PT Kimia Farma Akuisisi saham Phapros senilai Rp. 1,36 Triliun

PT. KIMIA FARMA resmi memgumunkan pengakuisisi saham PT Phapros anak perusahaan PT Rajawali Nusantara (Persero ) atau RNI di Jakarta, 27 Maret 2019 sebanyak 56,8% atau sekitar 476 juta lembar saham senilai Rp. 1,36 Triliun.
Perjanjian jual beli saham ini di hadiri langsung oleh Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir, Direktur Utama RNI Didik Prasetyo, Direktur Utama PT Pharos Barokah Sri Utami dan Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementrian BUMN RI Wahyu Kuncoro.

“Salah satu ujung tombak industri Healthcare milik negara Kimia Farma berkomitmen untuk memajukan industri farmasi guna mewujudkan kesehatan masyarakat Indonesia yang berkualitas sehingga dapat memperkuat dan memperluas layanan kesehatan dengan bergabung nya Pharos ” ujar Honesti Basyir dihadapan para awak media.
Honesti juga menambahkan bahwa hal ini akan memperkuat kinerja keuangan kedua entitas sehingga nilai investasi bertambah besar.

Aksi korporasi ini bagi RNI untuk mempercepat agenda transformasi RNI melalui pengembangan bisnis baru diantaranya distribusi dan perdagangan serta properti.
“Dengan bergabungnya dua perusahaan Farmasi ini menjadi momentum bersejarah bagi RNI dalam mendukung penuh sinergi BUMN, sehingga kami turut mendorong tercapainya cita-cita pemerintah dalam pengbangan industri farmasi dan alat kesehatan” ujar Didik Prasetyo dalam keterangannya.

Farmasi Kementrian BUMN RI Wahyu Kuncoro juga mengatakan “nantinya leader holding BUMN farmasi dipegang PT Bio Farma, rencana pembentukan holding tersebut meliputi PT Bio Farma, PT Kimia Farma TBK, PT Indofarma TBK, dan PT Phapros TBK dapat terealisasi secepat nya. Rencana holding kawasan industri nantinya akan dipimpin oleh RNI, diharapkan ke depannya RNI dapat melepaskan unit-unit usahanya di luar kawasan seperti divisi distribusi dan produk kesehatan,jadi bisa digunakan holding – holding yang sudah ada” tandasnya.

Sumber : PT.Kimia Farma Tbk – Kim

Persija Jakarta vs Kalteng Putra

Pertandingan Persija Jakarta vs Kalteng Putra di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Kamis (28/3), menjadi laga pertama perempat final Piala Presiden 2019. Berikut jadwal siaran langsung Persija vs Kalteng Putra.

Kickoff pertandingan Persija vs Kalteng Putra dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB. Sementara pertandingan bisa disaksikan secara langsung melalui stasiun televisi Indosiar.

Persija lolos ke perempat final Piala Presiden 2019 sebagai juara Grup D. Sementara Kalteng Putra yang promosi ke Liga 1 2019 merupakan salah satu kejutan setelah sukses menjadi juara Grup C. Kalteng Putra berhasil mengalahkan tiga tim Liga 1, Persipura Jayapura, PSIS Semarang, dan PSM Makassar.

Sumber : www.cnnindonesia.com

3 Hal Sebelum Pemungutan Suara Pemilu 2019

Pemilih harus memberikan perhatian yang sama untuk kedua pemilihan ini, tidak hanya fokus pada pemilu presiden. Presiden yang baik memang sangat diperlukan. Akan tetapi, parlemen yang baik juga penting untuk menopang kerja presiden. Jadi, jangan salah memilih wakil rakyat.

1. Pahami, Pemilu 2019 adalah pemilu serentak pertama, hal paling dasar yang harus dipahami pemilih adalah pelaksanaan Pemilu 2019 secara serentak. Artinya, di Pemilu 2019, pemilihan presiden dan wakil presiden bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif baik DPR, DPD, maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

2. Memastikan terdaftar sebagai pemilih Warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah, sudah punya hak untuk memilih dalam pemilu/ Memiliki hak pilih saja tak cukup. Pastikan Anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Hal ini juga berkaitan dengan jumlah surat suara yang disediakan oleh KPU dalam Pemilu 2019.
Untuk memastikan sudah terdaftar, pemilih bisa mendatangi kantor desa/kelurahan setempat, atau melakukan pengecekan secara online di portal https://sidalih3.kpu.go.id atau dengan mengunduh aplikasi KPU RI Pemilu 2019. Melalui portal tersebut, pemilih bisa mengecek apakah sudah terdaftar atau belum, cukup dengan memasukkan nama dan NIK e-KTP.

3. Mengetahui program, gagasan, dan visi misi peserta pemilu. Penting bagi pemilih untuk mencermati program dan gagasan yang ditawarkan peserta pemilu, baik pemilu legislatif maupun presiden. Sebagai pemilih cerdas, harus dipastikan apa yang disampaikan oleh peserta pemilu tidak hanya janji manis, melainkan bisa direalisasikan.

Sumber : www.nasional.kompas.com

WhatsApp Disebut Bisa Bikin E-Commerce Lebih Hemat

Perusahaan pemasaran online Insider menganggap dengan menggunakan WhatsApp sebagai pihak ketiga untuk berhubungan dengan konsumen, platform e-commerce bisa fokus ke lini bisnis utama.

Country Manager Insider Indonesia Joe Harahap mengatakan WhatsApp sebagai pihak ketiga menawarkan solusi agar e-commerce tidak perlu membuat dan mengembangkan saluran pesan singkat sendiri.

“Biasanya keuntungan ditawarkan ke partner adalah solusi agar mereka tidak perlu bikin tim sendiri untuk fokus ke pengembangan aplikasi sendiri. Biarkan tim mereka fokus ke bisnis utama,” kata Joe usai acara Frontiers of Digital Growth Summit: How New Messaging Channel Are Shaking Up Costumer Experiences, di Jakarta Rabu (27/3).

Joe menjelaskan dari segi hitung-hitungan bisnis, e-commerce lebih untung menggunakan layanan pihak ketiga untuk aplikasi pemesanan. Investasi kepada lini utama bisnis e-commerce bisa ditingkatkan alih-alih harus investasi lagi untuk mengembangkan saluran pemesanan.

Sumber : www.cnnindonesia.com

My Stupid Boss 2

  • Jenis Film Komedi
  • Produser Frederica
  • Sutradara Upi Avianto
  • Penulis Upi Avianto
  • Produksi Falcon Pictures
  • Casts Reza Rahadian, Bunga Citra Lestari, Chew Kinwah, Ledil Putra, Atikah Suhaemi, Zulkarnaen, Oey, Alex Abbad, Melissa Karim, Solaiman, Sahil Shah

Karena krisis kekurangan karyawan pabrik, akhirnya Bossman berniat untuk mencari karyawan pabrik baru di Vietnam. Berangkatlah Bossman, Diana, Mr.Kho, dan Adrian ke Vietnam. Di Vietnam alih-alih mendapatkan karyawan, justru mereka mendapatkan masalah demi masalah bertubi-tubi karena ulah Bossman. Mulai dari Bossman melanggar kesepakatan jumlah gaji yang membuat para calon pekerja Vietnam mengamuk, sampai dengan di tahan di kantor Polisi. Sementara itu di Kuala Lumpur, Norahsikin dan Azaharipun juga harus menghadapi masalah. Keduanya di sandera oleh Gangster sampai Bossman mau melunasi hutangnya. Kali ini ulah Bossman sudah membuat Diana cs geram dan berpikir untuk melakukan sesuatu.

Lalu, kekacauan apa saja yang dibuat sang bos selama di negeri orang?

Ingat, tayang tanggal 28 Maret 2019 di bioskop.

Sumber : www.id.bookmyshow.com | www.21cineplex.com | www.youtube.com

 

Tarif MRT Jakarta Antar Stasiun

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyetujui tarif MRT Jakarta sebesar Rp 10.000 per 10 kilometer (km). Tarif antar stasiun nantinya akan berbeda, di mana tarif minimum ditetapkan sebesar Rp 3.000 sedangkan tarif maksimal adalah Rp 14.000.

Adapun besaran tarif yang akan ditetapkan tersebut adalah Rp 10.000/10 km (proyeksi rata-rata perjalanan). Dengan tarif tersebut, maka jumlah subsidi yang akan dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta mencapai Rp 672 miliar hingga akhir 2019.

Jumlah subsidi berasal dari proyeksi penumpang MRT sebanyak 65.000 orang/hari dengan besaran subsidi per penumpang mencapai Rp 21.659. Dengan demikian, makin banyak jumlah penumpang maka subsidi akan bisa ditekan.

Tarif Rp 10.000/10 km sendiri terdiri atas dua komponen, yakni boarding fee yang dipatok sebesar Rp 1.500 ditambah unit price per kilometer (harga per kilometer) yang dikalikan jarak. Tarif 10.000/10 km unit harga per km nya dipatok Rp 850.

Berikut daftar lengkap tarif MRT Jakarta antar stasiun:

Lebak Bulus-Fatmawati Rp 4.000
Lebak Bulus-Cipete Raya Rp 5.000
Lebak Bulus-Haji Nawi Rp 6.000
Lebak Bulus-Blok A Rp 7.000
Lebak Bulus-Blok M Rp 8.000
Lebak Bulus-Sisingamangaraja Rp 9.000
Lebak Bulus-Senayan Rp 10.000
Lebak Bulus-Istora Rp 11.000
Lebak Bulus-Bendungan Hilir Rp 12.000
Lebak Bulus-Setiabudi Rp 13.000
Lebak Bulus-Dukuh Atas Rp 14.000
Lebak Bulus-Bundaran HI Rp 14.000

Fatmawati-Cipete Raya Rp 4.000
Fatmawati-Haji Nawi Rp 5.000
Fatmawati-Blok A Rp 6.000
Fatmawati-Blok M Rp 7.000
Fatmawati-Sisingamangaraja Rp 7.000
Fatmawati-Senayan Rp 9.000
Fatmawati-Istora Rp 9.000
Fatmawati-Bendungan Hilir Rp 10.000
Fatmawati-Setiabudi Rp 11.000
Fatmawati-Dukuh Atas Rp 12.000
Fatmawati-Bundaran HI Rp 13.000

Cipete Raya-Haji Nawi Rp 3.000
Cipete Raya-Blok A Rp 4.000
Cipete Raya-Blok M Rp 5.000
Cipete Raya-Sisingamangaraja Rp 6.000
Cipete Raya-Senayan Rp 7.000
Cipete Raya-Istora Rp 8.000
Cipete Raya-Bendungan Hilir Rp 9.000
Cipete Raya-Setiabudi Rp 9.000
Cipete Raya-Dukuh Atas Rp 10.000
Cipete Raya-Bundaran HI Rp 11.000

Haji Nawi-Blok A Rp 3.000
Haji Nawi-Blok M Rp 4.000
Haji Nawi-Sisingamangaraja Rp 5.000
Haji Nawi-Senayan Rp 6.000
Haji Nawi-Istora Rp 7.000
Haji Nawi-Bendungan Hilir Rp 8.000
Haji Nawi-Setiabudi Rp 8.000
Haji Nawi-Dukuh Atas Rp 9.000
Haji Nawi-Bundaran HI Rp 10.000

Blok A-Blok M Rp 3.000
Blok A-Sisingamangaraja Rp 4.000
Blok A-Senayan Rp 5.000
Blok A-Istora Rp 6.000
Blok A-Bendungan Hilir Rp 7.000
Blok A-Setiabudi Rp 7.000
Blok A-Dukuh Atas Rp 8.000
Blok A-Bundaran HI Rp 9.000

Blok M-Sisingamangaraja Rp 3.000
Blok M-Senayan Rp 4.000
Blok M-Istora Rp 5.000
Blok M-Bendungan Hilir Rp 6.000
Blok M-Setiabudi Rp 6.000
Blok M-Dukuh Atas Rp 7.000
Blok M-Bundaran HI Rp 8.000

Sisingamangaraja-Senayan Rp 3.000
Sisingamangaraja-Istora Rp 4.000
Sisingamangaraja-Bendungan Hilir Rp 5.000
Sisingamangaraja-Setiabudi Rp 6.000
Sisingamangaraja-Dukuh Atas Rp 7.000
Sisingamangaraja-Bundaran HI Rp 7.000

Senayan-Istora Rp 3.000
Senayan-Bendungan Hilir Rp 4.000
Senayan-Setiabudi Rp 4.000
Senayan-Dukuh Atas Rp 5.000
Senayan-Bundaran HI Rp 6.000

Istora-Bendungan Hilir Rp 3.000
Istora-Setiabudi Rp 3.000
Istora-Dukuh Atas Rp 4.000
Istora-Bundaran HI Rp 5.000

Bendungan Hilir-Setiabudi Rp 3.000
Bendungan Hilir-Dukuh Atas Rp 3.000
Bendungan Hilir-Bundaran HI Rp 4.000

Setiabudi-Dukuh Atas Rp 3.000
Setiabudi-Bundaran HI Rp 4.000

Dukuh Atas-Bundaran HI Rp 3.000

Sumber : www.finance.detik.com

Ngeronda ame Bobby

Ngeronda ame Tato

Bang Oni Teriak Kesakitan

Pemeran Serat jiwa dan 40 Tahun Perjalanan Karya Biranul Anas

Dalam rangka 40 Tahun perjalanan karya Biranul Anas Zaman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Kesenian, dan Galeri Nasional Indonesia menggelar pameran “Serat Jiwa”.

Pameran yang berlangsung di Gedung D Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud, Hilmar Farid, pada Senin (25/3/2019) malam.

Dengan Kurator Rizki A. Zaelani, ekshibisi ini akan menampilkan 20 karya seni serat (tapestry) hasil olah artistik Biranul Anas Zaman, serta artefak kain tenun tradisi (Sumba), dan dokumentasi sejarah yang dikumpulkan Biranul Anas Zaman.

Menurut Rizki, karya-karya tersebut menunjukkan rentang jejak dan jarak tahun penciptaan yang cukup jauh (sejak tahun 1980-an), dan bisa dinilai mewakili alur perjalanan gagasan kreatif Biranul Anas, khususnya tentang karya-karya yang bersifat individual.

“Tema karya-karya yang ditampilkan berbeda, sebagian menunjukkan kecenderungan karya yang bersifat abstrak. Biranul Anas memang tak terhindar mendapatkan pengaruh dari tradisi seni rupa abstrak yang berkembang di lingkungan seni rupa ITB (Institut Teknologi Bandung),” ujar Rizki.

Sementara, Hilmar Farid kepada Bens radio menyatakan, dalam dunia seni watra di Indonesia, nama Biranul Anas tentu sudah tidak asing lagi. Biranul Anas, lanjut Hilmar, adalah salah satu pelopor seni serat di Indonesia yang telah berkiprah sejak dekade 1970-an, dan berhasil menerobos batasan antara seni dan kerajinan melalui karya-karyanya yang imajinatif.

“Boleh dikatakan bahwa dalam perjalanannya sebagai ahli tekstil, guru besar, seniman dan intelektual publik selama 40 tahun, Biranul Anas telah berperan besar dalam merawat dan mengembangkan tradisi seni serat, dan keberlanjutan seni watra Indonesia secara umum,” kata Hilmar.

Pameran “Serat Jiwa” akan berlangsung hingga 7 April 2019. Publik dapat mengapresiasi karya-karya dalam pameran ini mulai pukul 10.00 s.d 19.00 WIB. Selain pameran, publik juga dapat mengikuti Wicara Seniman dan Lokakarya Tapestry & Macrame Lace Making, pada Kamis, 28 Maret 2019 di Ruang Serba Guna Galeri Nasional Indonesia.

Sumber : Kemendikbud RI – Aldin