Lagu Restu Syahrini Trending Musik YouTube

Penyanyi Syahrini berlum lama menelurkan karya barunya yang berjudul Restu. Siapa sangka, lagu istri Reino Barack ini ternyata mendapat tempat di telinga masyarakat.

Diunggah oleh MyMusic Records pada Jumat (22/3/2019), lagu Restu sudah bertengger di posisi ketiga trending musik YouTube setelah Alan Walker dan Via Vallen. Pada Senin (25/3/2019), audio lagu tersebut tembus 1,1 juta penonton.

Selamat yaa!!!

Sumber : www.jakarta.tribunnews.com | www.youtube.com

 

 

Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2020

Timnas Indonesia U-23 dipastikan tak lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2020, Kekalahan 0-1 lewat gol bola mati Vietnam membuat Garuda Muda juga mati.

Indonesia menelan kekalahan keduanya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, saat menghadapi Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Minggu (24/3/2019).

Bertanding di laga itu, Indonesia kalah dramatis atas tuan rumah. Gol tunggal Trieu Viet Hung di injury time memastikan Garuda Muda gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2020.

Sumber : www.sport.detik.com

Gojek Kaji Kenaikan Tarif Ojek Online 2019

Gojek saat ini sedang mempelajari penetapan batas atas dan batas bawah tarif ojek online (ojol) Kementerian Perhubungan. VP Corporate Affairs Gojek mengatakan pengkajian terhadap penetapan tarif ojol ini berhubungan dengan dampak kepada jumlah pesanan konsumen.

Jumlah pesanan konsumen tentu akan berdampak pada pendapatan para pengemudi ojek online. Apabila tarif meningkat signifikan, disinyalir masyarakat akan meninggalkan transportasi berbasis aplikasi.

Dampak akibat penetapan tarif ini tak hanya berdampak pada permintaan konsumen dan pendapatan mitra. Michael mengatakan mitra Go-Food juga berdampak pada penetapan tarif ini.

Sebelumnya, Kemenhub telah menetapkan batas atas dan batas bawah tarif ojek online berdasarkan tiga zona yang bakal berlaku mulai 1 Mei 2019. Batas bawah tarif paling rendah ditetapkan sebesar Rp1.850 per km, sedangkan batas atas tarif paling tinggi ditetapkan sebesar Rp2.600 per km.

Berdasarkan ketentuan tersebut, batas bawah tarif ojek online terendah ditetapkan pada zona 1 (Sumatera, Bali, Jawa selain Jabodetabek) sebesar Rp1.850 per km. Sedangkan batas bawah tarif zona II (Jabodetabek) ditetapkan sebesar Rp2.000 per km dan zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa tenggara, Maluku, dan Papua) ditetapkan sebesar Rp2.100 per km.

Sementara batas atas tarif tertinggi ditetapkan untuk zona III sebesar Rp2.600 per km, kemudian zona II sebesar Rp2.600 per km, kemudian zona II sebesar Rp2500 per km, dan zona I Rp2.300 per km.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan rentang tarif akan ditetapkan oleh masing-masing aplikator. Budi menjelaskan penetapan tarif dilakukan guna melindungi konsumen dan memberikan kepastian kepada para pengemudi ojek online.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Atasi Minyak Goreng Yang Berbusa Saat Menggoreng

Menggoreng dengan keadaan minyak yang berbusa ini memang cukup menyebalkan yah, karena membuat kita tidak bisa melihat dengan jelas apakah bahan makanan yang kita goreng sudah cukup matang atau belum. Selain itu, makanan yang digoreng dengan minyak berbusa ini juga hasilnya kurang maksimal dan warnanya pun terlihat kurang menarik. Nah maka kita harus mensiasati agar minyak goreng yang digunakan tidak mengalami hal seperti ini, yuk simak tipsnya berikut ini.

1. Gunakan minyak goreng yang baru

Sebaiknya selalu menggunakan minyak goreng baru supaya rasa dan wangi dari gorengan kita tetap terjaga. Apabila ingin menggunakan minyak goreng bekas pakai sebaiknya pastikan minyak goreng tersebut masih layak digunakan dan tidak memiliki bau minyak yang mengganggu.

2. Tambahkan minyak goreng saat mengocok telur

Kuning telur adalah penyebab utama menggoreng makanan jadi berbusa, oleh sebab itu, kamu bisa mensiasatinya hanya dengan menggunakan putih telur saja. Dijamin deh, menggoreng makanan tidak akan berbusa.

3. Gunakan suhu api yang tepat, tidak besar dan tidak terlalu kecil

Suhu api yang terlalu panas juga dapat menyebabkan minyak goreng menjadi berbusa, sebaiknya gunakanlah suhu yang pas (tidak besar dan tidak terlalu kecil). Selain itu, penggunaan suhu yang tepat juga dapat mempengaruhi hasilnya, apabila suhu terlalu tinggi dapat menyebabkan masakan jadi cepat gosong dan tampilannya pun jadi kurang menarik.

Sumber : www.kreasisasa.com

20 Pasang Abnonku Kepulauan Seribu Jalani Sesi Karantina

Menjelang final Abang-None Buku (Abnonku 2019) sebanyak 20 pasang Abnonku 2019 dari empat sekolah SMA dan sederajat di Kepulauan Seribu mengikuti sesi karantina di Ruang Pola Kantor Kabupaten di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Seribu, Nanang Suryana mengatakan, selama karantina peserta akan diberikan materi perpustakaan dan arsip serta kebudayaan di wilayah DKI Jakarta.

Ia berharap, melalui lomba ini Kepulauan Seribu memiliki duta literasi yang dapat menarik minat baca dan lebih peduli terhadap perpustakaan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Down Syndrome “HEBAT”!!

                                      Foto : Istimewa

Menjadi hebat adalah dambaan setiap anak Indonesia. Bagi anak dengan down syndrome, menjadi hebat adalah bisa mandiri dan bisa berkegiatan sesuai minat. Berkesenian, berolahraga, dan menekuni ketrampilan-ketrampilan. Butuh upaya keras dan ketekunan untuk melakukan itu semua, penuh tantangan dan mensyaratkan kesabaran. Bagi orang tua, bimbingan dan pola asuh yang tepat menjadi kunci mengantar anak-anak dengan down syindrome bisa mandiri kelak atau menorehkan prestasi.

Namun itu bukan mustahil. Makin hari makin banyak anak-anak dengan down syndrome yang meraih prestasi dan mampu mandiri, membuktikan kepada dunia mereka hebat, mereka seperti anak-anak lain.

Stepannie Handojo misalnya, mampu meraih medali emas SOWS Games di Athena 2011 dan dipercaya menjadi salah satu pembawa obor Olimpiade London 2012. Ada pula Ferdhi Ramadhan peraih medali emas Lompat Jauh Junior Games 2nd Australia 2008. Sedangkan Jessryan Vandinatra selain sebagai pemegang medali perunggu PON Renang SOINA, juga menjadi juara 1 memainkan alat musik modern pada FL2SN 2013 dan juara 1 Got Talen HBT 2016.

Para inspirator di atas membuktikan bahwa dengan bimbingan yang tepat dan pola asuh yang sesuai anak-anak down syndrome bisa berprestasi dan mandiri. Hari-han’ ini mulai banyak anak-anak dengan down syndrome yang bekerja baik berwirausaha.
Sedikit perusahaan perusahan yang mau menerimaa karyawan yang down syndrome salah satunya restoran cepat.saji Mc Donald yg mulai memperkerjakan nya di sejumlah negara, mulai menerima anak-anak down syndrome, bekerja. Sayangnya di Indonesia belum.

Mengantar anak-anak down syndrome bisa bekerja, perlu terus didorong. Nantinya diharapkan banyak anak-anak dengan down syndrome mendapat kesempatan setara. Anak adalah karunia terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia dan dalam menciptakan anak manusia Tuhan mempunyai rahasia tersendiri. Ada anak yang dilahirkan normal dan ada pula anak yang dilahirkan “istimewa”. Salah satunya adalah anak dengan Sindroma Down.

                                       Foto : Istimewa

Untuk makin mendorong anak-anak dengan down syndrome mencapai prestasinya, memberi kesempatan mereka menunjukan kemampuannya Yayasan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (Potads) menggelar peringatan hari Down Syndrome Dunia 2019 pada Minggu 24 Maret 2019 di Aveneu of The Stars Lippo Mall Kemang Jakarta.

Acara akan diisi dengan cerita dari para penyandang down syndrome berprestasi. Sejumlah artis peduli down syndrome juga turut meramaikan acara, antara lain Widuri dan Dru, Moergan Oey, Rieka Roslan, Hedi Yunus, Jeane Phialsa, Elfas’s Singer, dan Rizky Febian. Da juga Putri Delina, Bilal lndrajaya, Maykilla, Ari Tulang, Tike Priatnakusumah, Raina Gumay, dengan dipandu Haikal Baron AFI.

Dalam peringatan acara down sydrome tersebut dari BKKN, Plt. Deputi ADPN. Dr.dr. M.Yani, M.Kes., PKK mengatakan kepada para wartawan bahwa apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada orang tua terlebih kepada ibu yang telah berjuang dalam mendampingi anak – anak dengan kebutuhan khusus sehingga mereka bisa ceria menikmati masa kanak kanak seperti anak-anak yang lain. Salah satu hal yang dibutuhkan oleh anak-anak yang down syndrome adalah stimulasi agar bisa mandiri seperti anak normal lainnya.
Tahun ini peringatan Hari Down Syndrome sedunia juga diwarnai penjualan merchandise dan peluncuran buku ketiga Potads. Pada 24 Januari lalu para orangtua dengan down syndrome dan masyarakat umum juga telah mengikuti seminar bersama Aisah Dahlan, di Siloam Hospital Kemang Jakarta. Dan 23 Maret 2019 POTADS juga meluncurkan buku TRISOMY 21 DOWN SYNDROME yang menjadi literure lengkap informasi seputar down syndrome mulai dari lahir hingga dewasa. Pasca puncak peringatan POTADS menggelar lokakarya untuk terus menyosualisasikan semangat para orangtua untuk mendorong anak-anak dengan down syndrome jadi anak yang mandiri.
POTADS tidak ingin orangtua menyia-nyiakan anak dengan down syndrome dengan membantu mengembalikan kepercayaan diri para orangtua anak dengan down syndrome.

Sumber : Kim

Buya Hamka

                                    Foto : Istimewa

Tahun 2019, akan menjadi tonggak baru dalam dunia perfilman Indonesia. 2 perusahaan film Indonesia, Falcon Pictures dan Starvision dengan dukungan dari MUI (Majelis Ulama Indonesia), bekerjasama menggarap sebuah film yang mengangkat kisah hidup ulama dan sastrawan kharismatik asal Sumatera Barat, Buya Hamka.

Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan panggilan Buya Hamka, semasa hidupnya dikenal sebagai ulama yang banyak berjasa bagi perkembangan dunia Islam di Indonesia. Buya Hamka juga dikenal sebagai ketua MUI pertama. Bukan hanya di Indonesia, Buya Hamka juga disegani di dunia internasional.

Produser Starvision, Chand Parwez Servia mengungkapkan, ide pembuatan film Buya Hamka ini, terjadi saat dirinya mendapatkan tawaran dari mantan Ketua MUI, Din Syamsuddin. “Bulan November 2014, Pagi jam 10:17 di 4 November 2014, saya menerima SMS dari Bang Din Syamsuddin yang menanyakan apakah Starvision mau produksi film Buya Hamka, ketua umum MUI pertama. Spontan saya jawab, Insya Allah bisa apabila diberikan kesempatannya. Kemudian di hari itu dilangsungkan pertemuan di MUI. Saya sudah mengenal ketokohan Buya Hamka, saya mengagumi beliau sebagai sosok yang Rahmatan Lil ‘Alamin,” ungkapnya.

“Setelah skripnya rampung, saya berharap film ini bisa dinikmati bukan hanya pecinta film di Indonesia, tapi juga sampai ke negara tetangga. Akhirnya saya memtuskan kerjasama dengan Falcon Pictures, yang memiliki tim promosi yang kuat. Alhamdulillah, ternyata Pak Naveen (executive produser Falcon Pictures) juga mengagumi Buya Hamka, dan setelah membaca skripnya Pak Naveen suka, jadilah Starvision, Falcon Pictures dan MUI melebur untuk membuat film biopik Buya Hamka,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Produser Falcon Pictures, Frederica. “Bagi kami, film ini sangatlah istimewa. Menggarap film Buya Hamka, membuat Falcon Pictures bertekad ke depannya untuk membuat film-film yang inspiratif dan bisa memberikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia dengan mengangkat tokoh-tokoh dan pahlawan bangsa yang berjasa, ke layar lebar. Kami akan bekerja keras, agar film ini bisa dinikmati oleh seluruh pecinta film Indonesia,” kata Frederica.

                                  Foto : Istimewa

Vino Bastian, pemeran Buya Hamka merasa bersyukur bisa memerankan tokoh kharismatik tersebut.”Alhamdulillah, mendapatkan kepercayaan untuk memerankan tokoh sebesar Buya Hamka. Bagi saya ini adalah ujian yang luar biasa, sebagai aktor maupun manusia. Sebagai aktor, ini satu level baru lagi untuk menguji kemampuan saya. Dan sebagai manusia, ini seperti ujian sekaligus amanah untuk diri saya sendiri, agar bisa belajar dari pribadi dan akhlak Buya Hamka yang luar biasa,” terangnya.

Sutradara film Buya Hamka, Fajar Bustomi juga mengaku senang dapat kepercayaan untuk menggarap film ini.”Senang sekali. ini memang impian saya sejak lama. membuat film tentang tokoh inspiratif sebesar Buya Hamka. Mohon doanya, agar semua proses syuting bisa berjalan dangan lancar,” harapnya.

Prof. Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA atau dikenal dengan Din Syamsuddin menambahkan “film ini adalah bentuk apresiasi kita kepada tokoh ulama. Buya Hamka, sesungguhnya bukan hanya seorang ulama besar, tapi juga pujangga/budayawan Indonesia yang prolifik. Karya-karyanya sangat mencerahkan. Hidup dan perjuangannya penuh makna maka layak diangkat ke layar lebar untuk memberi pelajaran kepada bangsa”.

Selain itu, cucu Buya Hamka, Naila Fauzia berharap, kalangan remaja saat ini bisa lebih mengenal sosok Buya Hamka dengan hadirnya film ini.” Saya berharap, anak sekarang bisa lebih mengenal sosok Buya Hamka. Dapat mengambil sisi positif beliau (Buya Hamka) dari film tersebut. Karena, beliau yang mempelajari Islam sekaligus menelaahnya dengan aspek logika. Terlebih saat kondisi sekarang ya, banyak pelajaran dari seorang Buya yang bisa diambil dan digunakan untuk menghadapi kondisi saat ini,” ungkapnya.

Film Buya Hamka akan mulai syuting pada awal bulan April 2019. Rencananya, film Buya Hamka akan mengambil lokasi syuting di Sumatera Barat, Semarang, Tegal, Jakarta dan Sukabumi, dengan lama durasi syuting diperkirakan 62 hari. Buya Hamka akan jadi karya perdana dari Majelis Ulama Indonesia bekerjasama dengan Starvision dan Falcon Pictures.

Sumber : Falcon Pictures

MRT Jakarta Resmi Beroperasi

Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo, Minggu (24/3).

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, serta sejumlah menteri. Prosesi peresmian tersebut juga dihadiri masyarakat di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Anies mengatakan, tranportasi publik MRT merupakan bagian dari integrasi angkutan umum di Jakarta, Jak Lingko.

Dikatakan Anies, untuk satu kali perjalanan, kereta MRT Ratangga bisa mengangkut hingga 1.950 penumpang. Perkiraan penumpang per hari di awal operasi mencapai 65 ribu orang dan secara bertahap akan ditingkatkan hingga 139 ribu penumpang per hari di tahun depan.

Sumber : www.beritajakarta.id

Bendung Karet Depan Terminal Tirtonadi Jadi Obyek Wisata Baru

Kota Solo mempunyai obyek wisata favorit baru. Bendung karet di depan Terminal Tirtonadi yang dulu kurang terawat, disulap menjadi tempat yang indah sehingga banyak dikunjungi. Tak hanya warga Solo, warga kota lain pun ikut berkunjung untuk menikmati suasana maupun sekadar berswafoto.

Di lokasi sungai yang sudah direvitalisasi tersebut, Pemkot Solo menebar 810.000 benih ikan nila merah. Pemkot Solo berencana menjadikan bendungan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU PR) ini menjadi obyek wisata andalan.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, tebar benih ini dilakukan agar masyarakat bisa memancing di Bendung Karet Tirtonadi. Apalagi nantinya lokasi ini dapat menjadi tujuan wisata bagi masyarakat.

Bendung karet tersebut nantinya masih akan dilakukan penataan sanitasi dan kebersihan sungai dari sampah. Pihaknya akan mengupayakan agar pemancing tidak membuang sampah di sini.

Rudyatmo menambahkan, Pemkot Solo segera menerjunkan personel pengamanan untuk mengawasi Bendung Karet Tirtonadi selama 24 jam. Hal itu dilakukan guna menjaga kawasan setempat bebas dari pencemaran.

Sumber : www.merdeka.com