Mengatasi Tumit Pecah-Pecah

1. Gunakan pelembab
Ini merupakan langkah pertama dalam cara mengatasi tumit pecah-pecah. Saat ini telah tersedia krim khusus untuk mengatasi tumit yang kering dan pecah-pecah. Oleskan krim khusus ini secara rutin setiap habis mandi.

2. Gunakan Minyak
Cara mengatasi kaki pecah-pecah dan tumit kering bisa juga dengan menggunakan minyak. Siapkan air suam-suam kuku lalu teteskan sedikit minyak aromatherapy yang khusus untuk merawat kulit kering. Jika tidak ada, bisa juga menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa murni seperti Virgin Coconut Oil (VCO).

3. Gunakan Mentimun
Haluskan mentimun lalu gunakanlah mentimun yang sudah dihaluskan untuk memijat tumit. Mentimun kaya dengan air yang dapat membantu memulihkan tumit pecah dan melembabkannya.

4. Gunakan Jeruk nipis
Selain mentimun, jeruk nipis juga dapat melembabkan tumit dan memulihkan tumit yang pecah – pecah. Caranya adalah membelah jeruk nipis yang sudah tua lalu gunakanlah untuk mengolesi tumit yang pecah – pecah.

5. Gunakan Ramuan Pisang
Buah lain yang dapat digunakan untuk memulihkan tumit yang pecah – pecah yaitu pisang. Pisang adalah buah yang mengandung banyak viatmain C. Untuk menggunakan pisang sebagai krim untuk memulihkan tumit pecah – pecah adalah menghaluskannya kemudian gunakan untuk memijat tumit. Tunggu beberapa menit, dan bilas dengan air dingin.

Sumber : www.daftarmenarik.com

Bahaya ‘Ngulet’ saat Bangun Tidur

Saat ngulet dilakukan biasanya timbul rasa nyaman dan tenteram. Begitu juga ketika melakukan peregangan setelah selesai melakukan olahraga. Peregangan setelah selesai olahraga, juga bisa memberikan rasa nyaman, tubuh juga bisa mendapatkan manfaat lain dari peregangan tersebut.

Namun, perlu diketahui, peregangan ternyata tidak boleh dilakukan saat baru bangun tidur di pagi hari. Atau dengan kata lain, ngulet sebenarnya akan sangat berbahaya jika dilakukan setelah bangun tidur.

Saat meregangkan tubuh di pagi hari, dianjurkan untuk melakukan gerakan lain terlebih dahulu, sebagai pemanasan. Sebab, peregangan yang dilakukan langsung usai bangun tidur, bisa memicu putusnya saraf.

Polisi Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Kulit Kabel

Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membentuk tim khusus untuk mengusut temuan kulit kabel di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto, Kuningan Barat beberapa waktu lalu. Sampah kulit kabel itu diduga menjadi pemicu banjir di sekitar lokasi.

Sejauh ini belum ada satu pun saksi yang diperiksa terkait temuan kulit kabel tersebut. Namun dalam waktu dekat, polisi akan memintai keterangan petugas kebersihan yang mengangkut sampah kabel itu.

Selain kulit kabel, petugas juga menemukan sampah pipa dan potongan kayu, kaleng cat hingga traffic cone. Pencarian kulit kabel dan sampah di dalam gorong-gorong itu berlanjut hingga Minggu 5 Maret 2017.

sumber: http://news.liputan6.com/read/2879727/polisi-bentuk-tim-khusus-tangani-kasus-kulit-kabel

 

moon cake

MOON CAKE STORY

moon cake

Sumber : www.21cineplex.com

Produser : Tahir Foundation
Sutradara : Garin Nugroho
Penulis : Garin Nugroho
Produksi : MVP Pictures

Pemain : Morgan Oey, Bunga Citra Lestari, Dominique Diyose, Melati Zein, Deddy Sutomo, Jaja Mihardja, Kang Saswi

David adalah seorang pengusaha muda yang menjadi taipan dan berada pada puncak keberhasilan bisnisnya. Di sisi lain, Asih adalah seorang wanita yang hidup di tengah kampung kumuh Jakarta dengan bekerja serabutan dari joki 3 in 1 dan mencuci dari toko laundry. Asih harus menjadi tulang punggung bagi anak dan adiknya di tengah beragam persoalan Jakarta yang penuh kisah-kisah kemanusiaan. Asih menjadi perempuan yang selalu bertanya: mampukah mengubah kemiskinan, namun juga mempertahankan prinsip hidup?

Sementara, David lalu bertanya berulang kali pada dirinya: Kenapa penyakit terjadi pada dirinya, justru di tengah puncak suksesnya? Dan kenapa dirinya seperti didorong ke ingatan masa lampau ketika dirinya hidup miskin bersama ibunya?

Kisah film ini dimulai ketika David harus melewati jalan 3 in 1 agar cepat sampai ke kantornya dengan supirnya, David tanpa sengaja tertarik pada sosok joki bernama Asih yang menggandeng anaknya, Bimo (12 tahun).

Kisah pun berlanjut. David menemui kembali Asih untuk memberi uang bayaran joki yang belum terbayar, namun yang terjadi kemudian, pertemuan demi pertemuan tanpa sengaja membawa David mengenal Asih, Bimo, dan Sekar, adik Asih, serta kehidupan lingkungan kampung kumuh tempat tinggal Asih di belakang jalan menuju 3 in 1.

David yang dalam proses kehilangan ingatan, justru semakin terbawa memori masa kecilnya, terlebih David menemukan sosok Asih sebagai sosok ibunya yang bekerja keras untuk menghidupi David dan Kakak nya Aline kesedihan dan kegembiraan selalu meliputi kehidupan keluarga David .. dalam menjalani hidup di kota besar Ibu David adalah, sosok ibu tunggal yang mampu hidup di tengah kemiskinan dan merawat David dengan prinsip-prinsip hidup tentang manusia dan kerja.

Sementara, Asih lewat David menemukan keindahan mengubah dan membangun hidupnya dan keluarganya tanpa kehilangan prinsip hidup. Sebuah nilai hidup yang perlu ditumbuhkan di kota-kota besar, ketika kemanusiaan terkubur oleh kekerasan kompetisi hidup kota besar… Film yang memberikan arti hidup dalam menjalani keras nya Ibukota.

Sumber : www.21cineplex.com

brobosan

Brobosan

brobosan

Sumber : www.brilio.net

Brobosan merupakan ritual pemakaman yang berasal dari Pulau Jawa. Ritual ini sudah menjadi tradisi yang melekat sejak zaman dahulu. Pada ritual ini seluruh keluarga diharuskan berjalan berurutan melewati peti mati yang ada di atas mereka.

Ritual unik ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang yang telah banyak berjasa dalam hidup mereka.

Sumber : www.brilio.net

saur matua

Saur Matua

saur matua

Sumber : www.brilio.net

Nggak sembarangan orang bisa melakukan ritual Saur Matua yang berasal dari suku Batak ini. Saur Matua biasanya dilakukan oleh orang yang meninggal pada usia yang sangat tua. Selain itu ritual ini dilakukan oleh anak dari orang yang sudah meninggal yang sudah menikah dan memiliki keturunan. Dari anak-anaknya yang telah menikah itu juga harus sudah melakukan adat pernikahan.

Uniknya, Di dalam perayaan Saur Matua melambangkan suka cita bukan duka. Ini dilakukan karena orang yang telah meninggal dalam usia yang sangat tinggi dan anak-anaknya sudah memiliki anak. Itu berarti orang yang telah meninggal sudah berhasil mendidik anak-anaknya sampai menikah dan hanya tinggal menunggu kematiannya dengan suka cita.

Sumber : www.brilio.net

Mengobati Kulit Yang Terkena Minyak Goreng

                      Sumber : Satujam

Abnon dapat langsung melakukan pertolongan pertama agar bekas akibat kejadian terkena minyak panas dapat diantisipasi dan diminimalisir.

Caranya adalah sebagai berikut :

  • Mentimun dan Kentang

Potong mentimun dan kentang dengan perbandingan yang sama kemudian cuci dan haluskan dengan menggunakan blender. Setelah lembut, oleskan pada luka kulit, kemudian biarkan hingga mengering pada luka. Setelah kering bilas dengan menggunakan air dingin.

  • Lidah Buaya

Abnon dapat memanfaatkan daging lidah buaya untuk luka secara alami. Baik itu luka cipratan minyak goreng panas ataupun lukan bakar. Daging lidah buaya ini dapat ditempelkan langsung pada luka atau dengan diblender terlebih dahulu.

  • Tomat Dan Stroberi

Cara mengaplikasikannya sama dengan cara mentimun dan kentang seperti yang telah dijelaskan di atas. Dan dapat juga digunakan hanya dengan salah satu buah saja yaitu bisa dengan tomat saja atau dengan stroberi saja.

  • Teh Celup

Caranya adalah dengan merendam teh celup ke dalam air dingin selama beberapa menit kemudian kompreskan pada bagian luka selama beberapa menit juga. Asam tannic pada teh akan mampu membantu meringankan luka cipratan minyak goreng di kulit abnon.

Cara dan bahan bahan di atas hanya boleh dilakukan untuk luka bakar atau luka terkena cipratan minyak goreng panas yang tidak memiliki luka terbuka. Jika luka tersebut mengembung setelah abnon melakukan pengobatan, jangan dikelupaskan dengan sengaja biarkan mengelupas sendiri. Karena jika dikelupaskan bagian yang mengembung tersebut maka beresiko luka di kulit akan susah untuk dihilangkan dan membekas.

Sumber : www.wanitamodern.com

DKI akan Gelar Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, akan menggelar konsultasi publik atau Forum Group Discussion (FGD) dengan materi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Diharapkan, dari acara ini Pemprov DKI dapat masukan dari berbagai pihak.

Kepala Bidang Pembinaan, Pengembangan dan Pemantauan Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Afan Ardiyansyah mengatakan, FGD yang rencananya digelar, Jumat (10/3) , merupakan salah satu persyaratan dalam menyusun KLHS.

Dalam kegiatan ini, akan diundang beberapa pihak terkait seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), praktisi, akademisi, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), serta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Sumber : www.beritajakarta.com

Gerakan Salat Dapat Bantu Redakan Nyeri Pinggang

Menurut studi gerakan tubuh yang terkandung di dalam salat, seperti menunduk dan sujud, bila dilakukan dengan benar maka dapat meredakan keluhan lower back pain atau umum disebut nyeri pinggang.

Diketahui menunduk adalah postur tubuh yang menempatkan beban paling berat pada punggung bawah. Namun pada penderita nyeri, menunduk dapat dilakukan secara minim keluhan dengan sudut lutut dan punggung yang baik seperti pada gerakan salat.

Dipublikasi dalam International Journal of Industrial and Systems Engineering Prof Khasawneh mengatakan ketika gerakan salat dilakukan dengan sudut yang keliru maka bisa memicu nyeri lebih besar. Studi lebih lanjut akan dilakukan untuk melihat bagaimana efek gerakan salat pada orang dengan bentuk tubuh ekstrem seperti mereka dengan kecacatan atau wanita hamil.

sumber: www.health.detik.com

Ingin Tawuran Manggarai Berakhir, Plt Gubernur Bakal Gelar FGD

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah upaya pasca pecahnya tawuran di Jalan Tambak, Manggarai pada senin lalu.

Selain solusi jangka pendek, Sumasono juga mengaku akan mencari jalan keluar yang lebih sistematis dan jangka panjang. Oleh karena itu, Pemprov DKI akan menggelar focus group discussion (FGD) membahas hal ini.

Ia mengakui, tawuran adalah masalah yang selalu terulang dan membutuhkan pemecahan yang mendasar.

“Jadi banyak sekali alternatifnya, dan kita ingin cari penyebab utama dari berbagai kejadian tawuran. Kalau Manggarai itu kan klise dari tahun ke tahun, sepertinya ini butuh solusi yang mendasar,” tukas Sumarsono.

sumber: www.okezone.com