlu mendaftar dengan perusahaan distribusi Spotify yang disetujui, yang menyediakan akses langsung ke platform Spotify for Artists, seperti DistroKid, CD Baby dan EmuBands. Dalam kerja samanya nanti akan meliputi pengurusan izin, distribusi dan pembayaran royalty. 

Sumber : www.tirto.id