salawaku

SALAWAKU

salawaku

Sumber : www.21cineplex.com

Produser : Ray Zulham, Michael Julius
Sutradara : Prita Arianegara
Penulis : Iqbal Fadly
Produksi : Kamala Films
Pemain :
Karina Salim, Raihanun, Shafira Umm, J-Flow

Keinginan Salawaku (Elko Kastanya), anak laki-laki asli Maluku, untuk menemui kakak perempuannya bernama Binaiya (Raihaanun), yang lari meninggalkan kampungnya, terhalang oleh pertemuannya dengan Saras (Karina Salim), seorang remaja perempuan Jakarta yang memilih Maluku untuk melupakan kekasihnya.

Saras yang ia temui di sebuah pulau pasir di tengah laut membuat Salawaku terpaksa harus menolongnya. Dalam perjalanan mereka inilah terjadilah sebuah hubungan yang sangat bertolak belakang budaya, cara hidup dan kebiasaan dari Saras dan Salawaku.

Kawanua (J-Flow), yang tampak baik hati menawarkan pertolongan pada Salawaku untuk menemukan keberadaan Binaiya. Saras pun jatuh hati pada kebaikan Kawanua dan mulai merasa bisa melupakan kekasihnya.

Konflik pun terjadi ketika akhirnya Salawaku bertemu Binaiya yang enggan menerima Salawaku.

Bagaimana nasib Salawaku yang ditolak kakaknya sendiri? Bagaimana pula nasib Binaiya dan Saras?

Sumber : www.21cineplex.com

galih dan rtana

GALIH & RATNA

galih dan rtana

Sumber : www.21cineplex.com

Produser : Sendi Sugiharto, Ninin Musa
Sutradara : Lucky Kuswandi
Penulis : Fathan Todjon, Lucky Kuswandi
Produksi : 360 Synergy Production
Pemain : Sheryl Sheinafia, Refal Hady, Stella Lee, Hengky Tornando, Joko Anwar

Cinta pertama. Atau cinta monyet. Atau apalah itu. Semua pasti pernah merasakannya, terutama di masa-masa remaja yang indah. Tetapi ini tidak pernah dirasakan oleh GALIH (Refal Hady), seorang siswa SMA teladan tetapi introvert yang hidup dalam bayang-bayang almarhum ayahnya dan tuntutan ibunya yang harus struggle sebagai single-mother.

RATNA (Sheryl Sheinafia), seorang siswi yang baru saja pindah ke SMA tempat Galih bersekolah. Pintar dan berbakat namun ia sendiri tidak tahu passion hidupnya apa. Ia hidup tanpa tujuan, selalu mengejar hal-hal yang sangat instan. Layaknya anak millenials saat ini.

Di suatu sore, di lapangan belakang sekolah, Galih dan Ratna pun bertemu. Sebuah pertemuan yang sederhana. Ratna tertarik dengan walkman yang sedang didengarkan oleh Galih. Galih membiarkan Ratna mendengarkan kaset mixtape pemberian Ayahnya.

Inikah yang disebut dengan cinta pertama? Yang manis, menggebu-gebu, dan juga pahit? Yang berawal dari sebuah momen sederhana di lapangan belakang sekolah? Pada akhirnya, cinta pertama inilah yang membawa Galih dan Ratna ke tahap baru dalam kehidupan mereka. Sebuah tahap pendewasaan dimana tanggung-jawab, tuntutan, dan passion saling berperang dan akhirnya berdamai. Dan cinta pertama inilah yang akan selalu menjadi sebuah kenangan yang tidak akan mereka lupakan.

hari restoran

Hari Restoran

hari restoran

Sumber : wwwboombastis.com

Pada kegiatan ini, warga Finlandia berkesempatan untuk mengatur sendiri sebuah restoran, kafe atau pun bar hanya untuk satu hari. Warga tersebut tidak harus menjadi pegawai pada restoran yang diubahnya, dengan syarat tidak ada alkohol dalam daftar menu yang dibuatnya.

Sumber : wwwboombastis.com

kontes rambut

Kontes Rambut beku di pemandian air panas di Kanada

kontes rambut

Sumber : style.tribunnews.com

Kontes ini pertama kali dilakukan di tahun 2011, dan masih berlanjut hingga sekarang.
Pada bulan ini suhu di Yukon tidak pernah lebih dari 25 derajat Fahrenheit.
Dan ini bisa membuat rambut siapapun menjadi beku.
Tak hanya rambut, brewok serta kumis pun juga bisa ikut-ikutan.
Tak main-main, pihak pemandian air hangat memberikan hadiah khusus bagi para pemenangnya.

Sumber : style.tribunnews.com

Penegasan Komitmen Pelaksanaan PUG dan PPRG di Kementrian / Lembaga

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PENEGASAN KOMITMEN PELAKSANAAN PUG DAN PPRG DI KEMENTERIAN/LEMBAGA
Siaran Pers Nomor: B- 006/Set/Rokum/MP 01/02/2017

Jakarta (21/2) – Komitmen Pengarusutamaan Gender (PUG) sebagai salah satu strategi pembangunan dalam desain dan strategi kebijakan/program/kegiatan nasional menjadi hal yang sangat penting karena pembangunan manusia sejatinya meningkatkan kualitas hidup laki-laki, perempuan, anak laki-laki, anak perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas sebagai satu kesatuan yang diukur melalui indeks pembangunan manusia, indeks pembangunan gender, dan indeks pemberdayaan gender. Perhatian khusus kepada kaum perempuan juga penting karena perempuan, yang jumlahnya setara dengan laki-laki adalah juga merupakan subyek atau pelaku pembangunan, dan memberikan peran yang signifikan di setiap bidang pekerjaan dan profesi. Data BPS tahun 2015 mencatat bahwa 46% kontributor dalam pembangunan Indonesia adalah perempuan.

“Tujuan pertemuan kami pada hari ini adalah untuk menegaskan komitmen mempercepat pelaksanaan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 tentang pelaksanaan PUG di semua Kementerian dan Lembaga, utamanya yang sangat terkait dengan isu-isu utama pemerintah. Instruksi Presiden ini mengharuskan semua K/L dan pemerintah daerah untuk melaksanakan PUG sebagai strategi dalam penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai dengan monitoring dan evaluasinya. Memang benar bahwa mewujudkan kesetaraan gender di tingkat nasional adalah tugas seluruh Menteri dan Kepala Daerah, namun para Sekjen, Sesmen, dan Sestama adalah garda terdepan untuk mengkoordinasikan penguatan kelembagaan PUG di K/L,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam acara Dialog Bersama Menteri PPPA dengan Sekjen/Sesmen/Sestama dan Pejabat Eselon I Perempuan di Kementerian/Lembaga dengan tema “Penegasan Komitmen Pelaksanaan PUG dan PPRG di Kementerian/Lembaga” di Jakarta (21/2).

​Menteri Yohana menjelaskan setelah 15 tahun PUG melembaga, capaian pembangunan gender di Indonesia (IPM Indonesia) masih tetap berada pada peringkat menengah, dengan nilai sedikit di bawah rata-rata dunia; sedangkan IPG Indonesia berada pada peringkat ke 110 dari 188 dengan nilai sedikit di atas rata-rata dunia. Di kawasan ASEAN, Indonesia juga di posisi menengah, baik dalam hal nilai IPM maupun IPG. Pembangunan gender masih menghadapi banyak tantangan sekaligus peluang. Sebagai contoh, TPAK perempuan yang masih di bawah 50% mengindikasikan adanya potensi sumber daya manusia yang cukup besar yang belum dimanfaatkan. Namun untuk memberdayakan potensi itu diperlukan berbagai upaya untuk mengatasi isu-isu yang masih menghambat, seperti partisipasi sekolah perempuan masih rendah dibanding laki-laki, angka kematian ibu yang tinggi, kerusakan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan perempuan dan anak, masih tingginya kasus perdagangan manusia, khususnya perempuan dan anak, masih tingginya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan masih tingginya kesenjangan ekonomi.

Dari aspek kelembagaan pun, masih banyak yang dapat ditingkatkan. Hingga tahun 2016, dari 33 KL yang melaporkan pelaksanaan PUG di lembaganya, 60 % KL telah menunjukkan komitmen, kebijakan, dan pelembagaan PUG yang baik hingga sedang, memiliki jejaring yang kuat dengan pemangku kepentingan lainnya, serta cukup melakukan pembinaan SDM agar memiliki kemampuan melaksanakan PUG. Sisanya masih lemah dalam penyediaan data terpilah menurut jenis kelamin, dan penyediaan fasilitas dan tools sebagai pedoman untuk pelaksanaan PUG di lembaganya.

“Perspektif sektoral juga memiliki peran yang penting dalam proses pelaksanaan PUG dan PPRG di K/L. Saling bertukar pengalaman antar kementerian/lembaga serta pengenalan praktik-praktik terbaik yang ada, diharapkan dapat membantu para pembuat kebijakan dalam merumuskan kebijakan/program/kegiatan pembangunan yang lebih efektif, khususnya yang memungkinkan perempuan untuk terlibat aktif dalam merumuskan kebijakan yang relevan dan meningkatkan kapasitas dan akses perempuan dalam pembangunan. Hal yang lain yang juga kita dorong, yaitu memastikan perempuan dan laki-laki mendapatkan manfaat yang setara dari pembangunan sesuai kebutuhan dan aspirasinya. Saya berharap pertemuan pagi ini juga dapat memperkuat semangat untuk dapat berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan kesetaraan gender,” tutup Menteri Yohana.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                   Telp.& Fax (021) 3448510
                                                   e-mail : publikasikpppa@gmail.com www.kemenpppa.go.id

Maskeran Pakai Kopi Yuukk!!

Beberapa manfaat masker kopi untuk kecantikan kulit ;

1. Mengatasi Minyak yang berlebihan Pada Wajah

Rutin menggunakan masker kopi dapat membantu melembabkan wajah.

2. Mencerahkan Kulit

Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam kopi dapat melindungi kulit dari radikal bebas. Kopi juga dapat mengangkat kulit wajah sehingga wajah lebih cerah.

3. Mengecilkan Pori-pori

Rutin menggunakan masker kopi bisa membuat pori-pori di wajah mengecil.

4. Menghilangkan Komedo

Letakkan masker kopi dibagian hidung, maka dengan sendirinya komedo pun terangkat. Dijamin masker kopi dapat menghilangkan komedo yang ada di hidung deh.

5. Menghilangkan Bekas Jerawat

Untuk menghilangkan bekas jerawat cobalah untuk menggunakan masker kopi.

Sumber : www.bintang.com

 

Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Bakal Dirazia

Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, akan merazia pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, razia ini digelar karena angka penunggak pajak kendaraan bermotor di DKI cukup tinggi.

Dia menambahkan, pemilik kendaraan yang menunggak pajak lebih dari tiga tahun, maka kendaraannya akan langsung disita.

Sumber : www.beritajakarta.com

Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria menjadi juara MILO Football Championship Jakarta

Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Gandaria menjadi juara MILO Football Championship Jakarta setelah mengalahkan SD Cinta Kasih Tzu Chi dengan skor 2-0 pada pertandingan final hari ini (19/2).

MILO Football Championship Jakarta