film

JELITA SEJUBA, MENCINTAI KESATRIA NEGARA

film

Sumber : www.21cineplex.com

Jenis Film : Drama

Produser : Marlia Nurdiyani

Sutradara : Ray Nayoan

Penulis : Jujur Prananto, Ray Nayoan

Produksi : Drelin Amagra Pictures

Pemain : Putri Marino, Wafda Saifan Lubis, Aldi Maldini, Yayu Unru, Nena Rosier, Abigail

Kisah Cinta Sharifah dan Jaka memang tidak terlalu berliku, takdir seakan menpertemukan mereka dengan mudah. Tanpa pacaran bertele-tele, Jaka segera melamar Sharifah dan mereka pun menikah.

Namun, kisah cinta bukanlah melulu mengenai pertemuan. Menjalani kehidupan cinta dalam bentuk rumah tangga, apalagi rumah tangga keluarga tentara, mempunyai dinamika tersendiri.

Sharifah harus belajar menggenggam rindunya setiap kali Jaka ditugaskan. Bagaikan pesisir Sejuba yang dihiasi batu-batu cantik dan besar menantikan mentari esok, Sharifah akan terus menanti kepulangan belahan hatinya.

Sumber : www.21cineplex.com

 

tenun sambas

Menyaksikan Pengrajin Tenun Sambas di Dusun Sulur Medan, Sambas

tenun sambas

Sumber : www,indonesiakaya.com

Sekitar 300 tahun yang lalu, nenek moyang di Kesultanan Sambas telah membuat kain tenun sambas. Konon, tenun sambas ini sudah dibuat perempuan-perempuan di Kesultanan Sambas sejak Sultan Sulaiman mendirikan kesultanan ini pada tahun 1675. Dahulu, tenun Sambas digunakan sebagai pelengkap untuk pelaksanaan ritual adat, salah satunya dalam ritual pernikahan.

Hingga kini tradisi tenun di Sambas masih dilanjutkan oleh kaum laki-laki dan perempuan. Pembuatan kain tenun yang dikenal masyarakat di sana biasa menyebutnya dengan menenun ini biasa dilakukan melalui proses persilangan 2 set benang dengan cara memasukan benang pakan secara melintang pada benang-benang lungsin. Namun sebelum proses menenun dimulai, terlebih dahulu dilakukan proses penghanian.

Proses penghanian adalah proses memasang benang-benang lungsing secara sejajar satu sama lainnya pada alat tenun sesuai dengan lebar kain tenun yang akan dibuat. Alat tenun ini berfungsi untuk memegang setiap helai benang lungsin. Sementara benang pakan dimasukan secara melintang di antara benang-benang lungsin tersebut.

Helai-helai benang lungsing dan benang pakan ini di tenun dengan pola menyilang. Pola menyilang benang-benang ini disebut dengan anyaman. Ada 3 teknik anyaman dalam pembuatan kain tenun, yaitu anyaman polos, anyaman satin, dan anyaman keper.

Beberapa motif tenun Sambas antara lain, tepuk pedada, siku keluang, mata punai, awan larat, pucuk rebung, tahi lalat, bunga melur, mata ayam, ragam panji, angin putar, biji periak, tujuh tabur bunga melati kecil di tengah-tengah, bunga tanjung, bunga cengkeh, bunga malek dan bunga cangkring. “Motif pucuk rebung dengan menggunakan benang biasa. Untuk satu bidang membutuhkan 15 hari. Sedangkan benang harus dipintal, butuh waktu 2 bulan untuk memasang suri dan karang,” ungkap Rusna, salah seorang pengrajin.

Tim Indonesiakaya.com yang mengunjungi Dusun Sulur Medan, Desa Sumber Harapan, Sambas, melihat langsung proses pembuatan kain tenun Sambas. Kebetulan saat itu Rusna sedang menyongket motif pucuk rebung yang berbeda dengan tenun Sumatera. Seorang penenun menurut Rusna, harus bisa menghitung benang dan mengerti bilangan benang. Menariknya, untuk membuat motif harus menghafal rumus, karena harus hati-hati dan tidak bisa cepat. Rata-rata butuh waktu sekitar satu bulan, dan tergantung tingkat kesulitan motif.

“Ada 19 motif yang telah dipatenkan,” tutur Diana seorang marketing tenun Sambas. Akan tetapi, tenun yang dikerjakan tergantung dari pesanan. Biasanya, seorang pemesan datang dan membawa motif tersendiri. “Tenun yang dikerjakan, motif yang dibawa pun bukan motif Sambas, akhirnya kami pun mengusahakan pembuatan motif tersebut, dengan cara pengerjaan dengan teknik tenun Sambas,” jelas Diana.

Dari satu lembar kain, ada 4 orang yang terlibat. “Tugas mereka meliring benang, menghani, merentang benang untuk digulung di papan, menghubung dan memasukkan benang ke suri selembar demi selembar.  Kemudian ada bagian lain yang menata motif di sketsa kertas, kemudian baru dikerjakan secara tenun, proses ini disebut sebagai suji dilang,” jelas Diana. Orang yang biasa membeli kain tenun Sambas biasanya datang langsung dari Singkawang dan Pontianak. Selain itu, ada juga wisatawan dari Malaysia dan Brunei Darussalam.

Rusna mulai menekuni tenun Sambas sejak umur 15 tahun. Kemudian pernah bekerja sebagai penenun di Kampung Air, Brunei Darussalam. Begitu juga dengan warga sekitarnya, bergantian bekerja sebagai penenun di Brunei. Motif yang dikerjakan motif Brunei, namun dengan teknik Sambas.

Harga tenun Sambas biasanya tergantung dari kain, bahan, dan motifnya. Harga tenun biasa berkisar Rp1,5 – Rp1,8 juta tiap sepasang kain dan selendang. Untuk tenun berbahan katun Rp2,5 juta dan sutera bisa mencapai Rp3,5 juta. “Biasanya banyak perancang mode dari Jakarta yang memesan tenun Sambas, mereka datang langsung ke Desa Sumber Harapan dan memesan motif tertentu,” tutur Rusna, yang selain memiliki kesibukan sebagai pengrajin tenun, ia juga bertani menanam padi dan berladang mengambil getah karet.

Indonesia sendiri memiliki beragam kerajinan tenun tradisional Indonesia seperti tenun ikat, songket, dan geringsing. Bahkan seorang pengamat tekstil bernama Joseph Fisher dalam bukunya threads of Tradition: Textiles of Indonesia and Serawak menyebutkan jika hasil tenun yang paling kaya dan beragam yang ada di dunia adalah berasal dari Indonesia.

Sumber : www,indonesiakaya.com

 

Pakai GPS?? Siapa Takut!!

  •                          Sumber Foto : Jalan Tikus

    Pahami rencana rute dan kondisi jalan

Jangan sampai kita buta sama sekali ke arah tujuan yang mau dituju plus ditambah radius 100 km. Kawan-kawan tetap harus buka peta sebelum berangkat meskipun bawa gps. Syukur-syukur peta kontur juga siap. Untuk peta bisa memakai software map source dan update peta (gratis) bisa di-download di Navigasi .net. Untuk peta kontur, kamu bisa browsing dan cukup tersedia secara gratis.

  • Pahami kemampuan dasar navigasi

Ketika cruising di rute baru, jangan sampe buta sama sekali, hal ini bisa serasa destination nowhere, alias ngerasa gak tau ke mana dan serasa gak sampe-sampe ke tujuan, apalagi penumpang nanya terus, “ini di mana sih ?”.  Kita  harus bisa orientasi arah dan mem-plotting posisi kita di peta, bisa dengan melihat penanda alam yang ada, misal gunung, danau atau penanda alam lainnya.

  • Pasang antena GPS eksternal

Kalau diperlukan, kamu bisa memasang antena GPS Eksternal. Hal ini untuk memaksimalkan, agar sinyal GPS  diterima dengan baik. Untuk memaksimalkan penerimaan sinyal gps di dalam mobil, upayakan kaca depan jangan di-block pake kaca film berbahan dasar logam.

  • Pasang radio komunikasi high frequency

Keterbatasan gelombang vhf adalah dia gak mampu menembus penghalang topografis, misalnya bukit atau gunung, sehingga kita perlu radio hf. Radio hf  dapat menembus penghalang topografis.

  • Tetap tenang ketika nyasar

Ketika tau nyasar, tetap tenang, buka peta atau tanya orang sekitar.

Sumber : www.erianggorokasih.com

Gaji 1 Juta Dolar Ditawarkan Jepang untuk Ahli Teknologi

                 Sumber Foto : www.maxmanroe.com

Bersaing dengan Cina dan Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten di bidang teknologi, Jepang menawarkan gaji kompetitif. Padahal selama ini Jepang dikenal sebagai negara dengan pengupahan moderat dan fasilitas kepegawaian yang baik.

Start Today Co, yang mengoperasikan laman belanja Zozotown, menawarkan kesempatan kerja untuk tujuh ahli teknologi jenius dengan gaji 100 juta yen per tahun atau sekitar 994 ribu dolar AS atau Rp 13,7 miliar. Perusahaan terbuka dengan valuasi 8,4 miliar dolar AS (Rp 116 triliun) itu mencari pekerja yang paham kecerdasan buatan, kritograf, dan robotik.

Dilansir Bloomberg, Selasa (3/4), langkah itu terbilang tak biasa di Jepang di mana rata-rata pekerja mendapat upah moderat sebagai ganti fasilitas kepegawaian yang baik. Berdasarkan data perusahaan alihdaya Robert Walters, angka yang ditawarkan Start Today bahkan lebih tinggi dari rata-rata gaji yang ditawarkan perusahaan teknologi di Jepang sebesar 113 ribu dolar AS (Rp 1,6 miliar) dan di Amerika Serikat sebesar 250 ribu dolar AS (Rp 2,1 miliar).

Soo…berminat untuk kerja di Jepang??

Sumber : www.internasional.republika.co.id

 

Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Ancol Menjadi Pusat MICE

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mendorong pengembangan usaha Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu pusat Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Ibukota. Selain sudah memiliki sejumlah convention hall, keberadaan Ancol di tepi pantai dinilai punya nilai lebih.

Dijelaskan Sandi, panorama laut yang bisa dinikmati dari tepi pantai, akan memberikan daya tarik tersendiri bagi mereka yang berniat menyelenggaran kegiatan di Ancol.

Selain mendorong menjadi pusat MICE, Sandi juga berharap Ancol mempersiapkan infrastruktur teknologinya. Sehingga ke depan Ancol bisa mengembangkan ekonomi digital sebagai salah satu kekuatan usahanya.

Sumber : www.beritajakarta.id

Jakarta Timur, Kawasan Emas Masa Depan

Tak heran bila Pemprov DKI Jakarta membangun hunian vertikal dengan iming-iming uang muka atau down payment (DP) 0 persen pertamanya di wilayah Jakarta Timur. Sebab, dibandingkan wilayah lain di Jakarta, harga tanah di kawasan ini relatif lebih terjangkau.

Saat ini, harga tanah di kawasan tersebut hanya berada di kisaran Rp 7 jutaan per meter persegi. Harga tersebut terpaut jauh bila dibandingkan Jakarta Barat (Rp 11 jutaan), Jakarta Utara (Rp 17 jutaan), Jakarta Selatan (Rp 18 jutaan) dan Jakarta Pusat (Rp 19 jutaan).

Kendati demikian, meski ada penurunan pada kuartal IV-2017, secara umum pergerakkan harga tanah di wilayah ini masih tertinggi dalam empat tahun terakhir yakni 5,19 persen.

Kawasan Jakarta Timur justru lebih prospektif untuk dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan. Ibaratnya, Jakarta Timur adalah kawasan emas atau sun rise area masa depan.

Sumber : www.kompas.com

Indonesia Harus Bangga, Tempe Segera Jadi Warisan Dunia

Tempe diusulkan menjadi warisan budaya dunia ke Organisasi Budaya, Ilmu Pengetahuan, dan Pendidikan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada 2021. Usulan itu diajukan setelah tempe diakui sebagai warisan budaya nasional Indonesia.

Menurut dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Agustinus Ngadiman, tempe sangat layak untuk dijadikan warisan budaya dunia karena keberadaannya di Indonesia punya bukti dan sejarah yang panjang.

Di Jawa kata Ngadiman, tempe selalu dipakai untuk simbol tradisi, misalnya di Yogyakarta dan Sleman. “ Mereka selalu memasukkan elemen tempe ke dalam tumpeng atau makanan untuk memeringati kerabat yang meninggal, untuk kenduri, maulid Nabi, bahkan di Keraton jadi sesajen Raja.

Bahkan cara memakan tempe pun punya makna, seperti membungkus dengan daun pisang atau disajikan dengan lembaran daun pisang bersama nasi dan lauk lainnya, dan tempe tidak tipotong-potong karena melambangkan persatuan.

Ketua Forum Tempe Indonesia, Made Astawan, mengatakan, sebelum ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, tempe harus diakui sebagai peninggalan budaya nasional.

Jika tempe diakui oleh UNESCO, maka diyakini akan membuat masyarakat Indonesia bangga, khususnya generasi muda yang kreatif dan inovatif mengembangkan produk tempe. “ Seperti batik yang akhirnya diterima oleh UNESCO pada 2009.

Sumber : www.Dream.co.id