Akibat Nonton Televisi Terlalu Lama

Sebuah riset terbaru menemukan bahwa terlalu lama menonton televisi berdampak buruk bagi kesehatan mental kita. Bahkan, kebiasaan ini juga membuat kita sulit tidur.

Riset tersebut dilakukan oleh Patient.info yang melibatkan 2000 orang. Hasilnya, peserta riset berusia antara 18 hingga 24 tahun yang hobi nonton TV mengaku mengalami kesepian.

Kebanyakan nonton televisi juga berdampak buruk pada fisik kita, terutama kebiasaan menyantap camilan rendah nutrisi saat kita menonton televisi
Dr. Sarah Jarvis, direktur klinis Patient.info, mengatakan bahwa temuan riset tersebut menyoroti beberapa konsekuensi yang sangat mengkhawatirkan dari menonton televisi terlalu lama, terutama di kalangan generasi muda.

Meskipun kita mencoba untuk mengonsumsi camilan sehat saat menonton televisi, tetap saja terlalu lama menonton televisi bisa mempengaruhi kualitas tidur kita.

Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk melawan dampak negatif dari menonton televisi terlalu lama, seperti : Berolahraga, Terapkan pola makan sehat, dan  Kurangi kebiasaan menonton TV.

sumber : www. kompas.com

Motor Injeksi Tak Perlu Lagi Dipanaskan, Benarkah ??

Ada pertanyaan besar yang kerap dipertanyakan para pemilik sepeda motor injeksi. Yakni, apakah meski sudah menganut sistem injeksi, motor tetap wajib dipanaskan mesinnya tiap hari?

Meski sudah hadir injeksi, bukan berarti motor jadi boleh tidak dipanaskan mesinnya. motor dipanaskan itu perlu untuk mengalirkan oli sirkulasi ke mesin. Hal ini dilakukan untuk menjaga oli tersebar merata ke semua bagian mesin.

Tak ada masalah jika memanaskan motor injeksi terlalu lama, Efeknya tidak ada untuk mesin. Paling kalau dinyalakan di rumah, polusinya saja yang jelek buat kita, dan memanaskan motor injeksi cukup hanya satu menit.

sumber : www.viva.co.id

Pemkot Jakbar Bakal Gelar Perayaan Cap Go Meh

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat akan menggelar perayaan Cap Go Meh atau hari ke-15 Tahun Baru Imlek, pada 3-4 Maret mendatang di Jalan Petak Sembilan, Glodok.

Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayan Jakarta Barat, Linda Enriany mengatakan, perayaan Cap Go Meh akan menapilkan sejumlah kebudayaan Tionghoa, seperti Barongsai, Wayang Potehi, Kaligrafi Tionghoa dan Koko -Cici bersama Abang None Jakarta.

Perayaan ini untuk menarik wisatawan asing berkunjung ke Jakarta, terutama kawasan Kota Tua.

sumber : www.beritajakarta.id

love for sale

LOVE FOR SALE

love for sale

Sumber : www.21cineplex.com

Jenis Film : Drama

Produser : Angga Dwimas Sasongko, Chicco Jerikho

Sutradara : Andibachtiar Yusuf

Penulis : Andibachtiar Yusuf, M. Irfan Ramli

Produksi : Visinema Pictures

Pemain : Gading Marten, Della Dartyan, Adriano Qalbi, Verdi Solaiman, Melissa Karim, Torro Margens, Annisa Pagih, Albert Halim

Sudah terlalu lama hidup sendiri, Richard (Gading Marten), terlanjur nyaman menjalani hidupnya yang datar dan tanpa tantangan. Tetapi semua itu berubah ketika Richard menemukan Arini (Della Dartyan) melalui aplikasi Love.Inc.

Pertemuannya dengan Arini seketika mengguncang dunia Richard. Love for Sale bukan kisah cinta biasa, melainkan sebuah kisah pendewasaan diri seorang manusia urban yang unik.

Sumber : www.21cineplex.com

 

budaya

Tahun Baru Hijriah: Tradisi Tapa Bisu Mubeng Beteng, Ritual dalam Keheningan

budaya

Sumber : jogja.semberani.com

Tahun baru Islam atau juga dikenal dengan Tahun Baru Hijriah yang jatuh tiap malam 1 Muharram/malam 1 Suro sering dirayakan dengan berbagai bentuk kegiatan. Sebagian umat Islam merayakan tahun baru Islam dengan pengajian, tablig akbar atau kegiatan yang bernuansa Islami lainnya, sedangkan sebagian lagi mengemasnya dengan unsur budaya. Setiap malam 1 Muharram atau malam 1 Suro tiba, masyarakat Jawa umumnya melakukan ritual seperti tirakatan, lek-lekan (tidak tidur semalam suntuk), dan tuguran (perenungan diri sambil berdoa). Bahkan sebagian orang memilih menyepi untuk bersemedi di tempat sakral dan keramat seperti puncak gunung, tepi laut, pohon besar, atau di makam-makam.

Di Yogyakarta, tahun baru Islam biasanya diperingati dengan jamasan pusaka atau ngumbah pusaka salah satunya memandikan keris dan nguras enceh (gentong air di makam Raja Imogiri). Dalam tradisi masyarakat Jawa, ngumbah keris menjadi sesuatu kegiatan spiritual yang cukup sakral. Selain itu ada satu ritual paling terkenal di Yogyakarta yang dilakukan setiap malam 1 Muharram atau malam 1 Suro dan akan dibahas secara khusus kali ini, yaitu ritual Tapa Bisu Mubeng Beteng.

Sumber : jogja.semberani.com

 

takut kawin

TAKUT KAWIN

takut kawin

Sumber : www.21cineplex.com

Jenis Film : Drama, Comedy, Romantis

Produser : Syaiful Drajat AS, Nasrul Warid AOS

Sutradara : Syaiful Drajat. AS

Penulis : Alim Sudio

Produksi : Amanah Surga Production

Pemain : Herjunot Ali, Indah Permatsari, Babe Cabita, Adjis Doa Ibu, Nina Kozok, Miller Khan, Junior Liem, Michele Joan

PASANGAN Bimo dan Lala hendak mengakhiri hubungan pacaran menjadi pernikahan, setelah mereka menghadiri pernikahan Romy. Mereka persiapkan semuanya sendiri. Mulai dari memperkenalkan keluarga, pemesanan gedung, pesan baju, cetak undangan sampai memilih ‘rumah masa depan’. Bimo dan Lala mulai merajut masa depan indah mereka.

Beberapa bulan kemudian setelah pernikahan Romy, niat Bimo menikahi Lala, goyah. Pernikahan Romy berantakan. Sahabat-sahabat Bimo – Harris dan Ganda – ikut menambah runyam rencana pernikahan Bimo. Menikah adalah awal derita.

Kawin berarti dengan satu wanita. Kawin berarti musti berbagi penghasilan. Kawin berarti menjadikan adiknya adikmu. Kawin berarti musti punya mobil rumah dan pekerjaan. Niat Bimo kawin semakin goyah setelah melihat kekurangan Lala. Bimo takut kawin, ia tunda pernikahannya. Lala tersinggung, ia pilih meninggalkan Bimo.

Sesungguhnya Bimo maupun Lala menyadari, bahwa menjadi sendiri tetaplah lebih menakutkan dibanding harus takut kawin.

Sumber : www.21cineplex.com

 

rapai geleng

Tari Rapai Geleng

rapai geleng

Sumber : www.bukdeinfo.com

Tarian ini awalnya berasal dari Manggeng, salah satu daerah di Aceh Selatan. Dikembangkan oleh seorang anonim. Biasanya tarian ini dibawakan oleh laki-laki. Rapai adalah jenis tamborin yang biasanya dipakai untuk mengiringi sebuah lagu atau tarian. Permainan Rapai telah dikembangkan dan diiringi dengan lagu-lagu dan berbagai macam lenggak-lenggok yang indah. Ini merupakan dobrakan penampilan sebuah tarian baru yang disebut “Rapai Geleng”.
Dari syairnya tarian ini bertujuan untuk menanamkan nilai moral pada masyarakat, dan pertama kali tarian ini dikembangkan berawal dari tahun 1965 dimana tarian ini menjadi sebuah sarana dakwah. Hingga akhirnya menarik minat para penonton. Biasanya syairnya di ambil dari lagu-lagu keagamaan. Geleng disini, mengartikan dibeberapa gerakan penari yang menggeleng-geleng kepalanya ke kanan dan kekiri. Gerakannya sangat berirama dan mengutamakan kekompakan.
Tarian ini dimainkan oleh 11 sampai 12 orang penari dan setiap mereka memainkan Rapai (tamborin kecil). Sambil bermain Rapai dan menyanyikan lagu, mereka melakukan berbagai gerakan tubuh yaitu tangan, kepala, dan lain-lain. Gerakan para penari hampir sama dengan tarian Saman tetapi menggunakan Rapai. Tarian ini juga sangat dinikmati dan menyenangkan.
Sumber : www.bukdeinfo.com

CFD Ngarak 50 Ondel-ondel

CFD Ngarak 50 Ondel-ondel

CFD Ngarak 50 Ondel-ondel