SAKRAL

  • Jenis Film : Horror
  • Produser : Dheeraj Kalwani
  • Sutradara : Tema Patrosza
  • Penulis : Baskoro Adi, Tema Patrosza
  • Produksi : MD Pictures, Dee Company
  • Casts : Olla Ramlan, Teuku Zacky, Erika Carlina, Raquel Larkin, Makayla Rose, Ninok Wiryono

Melina (Olla Ramlan) masih terlarut dalam kesedihan, saat kehilangan salah satu anak kembarnya saat lahir. Anaknya yang selamat, Flora (Makayla Rose) tumbuh menjadi anak pemurung dan misterius. Seiring Flora menginjak lima tahun, keadaan keluarga Melina diperparah oleh gangguan gaib dan kematian orang-orang terdekat Melina. Bahkan kini Melina sendiri yang mendapat ancaman kematian.

Daniel (Teuku Zacky) suami Melina, tidak tinggal diam. Ia mencari tahu apa yang terjadi dengan keluarganya, yang ternyata berhubungan dengan bayi mereka yang telah meninggal. Semakin Daniel menguak tabir misteri, semakin besar juga bahaya yang mengintai nyawa keluarganya.

Apakah rahasia besar yang tersembunyi di masa lalu? Mampukah mereka selamat dari ancaman itu?

Sumber : www.21cineplex.com

Main Lumpur

Kalau kamu mampir ke Korea Selatan, nggak lengkap rasanya kalau nggak nyoba buat main lumpur, Girls! Yap, di Negeri Ginseng tersebut, main lumpur udah jadi hal yang biasa. Bahkan, banyak tempat yang punya lahan lumpur besar. Biasanya, lokasi tersebut dijadikan tempat main buat anak-anak kecil. Di tempat ini, mereka juga biasa hunting beberapa hewan yang hidup di dalamnya, seperti kepiting dan ikan kecil. Sementara orang-orang yang lebih dewasa, biasanya mereka lebih suka main gulat atau berseluncur. Lucunya, nggak seperti lumpur biasa yang ada di Indonesia, lumpur di negara ini berwarna abu-abu (gray mud).

Orang-orang Korea percaya kalau lumpur itu emang bagus buat kulit mereka, Girls. Ngak heran deh kalau pada akhirnya, kebiasaan main lumpur ini sampai menciptakan sebuah festival yang diadakan oleh salah satu perusahaan kosmetik lokal. Bernama Boryeong Mud Festival, acara ini udah diadakan sejak tahun 1998. Saking suksesnya, festival ini juga udah dikenal di kalangan wisatawan, lho! Setiap festival ini digelar, hampir 2 juta orang ikut berpartisipasi. Biasanya, festival ini diadakan selama dua minggu terakhir di bulan Juli. Penasaran ingin mencoba?

Sumber : girl.fimela.com

Anak Indonesia Hebat

Abang none, bangsa yang besar adalah yang juga menghargai sejarahnya. Banyak cara untuk melestarikan sejarah dan budaya. Semisal digelarnya : Olimpiade Sejarah Nasional 2018 (28-30 Agustus) yang diselenggarain Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dengan maksud untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap sejarah di Indonesia. Sejarah ibarat sapu jagad untuk mengetahui asal mula kejadian atau peristiwa di Indonesia.

Demikian yang dibilang ane Direktur Sejarah Kemendikbud, Triana Wulandari, kepada bensradio di acara penutupan Olimpiade Sejarah Nasional 2018, di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (30/8).

Mpok Triana menambahkan, dari pemantauannya selama dua hari lomba, pihaknya sangat kaget dengan apa yang ditunjukkan siswa didik di lomba tersebut. “Anak-anak sangat luar biasa, ini di luar ekspektasi. Saya bangga dan sekaligus kaget dengan apa yang ditampilkan anak-anak,” kata Triana.

Pihaknya mencontohkan dalam kategori lomba membuat poster dan komik sejarah, menurut juri dari IKJ, apa yang ditampilkan peserta, sangat artistik dan bagus.

Pihaknya membuat Olimpiade ini dimaksudkan untuk mempersatukan para siswa sekaligus meningkatkan kecintaan akan sejarah.

ASIAN GAMES

Mpok Triana juge bilang, olahraga yang saat ini dipertandingkan di Asian Games, dapat diketahui asal-usulnya dari sejarah.

Saat ini pihaknya sedang menyasar guru-guru sejarah agar mampu memenuhi kebutuhan akan guru sejarah di sekolah.

Untuk saat ini, pemerintah sudah menyediakan beberapa referensi dan pendalaman terhadap sejarah.

Saat pembukaan, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan, pihaknya berharap siswa siswi yang ikut dalam olimpiade tumbuh menjadi manusia yang berkarakter solid dan teguh ketika mengarungi kehidupan.

Sumber : KEMENDIKBUD RI

Komunitas Motor Ini Mengusung Prinsip Keselamatan Berkendara

Berawal dari sama-sama menyukai pengalaman dengan berkendara motor cb150r, Hidayat Anshari Sinaga dan keempat orang temannya membentuk sebuah komunitas yang dinamakan Street Fire Jari-jari Club.

Komunitas ini sebagai wadah belajar, silaturahmi dan bertukar ilmu tentang sepeda motor yang mereka sukai tersebut.

Meski sering touring, mereka tetap mendahulukan keamanan dan tidak kebut-kebutan, terlebih mereka mewajibkan semua anggota memakai seluruh atribut berkendara sperti helm dan spion. Kepekaan mereka dengan sesama pun dibuktikan dengan beberapa kegiatan sosial yang mereka laksanakan.

Dengan prinsip tertib dan aman dalam berkendara, bagi yang ingin bergabung dengan komunitas ini harus datang kopdar dengan memakai pelengkapan berkendara, seperti helm dan kaca spion yang terpasang.

Sumber : www.medan.tribunnews.com

Bendungan Logung di Kudus

Pemerintah menargetkan proyek pembangunan Bendungan Logung, Kabupaten Kudus, selesai pada 2018. Nantinya, bendungan akan diresmikan antara Oktober atau November.

Karenanya, selain untuk memasok air baku, bendungan ini juga akan dijadikan sarana wisata. Hal itu mengemuka saat Pejabat (Pj) Bupati Kudus Riena Retnaningrum meninjau ke lokasi proyek di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Kamis (30/8/2018).

Menurutnya, dengan menjadi destinasi wisata, praktis masyarakat sekitar mutlak dilibatkan. Mereka akan membentuk kelompok masyarakat sadar wisata.

Mereka juga akan melakukan inovasi agar Bendungan Logung yang jadi destinasi wisata, menarik minat warga.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan BBWS Pemali Juana Zulfan Arief Mustafa menuturkan progres Bendungan Logung sekarang sudah 92%.

Sumber : www.finance.detik.com

Nonton Konser?? Siapa Takut!!

          Sumber Foto : www.musicconcert2016.wordpress.com

Pemilihan Artis/Band

Ketika memutuskan untuk menonton konser, alasan yang paling utama pasti karena Anda menyukai artis atau band tersebut. Tetapi jika ‘kadar suka’ Anda hanya sebatas mengetahui 2 sampai 3 lagu saja, Anda harus berpikir dua kali untuk tetap pergi! Pastikan Anda benar-benar ‘mengenal’ artis atau band yang akan menggelar konser dalam waktu dekat sehingga Anda tidak akan merasa rugi ketika membeli tiket konser yang bernilai hampir jutaan rupiah.

Makanan dan Minuman

Permasalahan lapar dan haus sepanjang konser berlangsung pasti akan Anda alami. Walaupun umumnya pihak venue konser tidak memperbolehkan Anda membawa makanan dan minuman dari luar, Anda bisa membeli makanan dan minuman yang tersedia di dalam venue. Maka itu, jangan lupa menyiapkan uang lebih ya!

Masalah Kamera

Anda wajib berhati-hati untuk urusan yang satu ini. Beberapa venue juga tidak memperbolehkan pengunjungnya membawa kamera, tongsis, dan iPad. Hal tersebut dilakukan demi menjaga kenyamanan antar penonton. Bayangkan jika Anda sibuk memakai tongsis untuk selfie dan mengenai orang di depan Anda? Kacau, bukan?

Busana

Gaya berbusana adalah hal krusial yang perlu Anda tentukan baik-baik sebelum berangkat menonton konser. Hindari pemakaian rok mini apalagi heels jika jenis konser yang Anda datangi.

Persiapan Fisik dan Mental

Pastikan kondisi kesehatan Anda sangatlah prima menjelang konser, mengingat Anda akan berlama-lama dengan ribuan lebih penonton lain yang kemungkinan besar saling dorong mendorong dan berdesakan.

Pulang Konser

Konser biasanya selesai pukul 12 malam dan ada baiknya jika Anda pulang ketika venue sudah sepi untuk menghindari desakan antar penonton yang berlebih. Rencanakan pulang naik apa dan dengan siapa Anda pulang dari jauh hari agar tidak terlantar begitu lama.

Amunisi Tambahan

Siapkan amunisi tambahan seperti handuk kecil atau powerbank. Jangan sampai momen terbaik Anda saat konser terlewatkan karena baterai ponsel Anda habis!

Sumber : www.mapemall.com

4 Fitur Baru Facebook Watch

Facebook mengenalkan platform barunya yakni Facebook Watch secara global, pada Kamis (30/8). Facebook mengklaim platform ini akan menjadi cara baru untuk orang menemukan video menarik.

Penonton pun bisa berinteraksi dengan teman, kreator video hingga sesama penggemar. Fidji Simo, Head of Video Facebook mengungkapkan Watch sudah diluncurkan di Amerika Serikat tahun lalu.

Berikut 4 hal yang ditawarkan Facebook Watch :

1. Platform pencarian video baru

Platform baru milik Facebook ini menawarkan kemampuan untuk menemukan video terbaru. Video akan dibagi berdasarkan beberapa kategori seperti hiburan, olahraga, berita dan lainnya.

2. Alternatif penghubung dengan kreator dan media

Pada bagian atas feed Watch, pengguna akan melihat daftar tontonan (watchlist). Daftar tontonan akan berisi sekumpulan video terbaru dalam halaman yang diikuti. Pengguna dapat mengatur isi video dengan mengikuti lebih banyak halaman atau menghapus daftar halaman yang diikuti dalam Watch.

3. Beranda video yang disimpan

Pengguna bisa menyimpan video yang ingin ditonton dalam sebuah newsfeed. Video ini bisa disimpan untuk ditonton nanti.

4. Video untuk pengalaman baru

Platform baru Facebook ini diklaim akan membangun pengalaman baru untuk menyaksikan video. Beberapa program akan ditampilkan seperti tayangan perdana hingga serial interaktif.

Watch dapat diakses di iOS dan Android, cari ikon Watch di kolom pintasan atau bookmark “Lainnya” di Android, iOS, atau web.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Polda Razia Preman Ibu Kota saat Penutupan Asian Games

Kepala Polisi Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis mengatakan pihaknya akan menggelar  razia preman saat penutupan Asian Games pada Minggu (2/9). Razia tersebut bertujuan untuk menghindari aksi premanisme seperti penodongan saat penutupan even akbar tersebut.

Salah satu tempat dilakukannya razia preman itu adalah di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat untuk mencegah aksi penodongan.
Aksi lainnya terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap empat orang yang diduga melakukan pemerasan terhadap pengendara mobil dan bajaj yang sedang parkir di kawasan Pasar Tanah Abang tersebut. 

Idham mengatakan untuk tiga hingga empat hari ke depan pihaknya akan meningkatkan pengamanan dari aksi-aksi premanisme tersebut. 

Sumber : www.cnnindonesia.com

Guns N’ Roses Bakal Tampil di Stadion GBK November 2018

Guns N’ Roses akan tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 8 November 2018. Penampilan mereka yang merupakan rangkaian dari Not in This Lifetime…Tour akan menjadi konser kedua Guns N’ Roses di Indonesia.

Informasi itu disampaikan UnUsUaL Entertainment & TEM selaku promotor dari tur Guns N’ Roses. Sebelumnya Gun N’ Roses pernah tampil di Jakarta pada Desember 2012.

Guns N’ Roses menjadi band pertama yang dijadwalkan tampil di SUGBK usai direnovasi. SUGBK direnovasi sejak Agustus 2016 oleh pemerintah sebagai salah satu sarana olah raga utama ajang Asian Games XVIII pada tahun ini.

Tiket konser Guns N’ Roses diumumkan mulai dijual 27 Juni mendatang.

Harga tiket konser untuk bisa menyaksikan penampilan GNR bervariasi. Buat kamu yang membeli tiket Pre-sale, berikut informasi harganya:

Green Zone Seated: Rp 250.000.

Blue Zone Seated: Rp 400.000.

Purple Zone Seated: Rp 550.000.

Rock Zone B Standing: Rp 650.000.

Yellow Zone Seated: Rp 800.000

Rock Zone A Standing: Rp 1.000.000

Orange Zone Seated: Rp 1.800.000

Kalau tiket penjualan Pre-sale sudah terjual habis, kamu masih punya kesempatan untuk mendapatkan tiket konser Guns N’ Roses di Jakarta. Berikut harga detil konser Guns N’ Roses di Jakarta.

Green Zone Seated: Rp 450.000

Blue Zone Seated: Rp 600.000

Purple Zone Seated: Rp 750.000

Rock Zone B Standing: Rp 850.000

Yellow Zone Seated: Rp 1.000.000

Rock Zone A Standing: Rp 1.200.000

Orange Zone Seated: Rp 2.000.000

VVIP Paradise City: Rp 5.500.000


Selain Indonesia, Guns N’ Roses juga akan menyambangi negara-negara Asia lainn, seperti Filipina (11 November), Malaysia (14 November), Taiwan (17 November), dan Hong Kong (20-21 November), serta Abu Dabi pada 25 November.

Sumber : www.cnnindonesia.com | www.id.bookmyshow.com | www.youtube.com

 

Tanggapan Tim Pelatih Timnas U-19 Indonesia Soal Guns N Roses yang Ganggu Piala Asia U-19 2018

Timnas U-19 Indonesia terancam tak dapat menggunakan Stadion Gelora Bung Karno bila melaju hingga fase semifinal atau final di ajang Piala Asia U-19 yang digelar di Jakarta 18 Oktober – 4 November 2018 mendatang.

Pasalnya, gelaran Piala Asia U-19 tersebut bentrok jadwal lantaran adanya konser musik Gun N’ Roses yang juga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 8 November 2018 mendatang.

Padahal, dibutuhkan waktu tujuh hari untuk persiapan menggelar konser yang berarti kemungkinan besar GBK tak dapat digunakan untuk laga semifinal maupun final Piala Asia U-19.

Sumber : www.tribunnews.com