Jelang Konser Perpisahan, Childish Gambino Cedera

Di hari ulang tahunnya yang ke-35, aktor dan musisi Donald McKinley Glover Jr. alias Childish Gambino harus merasakan cedera pada bagian kakinya.

Dilansir dari Page Six pada Selasa (25/9), Childish Gambino mengakhiri konsernya lebih cepat karena cedera kaki yang dialaminya.

Di luar berita soal cedera kaki, pekan kemarin Glover telah mengumumkan kalau ‘This Is America Tour’ merupakan rangkaian konser musik terakhirnya sebagai ‘Childish Gambino’.

Namun ia tak akan berhenti bermusik, hanya saja akan berkarya dengan “nama samaran” lain, berikut juga konsep musiknya.

Dikabarkan ia sudah teken kontrak dengan perusahaan rekaman baru untuk mewujudkan loncatan karier terkini itu.

Sumber : www.cnnindonesia.com www.youtube.com

 

Pemprov Diminta Lebih Gencarkan Sosialisasi Asian Para Games

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) lebih menggencarkan sosialisasi Asian Para Games 2018 yang akan dihelat di Ibukota 6-13 Oktober mendatang.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Endah Setia Dewi menilai, sosialisasi Asian Para Games harus digencarkan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti saat pelaksanaan Asian Games.

Terpisah, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta lainnya, Subandi mendorong agar ajang Asian Para Games dijadikan momentum untuk mempromosikan produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Sumber : www.beritajakarta.id

Polisi Gelar Simulasi Pengamanan Atlet dan Official Asian Para Games

Berbagai persiapan terus dimatangkan jelang penyelenggaraan Asian Para Games 2018 yang akan dibuka pada 8 Oktober mendatang. Salah satunya dengan menggelar simulasi transportasi untuk para atlet dan ofisial yang dilaksanakan hari ini, Selasa 25 September 2018.
Simulasi dilakukan oleh polisi dengan INAPGOC, dengan melibatkan lima orang pengguna kursi roda dari Komunitas Roda Jakarta dan beberapa volunteer.
Kegiatan simulasi dimulai dari kedatangan atlet dari Bandara Soekarno-Hatta ke Wisma Atlet Kemayoran. 
Setidaknya ada 11 rute yang akan disimulasikan selama pelaksanaan Asian Para Games
Sumber : www.kumparan.com

FIRST MAN

  • Jenis Film : Biography, Drama, History
  • Produser : Ryan Gosling, Wyck Godfrey, Marty Bowen, Damien Chazelle
  • Sutradara : Damien Chazelle
  • Penulis : Josh Singer
  • Produksi : Universal Pictures
  • Casts : Ryan Gosling, Claire Foy, Jason Clarke, Kyle Chandler, Patrick Fugit, Ciarn Hinds, Ethan Embry, Shea Whigham, Corey Stoll, Pablo Schreiber

Sebuah kisah biopik perjalanan astronot legendaris, Neil Armstrong (Ryan Gosling) dari tahun 1961-1969 yang mengemban misi luar angkasa paling berbahaya untuk menjadi manusia pertama yang dapat mendarat di Bulan.

Sumber : www.21cineplex.com

Thailand

Tidak jauh dengan kebiasaan salam di India, salam di Thailand disebut wai menggunakan sikap seperti doa dengan disertai badan yang sedikit membungkuk.

Sumber : www.dream.co.id

Spotify Bantu Musikus Indie Promosikan Musik

Spotify tengah berusaha memperbanyak koleksi musik dari musisi musikus independen (indie).

Melalui layanan beta yang sedang diuji coba, para musikus indie nantinya bakal lebih mudah mengunggah lagunya ke Spotify.

Dikutip dari Phone Arena, Senin (24/9/2018), Spotify sedang menguji layanan baru yang ditujukan untuk musikus indie.

Musikus yang diundang berpartisipasi dalam private beta akan melihat opsi baru di “Spotify for Artist” dalam aplikasi mobile dan situs web. Melalui opsi tersebut, mereka bisa mengunggah langsung musiknya.

Spotify merekomendasikan musikus untuk mengunggah lagu mereka setidaknya lima hari setelah dirilis ke publik. Hal ini dibutuhkan agar perusahaan bisa memastikan tidak ada lirik atau lagu yang melanggar materi orang lain.

Spotify dalam keterangannya menjelaskan, fitur baru semacam ini sudah lama diminta oleh para musikus.

Para musikus disebut ingin lebih mudah mengunggah lagu mereka secara langsung ke Spotify.

Fitur baru tersebut akan mempermudah musikus mendistribusikan karya mereka, dibandingkan cara yang ada sekarang.

Saat ini, musikus indie bisa memasukkan musik mereka ke Spotify melalui kerja sama dengan label rekaman besar, dan ini bukan hal yang mudah bagi pemusik baru.

Sumber : www.liputan6.com

Air Telaga Biru Cisoka

Di balik keindahan telaga ini, ada kisah di balik birunya air telaga. Menurut salah seorang pengelola Telaga Biru Cisoka, Andi, telaga ini bukanlah telaga yang terbentuk secara alami, namun awalnya terbentuk dari sisa penggalian pasir.

“Telaga Biru Cisoka ini awalnya terbentuk dari bekas galian pasir pada tahun 1999-2005 namun karena proses alam membuat bekas penggalian pasir tersebut mulai digenangi oleh air, dan membentuk tiga telaga dengan kedalaman yang berbeda,” kata Andi seperti yang dikutip dari Viva.co.id di Cisoka, Tangerang.

Andi juga bercerita, awalnya telaga ini tidak memiliki warna biru yang jernih seperti sekarang ini. Dulu, airnya terlihat sangat keruh. Namun seiring dengan berjalannya waktu, telaga ini mengalami perubahan warna, menjadi bersih, bening, dan berwarna biru.

Tapi anehnya, pada salah satu telaga, awalnya memiliki warna biru kini berubah menjadi warna hijau dengan sendirinya.

Melihat pemandangan indah yang ditampilkan oleh telaga biru tersebut, membuat para warga Cisoka akhirnya memutuskan untuk menjadikannya sebagai tempat wisata pada mei 2015. Telaga Biru Cisoka dengan keseluruhan luas 4 hektar ini juga dimanfaatkan para warga sekitar sebagai lahan bisnis kecil-kecilan dengan membuka beberapa kedai kopi, sebagai tempat bersantai para wisatawan yang datang.

Andi juga mengatakan saat ini telaga ini dikelola bekerjasama dengan pemerintah setempat agar wisatawan yang datang merasa nyaman.

Sumber : www.viva.co.id

Menyembuhkan Kecanduan Sosmed

Beberapa langkah yang bisa untuk membantu seseorang lepas dari kecanduan sosial media seperti dilansir mensxp.

Memahami masalah

Apakah Anda pengguna situs sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya tanpa henti dalam kurun waktu empat sampai enam jam setiap hari secara berulang-ulang? Apakah Anda tahu waktu Anda sebenarnya lebih berarti bila dipakai dengan kegiatan yang produktif dibandingkan dengan berjam-jam selalu update status di sosmed. Hati-hati jika itu terjadi pada Anda, perlahan Anda akan menjadi pecandu sosmed.

Memahami dampak yang terjadi

Apakah hal yang terjadi di sosmed akan mempengaruhi Anda untuk menjadi emosional? Apakah Anda pernah berkelahi dengan orang lain di situs yang telah mnegganggu pola pikir Anda? ini cenderung menjadi gejala ke arah kecanduan sosmed setelah itu mempengaruhi hidup Anda dan menimbulkan dampak yang mungkin tidak Anda bayangkan.

Mengatur rutinitas

Langkah pertama untuk berhenti menjadi pecandu sosmed adalah kelola tab secukupnya saat membuka situs yang sedang digunakan. Biasanya kecanduan terdeteksi ketika Anda sedang berkumpul dengan keluarga, teman, saat makan, maupun saat bekerja Anda selalu fokus dengan smartphone untuk update status maupun bermain game Facebook. Untuk itu ada baiknya tinggalkan smartphone Anda,  ingat pekerjaan dan orang-orang disekitar Anda lebih penting dibandingkan sosmed.

Gantikan sosial media dengan hobby

Langkah selanjutnya singkirkan dulu sosial media untuk sementara waktu, gantikan kegiatan sosmed dengan hobi yang pernah Anda lakukan atau dengan hobi baru. Dedikasikan waktu Anda untuk sekedar menjalankan hobi agar kegiatan Anda semakin bermanfaat. Hal ini akan membantu Anda, karena Anda sibuk serta fokus terhadap sesuatu yang berguna dan produktif dan juga akan membantu Anda perlahan-lahan keluar dari kecanduan sosmed.

Jangan prioritaskan

Jangan memprioritaskan sosial media lebih dari apa pun. Sosial media haruslah menjadi peringkat paling rendah dalam daftar prioritas. Begitu Anda mulai memprioritaskan sosial media atas pekerjaan Anda, keluarga Anda, atau kesehatan pribadi Anda, hal-hal ini akan merubah kehidupan Anda mnejadi buruk. Hindari itu, sosial media hanya menjadi sumber hiburan dan harus dilakukan di waktu luang.

Sumber : www.liputan6.com

Alasan Perusahaan Teknologi Dunia Kini Pindah ke Singapura

Singapura telah berkembang menjadi pusat teknologi Asia dan menjadi tujuan favorit perusahaan-perusahaan yang ingin pamornya melejit di kawasan pasar negara berkembang.

Menurut Dewan Pengembangan Ekonomi Singapura (EDB), 80 dari 100 perusahaan teknologi terkemuka di dunia beroperasi di Singapura.

Banyak dari perusahaan teknologi yang kemudian meningkatkan investasinya di negara tersebut.

Berikut adalah 5 faktor yang menjadikan Singapura sebagai negara yang menarik bagi investor:

1. Terbuka dan terkoneksi

Secara geografis, Singapura terletak di pusat negara Asia, dengan infrastuktur yang terhubung ke setiap sudut dunia dari ujung Timur ke Barat. Studi JLL menunjukkan kota-kota di China sebagian besar terhubung ke Singapura, kemudian diikuti oleh New York dan Sydney.

2. Perjanian Perdagangan Bebas (FTA)

Meskipun secara ukuran merupakan negara kecil dengan jumlah populasi lebih dari 5 juta, Singapura telah menetapkan sebanyak 22 FTA bilateral dan regional.

3. Ramah terhadap perdagangan dan data digital

China’s Cyber Security Act, yang mulai berlaku pada tahun 2017, mewajibkan perusahaan asing untuk menyimpan data pada server berbasis lokal, sehingga menyerahkan akses data penuh ke pemerintah Beijing.

Singapura, di sisi lain, tidak memiliki kendala seperti itu.

4. Sumber daya manusia berbakat

Para pembuat kebijakan telah membuat Singapura menjadi salah satu pusat tenaga kerja yang paling cerdas di dunia. Singapura telah mengalokasikan 19 miliar dollar AS untuk Research, Innovation, and Enterprise 2020 Plan (RIE), yang berfokus pada teknologi dan industri manufaktur yang canggih, layanan dan ekonomi digital ilmu kesehatan dan biomedis serta solusi berkelanjutan perkotaan.

5. Aman secara geopolitik

Risiko geopolitik AS dengan China semakin meningkat.

Ketika AS meningkatkan upaya untuk melawan pengembangan kapasitas China dalam beberapa sektor kunci teknologi, perusahaan teknologi Amerika dan asing menghadapi kendala baru.

Bermitra dengan entitas yang terdaftar dalam sanksi dagang, misalnya, dapat membuat transaksi perusahaan diblokir, meningkatkan kontrol terhadap ekspor, dan sanksi teknologi yang merusak aktivitas rantai suplai sehari-hari.

Perusahaan multinasional, oleh karena itu harus meningkatkan benteng ekosistem teknologi secara strategis untuk mematuhi sanksi serta peraturan keamanan nasional.

Singapura di sisi lain memiliki kerangka kerja kontrol ekspor dan protokol perizinan sendiri berdasarkan kerangka kerja Barat, sehingga memberikan kesempatan luas bagi perusahaan asing yang ingin mengelola ekspor mereka.

Sumber : www.aceh.tribunnews.com

Gubernur DKI Jakarta : Kesal Suporter PERSIJA Dikeroyok Sampe Tewas

Abang none….miris banget ngedenger lagi lagi Suporter tewas, apalagi hingga dikeroyok. Mau dibawa kemana moral bangsa ini?
Kejadian Minggu siang kemaren 23 September 2018 sekitar jam 1 siangan di parkiran Stadion Gelora Bandung Lautan Api eni menimpa suporter Persija bernama Haringga Sirila 23 Tahun, seorang anggota The Jakmania yang akhirnye kudu meregang nyawe dikeroyok Suporter Bobotoh Bandung, sebelum laga Persib Bandung vs Persija Jakarta di Liga 1- 2018 pekan ke 23.  Haringga Sirila (23) merupakan warga Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng Kota Jakarta Barat.
Gubernur DKI Jakarta merasa sangat prihatin dan miris, lewat akun tweeternye, bang Anies menyampaikan duka mendalam pade keluarga korban – Haringga Sirila. Bang Anies nambain, kasus tewasnya Haringga merupakan kejadian yang menyesakkan dan membuatnya marah, berduka sekaligus kecewa. Dan Gubernur DKI bang Anies Baswedan juge udeh berkomunikasi dengan manajemen klub Persija Jakarta dan pengurus pusat The Jakmania perihal pemulangan jenazah almarhum Haringga ke Jakarta dan pihak keluarganye .
Sementare, berbekal keterangan saksi dan video HP yang tersebar di medsos, Wakasatreskrim Kompol Supadma dan team Polrestabes Bandung langsung bergerak cepat dengan mengamankan enam orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi pengeroyokan yang terjadi di lapangan parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Minggu siang 23 September, beberape terduga pelaku pengeroyokan diantaranye mereka adalah Satria (18)‎, Satria (17), Aditya (19) dan Goni Abdurahman (20) dan mereka tersangka bukan kagak mingkin dikenakan pasal pembunuhan berencana.
Sumber : Aldin Alkatiri Bens Radio